Rabu, 23 Mei 2012

Headlines:

AS-Korsel Gelar Latihan Gabungan, Korut Siaga

E-mail Cetak PDF
Perang antara Korea Utara dan Korea Selatan sebelumnya pernah berkecamuk pada tahun 1950-1053. Saat itu, pasukan AS mendukung Seoul dengan mengirimkan 28.500 personelnya. SEOUL (SuaraMedia) Pemerintah Korea Utara menginstruksikan pada jajaran militernya untuk bersiap perang. Hal ini dilakukan setelah adanya manuver-manuver yang dilakukan Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) untuk memicu pertempuran.

Dalam pemberitaan beberapa media di Korea Utara, wacana ini semakin gencar dilontarkan. Kantor Berita Korea Utara menuturkan, kesiapan tempur merupakan bagian dari upaya melindungi diri sendiri dan kehormatan bangsa.

"Perang akan pecah, jika Amerika Serikat dan pasukan bonekanya di Korea Selatan sudah mengerahkan kekuatan dan melakukan serangan khusus," tulis media tersebut, sebagaimana dikutip AFP, Senin (9/3/2009).

Korea Utara mencium adanya upaya terselubung dalam latihan militer gabungan yang digelar AS dan Korea Selatan hingga 20 maret 2009 mendatang. Latihan yang melibatkan 26.000 tentara AS dan 30.000 tentara Korea Selatan tersebut, dianggap sebagai upaya 'pemanasan' sebelum berperang.

Perang antara Korea Utara dan Korea Selatan sebelumnya pernah berkecamuk pada tahun 1950-1053. Saat itu, pasukan AS mendukung Seoul dengan mengirimkan 28.500 personelnya. 

sedangkan Korea Utara memperingatkan, Senin. mereka akan membalas setiap upaya untuk menyergap sebuah satelit yang akan diluncurkan negara itu dan penembakan satelit itu akan dianggap sebagai perang.

"Kami akan membalas aksi penyergapan satelit kami untuk kepentingan damai dengan serangan balasan segera yang menggunakan peralatan militer paling kuat," kata seorang jurubicara angkatan bersenjata Korea Utara.

"Penembakan satelit kami yang diluncurkan untuk tujuan damai akan berarti perang," kata jurubicara itu dalam sebuah pernyataan yang disiarkan Kantor Berita KCNA.

Pembalasan itu, kata pernyataan tersebut, akan ditujukan "tidak saja pada semua sarana penyergap yang terlibat namun juga pada markas agresor AS dan Jepang dan boneka Korea Selatan yang menyusun rencana untuk penyergapan itu".

Korea Utara mengatakan bulan lalu bahwa mereka bersiap-siap meluncurkan sebuah satelit, namun AS dan sekutu-sekutunya yakin bahwa Pyongyang mungkin akan melakukan pengujian rudal jarak jauh yang akan meningkatkan ketegangan global.

Pyongyang sebelumnya menguji-coba rudal-rudal dengan samaran peluncuran satelit, dan analis mengatakan bahwa pernyataan negara komunis itu belum lama ini mengindikasikan bahwa mereka akan melakukan pengujian yang akan menarik perhatian. (dtc/ant) http://www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon