Selasa, 22 Mei 2012

Headlines:

"Presiden Muslim Kita Blokir Tayangan Kartun Natal"

E-mail Cetak PDF
WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Pidato Presiden Barack Obama di West Point beberapa waktu lalu, di mana ia mengumumkan niatnya untuk meningkatkan perang di Afghanistan, membeli hak siar "A Charlie Brown Christmas" di kanal televisi ABC. Ternyata, ada satu orang yang cukup gila untuk mempercayai bahwa tujuan sebenarnya dari pidato itu adalah untuk memblokir ditayangkannya acara kartun tersebut. Orang itu adalah Walikota Arlington, Tennesee, Russell Wiseman. Ia benar-benar ada. Dan ia membuat kesalahan dengan menulis pemikiran anehnya itu di Facebook,  dan berlagak tersinggung ketika semua orang memperhatikan.

Berikut ini satu bagian dari pesannya di Facebook:

"Baiklah, jadi, ini adalah omong kosong, kita mendudukkan anak-anak kita untuk menonton The Charlie Brown Christmas Special dan presiden Muslim kita ada di sana, benar-benar.....coba yakinkan saya bahwa itu tidak dilakukan dengan sengaja. Tanyakan pada pria itu apakah ia meyakini bahwa Yesus Kristus adalah Putra Tuhan dan ia akan memberimu disertasi selama 10 menit tentang itu ketika seharusnya ia tinggal menjawab ya....."

Pertama-tama, A Charlie Brown Christmas adalah sebuah disertasi selama 25 menit tentang Yesus Kristus yang menjadi Putra Tuhan. Yang lebih penting lagi, A Charlie Brown Christmas  tersedia dalam bentuk DVD dari Amazon seharga USD 13.99. Mungkin salah satu teman Facebook Wiseman harus membeli DVD itu untuknya sehingga ia tidak perlu lagi melihat sebuah pidato tentang topik serius seperti perang.

Wiseman tidak puas hanya dengan menjelaskan tentang subyek itu panjang lebar. Ia melanjutkan dengan mengatakan, "Kalian orang-orang Obama harus pindah ke sebuah negara Muslim," dan menambahkan, "Kalian tahu, kakek moyang kita telah menulisnya di Konstitusi awal bahwa HANYA pemilik properti yang memiliki hak pilih, jika poin itu tetap ada, keadaannya akan berbeda sekarang..."

Berikut ini adalah pemikiran mendalam tentang "The Way We Live Now" (Bagaimana Kita Hidup Sekarang) oleh Ellyn Angelotti dari Institut Poynter:

"Banyak orang yang berpikir bahwa Facebook adalah ruang personal sehingga hanya sedikit orang yang dapat melihat tulisan mereka," ujar Angelotti, "Namun kenyataannya adalah tulisan itu dibuat untuk publik."

"Kita harus berhati-ati. Peraturan sosial yang sama yang diterapkan dalam kehidupan nyata juga harus diterapkan dalam kehidupan virtual."

Saran itu mungkin tidak akan didengarkan karena Wiseman bersikukuh bahwa pemikirannya yang ia tulis di ssebuah situs adalah sesuatu yang menjadi miliknya. Argumen yang ia lontarkan, "Konyol bagi seseorang untuk mengirimkan tulisan saya di Facebook. Kalian melakukan hal yang sia-sia." (rin/hp) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon