Jumat, 03 September 2010

Headlines:

Tolak Hadiri Konferensi Yahudi, Diplomat AS Dikecam

E-mail Cetak PDF

WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Organisasi-organisasi besar Yahudi pada hari Kamis mengecam seorang diplomat pemerintahan Obama karena memiliki hubungan dengan J Street dan mengkritik duta besar Israel, Michael Oren, dalam sebuah wawancara di surat kabar.

Hannah Rosenthal, seorang mantan anggota dewan J Street, yang saat ini menjabat sebagai direktur lembaga untuk memerangi dan mengawasi anti Semitisme di Departemen Luar Negeri AS, mengkritik Oren karena menolak menghadiri konferensi kelompok sayap kiri J Street dengan dalih perbedaan mendalam antara landasan organisasi mengenai berbagai permasalahan, mulai dari Iran hingga negosiasi damai dengan Palestina.

Rosenthal menyebut penolakan Oren tersebut sebagai sebuah hal yang amat disayangkan. Ia mengatakan, sebenarnya Oren dapat belajar banyak hal jika saja ia menghadiri konferensi yang dihelat pada bulan Oktober lalu di Washington.

"Saya merasa terkejut ketika mengetahui ada pejabat pemerintah Amerika yang mengkritik langkah yang diambil oleh duta besar Oren," kata Alan Solow, ketua Konferensi Presiden yang berbasis di New York, orang dekat pemerintahan yang merupakan pendukung Presiden AS Barack Obama.

"Komentar Rosenthal tersebut dilakukan di luar tanggung jawabnya, dan hal itu hanya memperlihatkan pendapat pribadinya," kata Solow.

"Saya telah berdialog dengan banyak pejabat pemerintahan (Obama) yang sering berinteraksi dengan duta besar Oren, dan mereka semua berpendapat positif mengenai dia (Oren). Komentar (Rosenthal) tersebut benar-benar tidak pantas, mengingat bahwa pemerintah AS terlibat aktif dalam upaya mencapai kemajuan dalam proses perdamaian Timur Tengah dan hubungan dengan Israel," tambahnya.

Josh Block, seorang juru bicara AIPAC, kelompok advokasi Israel terbesar di Washington, mengatakan, "AIPAC sepenuhnya setuju dengan perkataan Alan Solow dan Konrefensi Presiden, pandangan-pandangan tersebut jamak ditemui di kalangan anggota Konferensi.

Seorang pejabat Yahudi senior di Washington, yang meminta agar namanya tetap dirahasiakan, mengatakan bahwa komentar Rosenthal tersebut "tidak adil" bagi Oren.

Rosenthal sendiri tidak dapat dihubungi oleh pers menjelang malam perayaan Natal, hari libur nasional AS.

Jeff Feltman, seorang staf Departemen Luar Negeri, menanggapi hal tersebut pada hari Kamis petang, ia mengatakan, "Departemen Luar Negeri (AS) amat menghargai hubungan dekat yang telah dibangun dengan duta besar Michael Oren dan para staf kedutaan besar Israel di Washington. AS dan Israel memiliki hubungan dekat berdasarkan kesamaan nilai, kepentingan dan sejarah, demikian halnya dengan keterikatan antara rakyat Israel dan AS."

"Duta besar Oren memainkan peranan yang tidak tergantikan dalam menjaga dan memperkuat hubungan AS dan Israel melalui interaksi dari hari ke hari dengan pemerintah dan Kongres mengenai isu-isu yang amat penting bagi kedua belah pihak. Ditambah dengan jangkauan kuat Michael Oren terhadap warga AS dari berbagai latar belakang dan sudut pandang." (dn/jp) www.suaramedia.com

Altetik

Federer Tak Terhadang, Davdenko Tumbang
Kejutan lain terjadi saat unggulan ke-11 Marin C...More »

Berita Gadget Terkini

Sony Kembangkan Laptop 3D Canggih Dengan Kacamata Istimewa
"Teknologi frame sequential dengan cepat memutar...More »

Otomotif Terbaru

Veloce 1200, Motor Sporty Nan Gahar Dengan Jiwa Streetfighter
Veloce didukung oleh mesin canggih bertenaga bes...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon