Rabu, 23 Mei 2012

Headlines:

WikiLeaks Ungkap Campur Tangan AS di India

E-mail Cetak PDF

NEW DELHI (Berita SuaraMedia) – Dokumen-dokumen rahasia dari kedutaan AS di New Delhi yang dibocorkan WikiLeaks mengungkapkan mengenai gambaran hubungan antara India dan AS serta campur tangan negeri Paman Sam tersebut dalam politik dalam negeri India.

Hal itu diungkapkan oleh Partai Komunis India-Marxis (CPI-M) pada hari Sabtu (18/12).

"Kedutaan AS campur tangan untuk memengaruhi partai-partai politik India serta perumusan pendapat mengenai kesepakatan nuklir, ada juga tekanan mengenai kebijakan luar negeri seperti sikap terhadap Iran," kata Partai Komunis.

Dokumen itu menyebutkan, para pejabat India "tidak suka mengakui di hadapan umum bahwa India dan AS tela memulai koordinasi kebijakan luar negeri."

"Kawat-kawat tersebut mengungkapkan betapa hubungan kedua negara telah ditingkatkan untuk membuat ‘Delhi semakin lebih dapat diajak bekerja sama’. Hal ini menunjukkan keadaan sebenarnya dari hubungan antara India dengan AS setelah penandatangan kesepakatan nuklir India-AS," kata CPI-M.

Pernyataan itu mengutip salah satu kawat yang menyebutkan bahwa AS memiliki "mitra sejati dalam pemerintahan India saat ini yang dipimpin oleh Manmohan Singh."

"Tapi, bertentangan dengan itu, dalam sebuah kawat lain, diplomat AS menyampaikan pernyataan berkeberatan terhadap Sekjen CPI-M yang tidak tunduk pada kepentingan-kepentingan mereka."

"Seperti yang telah ditunjukkan dokumen-dokumen WikiLeaks dari seluruh dunia, AS mengupayakan kepentingan-kepentingan imperialisnya. Yang patut disayangkan adalah keterlibatan pemerintahan Manmohan Singh dalam mendorong sebagian kepentingan tersebut," kata CPI-M.

Pernyataan tersebut dilontarkan sehari setelah WikiLeaks merilis dokumen yang menyebut sekretaris jenderal CPI-M, Prakash Karat sebagai seorang "pemeras" karena menentang kesepakatan energi nuklir antara India dengan AS.

Menanggapi hal itu, di Hyderabad, Karat mengatakan, "Sudah amat jelas dari WikiLeaks bahwa Kedutaan AS mencampuri politik dalam negeri kita untuk memengaruhi pengambilan keputusan di India, dan ini bukan sebuah rahasia."

Nilotpal Basu, seorang pemimpin CPI-M lainnya, mengatakan, "Hal itu membenarkan kekhawatiran kami bahwa AS menekan India untuk memperlemah dan menghancurkan kebijakan luar negerinya yang independen."

Longgarnya keamanan di sejumlah laboratorium India memantik kekhawatiran di kalangan pejabat AS. Mereka khawatir jika India bisa menjadi target senjata biologis atau sumber materi bioterorisme, hal tersebut diungkap dalam sejumlah dokumen diplomatik rahasia yang dipublikasikan situs pembocor rahasia WikiLeaks.

Menurut sejumlah dokumen yang dikirimkan dari Kedutaan Besar AS di New Delhi yang dirilis oleh surat kabar Inggris, Guardian, para pejabat AS khawatir kelompok-kelompok teroris bisa mengambil keuntungan dari keamanan yang lemah di laboratorium-laboratorium India untuk mencuri materi bioterorisme.

Kawat tertanggal 8 Juni 2006 tersebut berjudul, "India tertinggal dalam persiapan bioterorsme, namun telah mengambil sejumlah langkah". Di dalamnya, dinyatakan bahwa keunggulan di bidang bioteknologi dan basis industri besar India, digabungkan dengan kontrol yang lemah menjadikan negara tersebut sebagai sebuah sumber materi bioterorisme untuk dijadikan target.

Ditambahkan bahwa kemungkinan serangan bioterorisme di India tidak bisa dikesampingkan, meski para pakar India yakin bahwa kelompok-kelompok yang beroperasi di India tidak berfokus pada bioterorisme.

"Keunggulan di sektor bioteknologi dan pergeseran taktik teroris yang berfokus pada upaya mengganggu persatuan sosial dan kemakmuran ekonomi India mengharuskan GOI (pemerintah India) memerhatikan kemungkinan kelompok-kelompok penebar teror menggunakan zat biologis sebagai senjata pemusnah massal serta merusak perekonomian dan sosial," demikian bunyi komentar dalam kawat diplomatik yang bocor. (dn/ht/cp/bs/sm) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon