Rabu, 19 Juni 2013

Headlines:

Peru Digeramkan Gosip Operasi Rahasia Chili

E-mail Cetak PDF
LIMA (Berita SuaraMedia) – Presiden Peru, Alan Garcia mengkritik Chili karena diduga melakukan operasi rahasia di Peru untuk merongrong kedaulatan negara tersebut.

Berbicara di istana kepresidenan di ibukota Lima pada hari Senin, Garcia menyalahkan Chili karena diduga menyewa seorang personel militer Peru untuk mengirimkan "rahasia negara" ke pemerintah Chili di Santiago.

Ia menuduh Chili sengaja melakukan aksi menjijikkan yang bertentangan dengan perilaku sebuah negara demokratis.

Garcia juga menuduh pejabat Chili mengajarkan kediktatoran era Pinochet.

Bersama dengan dilontarkannya pernyataan itu, pemimpin Peru dan delegasinya mengundurkan diri dari KTT Asia-Pasifik di Singapura pada hari Minggu sebagai wujud keberatan dari tuduhan mata-mata. Ia juga mengatakan bahwa ia telah membatalkan rencana pembicaraan dengan Presiden Chili, Michelle Bachelet, pada KTT Apec.

"Saya akan kembali 24 jam lebih cepat dari yang dijadwalkan sehingga saya dapat memperoleh informasi yang lengkap dan cukup tentang isu ini dan dapat berbicara dari Peru," ujar Garcia.

Laporan di media Peru juga mengatakan bahwa Lima telah memanggil duta besarnya di Chili untuk membicarakan masalah ini.

Komentar Garcia itu datang beberapa minggu setelah penahanan personel Angkatan Udara Peru, Victor Ariza, karena menjual data rahasia kepada pejabat militer di Chili.

Pengadilan Peru memerintahkan penahanan dua personel militer Chili, menuduh mereka telah menyuap seorang personel militer Peru untuk membongkar rahasia negara.

Kasus spionase itu telah menyulut ketegangan diplomatik antara Peru dan Chili.

Menghadapi tuduhan tersebut, Menteri Luar Negeri Chili Mariano Fernandez telah membantah adanya pertukaran informasi intelijen antar-militer secara ilegal dan meminta Peru untuk tenang.

Berbicara di Singapura, Fernandez mengatakan, "Chili tidak terlibat dalam spionase."

"Kami membantah semua tuduhan bahwa pemerintah Chili terlibat dalam aksi ilegal apa pun terkait hubungan dengan kedua negara," ujar Fernandez.

Media  El Comercio melaporkan bahwa Ariza, personel militer Peru yang ditahan, pernah bekerja di kedutaan Peru di Santiago pada tahun 2003.

Ketegangan telah mulai muncul di antara kedu anegar menyusul latihan militer yang dilakukan Chili bulan lalu di dekat perbatasan Peru.

Peru dan Chili telah terlibat dalam perselisihan perbatasan sejak akhir abad 19, sementara Chili mengalahkan Peru dalam Perang Pasifik.

Kedua negara juga tidak sepakat mengenai perbatasan perairan mereka. Tahun lalu, Peru mengajak Chili ke Pengadilan Internasional di The Hague untuk memperoleh resolusi. (rin/pv/bbc) www.suaramedia.com

Sejarah Islam

Husen Bin Salam, Pendeta Yahudi Dengan Panggilan Islam Dihatinya
Ketika pertama kali mendengar kedatangan Nabi, H...More »

Berita Gadget Terkini

Apple Ingin Lepas Ketergantungan Terhadap Samsung
Dilansir BGR, analis teknologi dari firma RBC Ca...More »

Keajaiban Dunia

Sejarah Seribu Satu Malam Terancam Serangan Turis
Benteng tersebut membuka sejarah Irak ribuan tah...More »

Otomotif Terbaru

Zoe, Mobil Cantik Besutan Perusahaan Kosmetik
Sistem sirkulasi udara pada mobil tersebut, memb...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon