Minggu, 19 Mei 2013

Headlines:

Tren "Oba Mao" Awali Kehadiran Obama Di China

E-mail Cetak PDF
BEIJING (Berita SuaraMedia) – Banyak warga China yang mempelajari bahasa Inggris dari pidato-pidatonya dan turut menirukan cara dia menggulung lengan bajunya. Kini, presiden Barack Obama akhirnya benar-benar datang, dan kedatangan presiden kulit hitam pertama AS tersebut disambut warga China.

Yang unik, sambutan tersebut diantaranya diberikan dalam bentuk kaos "Oba Mao" dan patung Obama yang mampu menyala dan terbakar.

Kedatangan Obama, yang banyak dikagumi karena karismanya, pada hari Minggu sudah terlebih dahulu menjadi sumber keuntungan dan ketenaran sesaat bagi sebagian kalangan di China. 

Yang paling aneh adalah patung Obama yang terbakar, diletakkan di sebuah gudang di Beijing. Seniman pembuatnya, Liu Bolin berharap agar Obama bisa menyempatkan waktu luang diantara agendanya untuk sekedar mampir.

"Dia (Obama) adalah tokoh yang banyak diperbincangkan saat ini, jadi saya ingin menerjemahkan hal tersebut melalui karya saya," kata Liu, yang terinspirasi oleh presiden kulit hitam pertama AS tersebut.

Patung sedada Obama yang terbuat dari perunggu dibuat modelnya dari majalah Time yang memajang sampul bertajuk "Man of the Year". Patung tersebut dilengkapi dengan sejumlah lubang kecil untuk jalan keluar gas yang akan menyala setiap beberapa menit sekali. Ini adalah hasil karya yang positif, kata Liu.

"Ya, memang benar bahwa membakar sesuatu dapat memiliki konotasi negatif, namun karya ini merepresentasikan energi dan kehidupan yang telah disebarkan Obama ke seluruh penjuru dunia," tambah pria berusia 38 tahun yang dulu membuat patung yang serupa untuk pemimpin revolusioner China, Mao Zedong.

"Kami tidak sabar menantikan Obama, dan apa saja yang mampu ia lakukan untuk hubungan antara China dan AS."

Di sudut lain kota Beijing, seorang pemilik toko bernama Liu Mingjie menciptakan T-shirt "Oba Mao", menggambarkan presiden AS tersebut tengah mengenakan seragam Pasukan Merah, yang menyebabkan kekacauan dalam Revolusi Budaya pada dekade 1960 dan 1970an.

"Ini hanyalah karya seni," kata Liu mengenai gambar tersebut, ia menambahkan bahwa gambar tersebut tidak lagi bermuatan politis, hanya untuk mode dan tren.

Dia telah menjual ratusan kaos tersebut, baik kepada pembeli domestik maupun asing, hingga para petugas berwenang memerintahkan penghentian penjualan kaos tersebut.

"Mereka tidak boleh menjual benda-benda semacam itu karena ada gambar Obama mengenakan seragam tentara merah," kata seorang wanita yang menjawab panggilan telepon di Kantor Perdagangan dan Industri Distrik Dongcheng pada hari Kamis.

Para pedagang lainnya memanfaatkan ketenaran Obama untuk mendongkrak penjualan produknya. Salah satunya adalah perangkat yang disebut BlockBerry. Meski memajang foto presiden AS tersebut yang tengah menunjukkan pin bendera AS di bagian belakang.

Obama jelas merupakan sosok yang amat tersohor di China. Obama menjadi orang asing yang paling banyak dicari di Baidu, search engine nomor satu China, pada hari Kamis, Obama menduduki posisi ke-22.

Namun, diperlukan lebih dari mencetak sejarah AS dan meraih anugerah nobel untuk menjadikan Obama sebagai superstar.

"Dia memang sosok yang spesial bagi warga AS, namun tidak bagi orang China," kata Shen Dingli, direktur pusat studi Amerika di Universitas Fudan di Shanghai. "Sebaliknya, kami selalu dipengaruhi oleh nada pemberitaan dari media milik pemerintah."

Media tersebut, sejauh ini, masih belum menyambut meriah kedatangan Obama.

"Dia datang ke sini?" tanya seorang penjaga toko Xinhua Bookstore milik pemerintah, yang memajng biografi Obama dan istrinya, Michelle, dan juga tumpukan koleksi pidato Obama.

Minggu lalu, di berbagai kios, wajah Obama hanya dapat dijumpai di sampul salah satu majalah: Mens Health.

Di kitsch, pasar Jalan Sutra, para pramuniaga tertawa kecil mendengar permintaan produk-produk Obama.

"Obama, ia ingin membeli Obama!"

"Saya orang China, saya hanya memperhatikan hal-hal yang ada hubungannya dengan China."

"Saya tidak kenal dia (Obama)."

"Tidak ada yang punya," kata seorang pria muda penjual T-shirt dalam bahasa Inggris, sebelum kemudian mengalihkan kepada produk China. "Mao jelas lebih laku." (dn/dp/ap) www.suaramedia.com

Sejarah Islam

Husen Bin Salam, Pendeta Yahudi Dengan Panggilan Islam Dihatinya
Ketika pertama kali mendengar kedatangan Nabi, H...More »

Berita Gadget Terkini

Apple Ingin Lepas Ketergantungan Terhadap Samsung
Dilansir BGR, analis teknologi dari firma RBC Ca...More »

Keajaiban Dunia

Sejarah Seribu Satu Malam Terancam Serangan Turis
Benteng tersebut membuka sejarah Irak ribuan tah...More »

Otomotif Terbaru

Zoe, Mobil Cantik Besutan Perusahaan Kosmetik
Sistem sirkulasi udara pada mobil tersebut, memb...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon