Rabu, 23 Mei 2012

Headlines:

Serbu Langit Afghanistan, Pasukan Internasional Salah Sasaran

E-mail Cetak PDF

KABUL (Berita SuaraMedia) – Setidaknya 25 pasukan asing dan Afghan terluka setelah sebuah serangan udara salah mentarget mereka dalam operasi gabungan di barat laut Afghanistan.

Pasukan itu tampaknya meminta bantuan udara pada hari Jumat setelah terlibat dalam sebuah pertempuran dengan pejuang Taliban saat mencari dua penerjun dari Divisi Udara 82 yang hilang.

"Dalam operasi pencarian terjadi bentrokan dengan Taliban," ujar Abdul Jabar Salehthe, wakil kepala polisi propinsi Badghis.

"Kemudian pesawat tempur salah mengebom garis pertahanan Afghan dan NATO."

Belum jelas berapa banyak korban yang jatuh dari pasukan Afghan maupun pasukan internasional.

Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (International Security Assistance Force - Isaf) pimpinan NATO mengkonfirmasi bahwa 25 tentara terluka dalam operasi tersebut, namun tidak menyebutkan tentang serangan udara atau kondisi penerjun yang hilang.

"Para personel yang terluka mendapat pertolongan pertama di lokasi kejadian kemudian diterbangkan ke fasilitas medis untuk perawatan lebih lanjut," bunyi pernyataan dari Kapten Angkatan Laut Jane Campbell.

"Kami berkomitmen melakukan segala cara untuk menyelamatkan atau menemukan personel kami yang hilang. Kami akan terus melakukan sebisa kami untuk menemukan mereka."

Sumber dari kemiliteran telah mengindikasikan bahwa kedua pria yang hilang itu diyakini tidak berada di tangan pejuang Taliban.

Salehthe mengatakan bahwa kedua penerjun tenggelam ketika berusaha menemukan paket bahan makanan yang dijatuhkan ke sungai dan pencarian terhadap jasad mereka masih diteruskan hingga hari ini.

Taliban mengatakan bahwa pasukan internasional telah merasakan sendiri akibat dari serangan udara yang sebenarnya.

"Terjadi pertempuran antara Taliban dan pasukan Afghan serta asing di distrik Murghab, propinsi Badghis. Pertempuran itu berlangsung selama berjam-jam dan sangat menegangkan, dalam jarak yang dekat," ujar Qari Yusuf Ahmadi, juru bicara Taliban.

"Di akhir hari, pasukan asing mengebom area di mana bentrokan terjadi dan karena pengeboman mereka sendiri itu, 32 personel asing dan 43 tentara Afghan terbunuh."

Badghis adalah salah satu dari beberapa propinsi di kawasan barat dan utara Afghanistan, di mana aktivitas Taliban meningkat secara dramatis dalam beberapa bulan terakhir.

Peristiwa salah sasaran ini bukan pertama kalinya terjadi. Tahun 2009 lalu sembilan tentara Afghan tewas tiga lainnya terluka saat helikopter militer internasional melepaskan tembakan ke arah pos pemeriksaan mereka di propinsi Khost.

Kementerian pertahanan Afghan mengecam keras insiden itu.

"Kami berjanji pada rakyat dan militer Afghan untuk serius menyelidiki insiden ini, sehingga para pelaku dapat diseret ke pengadilan dan diadili sesuai hukum setempat," bunyi pernyataan di kementerian.

"Insiden yang tragis dan menyakitkan ini akan melemahkan moral pasukan keamanan nasional dan menghambat pembangunan militer nasional."

Militer AS mengakui bahwa pasukan koalisi "mungkin telah salah membunuh dan melukai" para tentara Afghan di propinsi Khost karena kesalahan identifikasi dan mengatakan bahwa mereka kini sedang melakukan penyelidikan.

Afghanistan sedang berada dalam tahap pembangunan kembali pasukan keamanannya di bawah dukungan penuh AS dan negara-negar NATO lainnya. Lebih dari 80.000 tentara nasional telah dilatih. (rin/aj/f24) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon