"Jenis peluru kendali berikutnya yang akan diujicoba adalah Agni-V, yang sudah merampungkan tahap perancangan dan tinggal menunggu waktu uji coba peluncuran perdana dalam tahun ini," kata V.K Saraswat, kepala ilmuwan militer India, dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di New Delhi.
Peluru kendali jarak jauh yang kini dipergunakan oleh India adalah Agni-III. Peluru kendali yang juga berkemampuan nuklir tersebut dapat menjangkau jarak maksimum 3.500 kilometer, dan saat ini siap dipergunakan oleh militer India, kata Saraswat.
"Sistem peluru kendali tersebut akan sepenuhnya dipergunakan oleh angkatan bersenjata India," kata Saraswat.
"(Peluru kendali) itu adalah sistem pencegahan yang dibutuhkan oleh India."
Peluru kendali Agni III – yang dalam bahasa Sansekerta berarti api – milik India pertama kali diuji coba pada tahun 2006. Peluru kendali tersebut mampu menjangkau kota-kota besar China, seperti Shanghai.
India memulai proyek peluru kendalinya pada tahun 1983 dan telah mengembangkan serangkaian sistem persenjataan, termasuk Prithvi (yang artinya bumi) dan Agni I, yang dibuat untuk mengantisipasi kemungkinan penggunaan terhadap negara tetangga, Pakistan.
India, yang terlibat perang singkat namun berdarah melawan China pada tahun 1962 memiliki isu perbatasan dengan negara tetangganya yang hingga sekarang tidak kunjung selesai.
"Agni III adalah sebuah sistem yang betul-betul dinamis dan memiliki sejumlah keuntungan strategis," kata Sarawsat.
Avinash Chander, kepala Program Pengembangan Misil Terintegrasi India, mengatakan bahwa baik Agni III maupun Agni V sama-sama mampu mengangkut hulu ledak nuklir seberat 1,5 ton.
Para ilmuwan pemerintah mengatakan bahwa Agni III dulu mulai dioperasikan setelah dilakukan tiga kali uji coba penembakan peluru kendali dan sejumlah simulasi komputer.
India terakhir kali melakukan uji coba pada hari Minggu lalu. Dalam uji coba tersebut, India menembakkan peluru kendali dari pulau Wheeler, yang terletak di lepas pantai negara bagian Orissa, sebelah timur India.
Chander mengatakan bahwa Agni III, yang disebutnya sebagai sebuah sistem yang "100 persen buatan pribumi", mampu menghantam target dengan akurasi tinggi dan mampu memenuhi seluruh tujuan yang dicanangkan dalam misi.
Rangkaian peluru kendali Agni merupakan peluru kendali buatan India yang paling canggih.
Uji copa pertama peluru kendali Agni III berujung pada kegagalan, namun dua kali uji coba berikutnya dinyatakan berhasil.
Uji coba pada tanggal 8 Februari lalu merupakan uji coba keempat yang dilakukan India terhadap peluru kendali Agni III.
Peluru kendali Agni I memiliki jarak jangkau 750 kilometer.
Koresponden BBC mengatakan bahwa rangkaian peluru kendali Agni adalah jajaran utama peluru kendali India yang dipergunakan untuk mempertahankan diri. (dn/dn/bbc) www.suaramedia.com
- Jepang Semakin Tergencet Relokasi Pangkalan Militer AS
- Insiden Toko Roti Halangi Pembicaraan Damai Pakistan - India
- Kesaksian Afghan Buktikan Kekerasan AS Dalam Pesta Kelahiran
- AS Sebarkan Lebih Banyak Pusat Pelatihan Di Pakistan
- Peringati Kematian Tokoh Muslim, Kashmir Lumpuh














