Selasa, 22 Mei 2012

Headlines:

Lupa Obama Berkulit Hitam, Wartawan MSNBC Menuai Hujatan

E-mail Cetak PDF

NEW YORK (Berita SuaraMedia) – Chris Matthews dari MSNBC membuat sensasi, ia mengatakan bahwa Presiden Barack Obama telah melakukan begitu banyak hal untuk memulihkan adanya perbedaan ras, "Saya sampai lupa dia adalah orang kulit hitam". Komentar tersebut dilontarkan pada saat penayangan pidato tahunan Obama di hadapan Kongres AS.

Kata-kata tersebut – "Lupa bahwa dia (Obama) adalah orang kulit hitam" – langsung menyulut kontroversi di dunia Twitter setelah Matthews kembali tidak sampai 90 menit kemudian, pada hari Rabu malam waktu setempat, untuk menjelaskan apa yang sebenarnya ia maksudkan.

Komentator MSNBC tersebut mengatakan bahwa patut dicatat ada seorang presiden kulit hitam yang berpidato di dalam ruangan yang sebagian besar disesaki oleh orang kulit putih, dan bagaimana mereka semua tampak tidak mempermasalahkan hal itu.

Matthews memandang hal tersebut dalam konteks tumbuh dewasa pada masa-masa gencarnya perbedaan rasial.

Matthews mengatakan: "Saya memasuki ruangan itu malam ini, Anda dapat merakam bahwa hal itu (perbedaan rasial) tidak ada di sana malam ini dan kepemimpinan Obama membawa kita semua mengatasi perbedaan-perbedaan tersebut."

Berikut petikan komentar Matthews di televisi yang - sebagian diantaranya - menimbulkan kontroversi di AS:

"Malam ini, saya mencoba berpikir siapa dia sebenarnya. Menarik, karena dilihat dari sisi manapun, dia telah melampaui perbedaan rasial. Malam ini, selama satu jam penuh, saya sampai lupa bahwa dia adalah orang kulit hitam."

"Seperti yang Anda ketahui, dia telah menempuh jalan yang panjang hingga menjadi pemimpin negara ini, begitu banyak sejarah yang telah dicatatkan hanya dalam kurun waktu satu atau dua tahun. Maksud saya, hal itu bahkan tidak pernah terpikirkan oleh kita."

"Ketika saya melihat (Obama), saya berkata dalam hati, tunggu dulu, dia adalah seorang pria Afro-Amerika yang berada di hadapan orang-orang kulit putih, dan dia adalah presiden Amerika Serikat. Dan kita sama sekali melupakan hal itu malam ini. Saya rasa hal itu termaktub dalam pembahasannya. Apa yang ia bahas begitu luas, sejalan dengan banyaknya masalah dan aspek kehidupan Amerika yang sudah tidak lagi dipandang melalui kacamata kesukuan dan etnis. Saya merasa takjub dengan hal itu. Sebuah fakta yang tidak kentara dan sulit dibicarakan. Mungkin saya tidak seharusnya membahasnya, tapi saya membahasnya. Saya rasa hal itu cukup dalam."

Namun, tetap saja satu baris kalimat tersebut "meledak" di Twitter dan berbagai blog internet, disertai dengan kritikan luas terhadap Matthews dari kalangan kiri, kanan, ddan yang berada diantaranya.

Komentar Matthews tersebut mendapatkan banyak cibiran dan reaksi bingung di Twitter. Chris Matthews kemudian menjadi topik yang paling panas.

Matthews kemudian meminta orang-orang yang melontarkan kritikan terhadap dirinya untuk melihat dan mendengar kembali rekaman komentarnya. Matthews yakin bahwa jika kata-katanya didengarkan secara seksama, orang-orang akan tahu bahwa dirinya hanya berusaha mengungkapkan betapa para anggota Kongres dan segenap rakyat Amerika yang menonton pidato presiden dari rumah, melihat sosok Obama sebagai seorang individu dan pemimpin AS, bukan sebagai bagian dari ras atau kelompok etnis tertentu.

"Saya rasa dia betul-betul memimpin bangsa ini kemarin malam," kata Matthews. Matthews. Dia mengaku terkejut dengan kritikan yang ditujukan kepada dirinya, namun ia tidak mempermasalahkan komentar dan ucapan yang deras mengalir pasca komentarnya di video televisi.

"Saya rasa orang-orang itu tidak betul-betul mendengarkan apa yang saya ucapkan," kata Matthews. (dn/ap/pc/ms) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon