Rabu, 23 Mei 2012

Headlines:

Misi Rahasia Bill Clinton Di Korut Panaskan AS

E-mail Cetak PDF
PYONGYANG (Berita SuaraMedia) – Mantan presiden AS, Bill Clinton mengadakan perjalanan ke Korea Utara, perjalanan tersebut tampaknya dilakukan untuk melaksanakan sebuah misi pembebasan dua orang wartawan berkewarganegaraan Amerika yang dipenjara.

Pesawat yang ditumpangi Clinton mendarat di Pyongyang pada hari Selasa, demikian menurut pemberitaan stasiun radio negara.

Clinton dan rekan-rekannya mendarat di bandara Sunan,

Kunjungan kejutan Clinton tersebut tampaknya ditujukan untuk mengamankan pembebasan Laura Ling, 32, dan Euna Lee, 36, yang ditangkap pada tanggal 17 Maret lalu di dekat perbatasan China saat tengah meliput mengenai para pengungsi Korea Utara.

Keduanya ditahan dengan tuduhan memasuki perbatasan tanpa ijin dan "kejahatan serius" yang tidak dirinci lebih lanjut, mereka kemudian dijatui hukuman 12 tahun kerja paksa di sebuah pengadilan Pyongyang pada bulan Juni.

Media resmi Korea Utara menuding para reporter Current TV yang berbasis di California tersebut terlibat dalam kampanye politik kotor untuk mengungkit-ungkit isu hak asasi manusia Korea Utara.

Seorang pejabat Korea Selatan yang tidak bersedia menyebutkan namanya membenarkan kedatangan Clinton di Pyongyang pad pukul 10.48 pagi (1.48 GMT), dia menambahkan bahwa tidak ada pejabat pemerintahan AS yang turut serta dalam rombongan mantan presiden AS tersebut.

Bill Clinton, suami dari menteri luar negeri AS Hillary Clinton, adalah tokoh besar pertama AS yang berkunjung ke negara komunis tersebut sejak kunjungan dari Madeleine Albright pada tahun 2000.

Hubungan diplomatik antara AS dan Korea Utara menjadi semakin tegang setelah Pyongyang meluncurkan uji coba nuklirnya yang kedua pada tanggal 25 Mei lalu, hal tersebut memantik datangnya sanksi yang lebih keras dari PBB.

Berkaitan dengan hal tersebut, senator dari partai Republik, John McCain, menuding mantan presiden Clinton atas kegagalannya pada tahun 1990an untuk menghentikan Korea Utara dalam mengembangkan senjata nuklir.

"Waktu itu, saya sering mengingatkan kepada senator (Hillary) Clinton dan kaum Demokrat lainnya yang mengkritik pemerintahan Bush bahwa kerangka kesepakatan yang dinegosiasikan oleh suami Clinton adalah sebuah produk gagal," kata McCain dalam sebuah konferensi pers setelah tampil dalam kampanye untuk kandidat senat partai Republik, Mike Bouchard.

"Korea telah menerima jutaan bantuan energi, mereka mengalihkan bantuan pangan miliaran dollar untuk membangun kekuatan militer," tambahnya.
Kubu Demokrat sering berpendapat bahwa presiden (Bill) Clinton telah memberikan kerangka kerja kepada penerusnya (Bush) untuk menangani masalah Korea Utara dan partai Republik melewatkan kesempatan itu. Pada bulan Oktober 2000, menteri luar negeri Madeleine Albright melakukan kunjungan mengejutkan ke Pyongyang untuk membahas mengenai kesepakatan peluru kendali dengan Kim Jong Il. Kala itu bahkan ada sejumlah rumor mengenai kunjungan Bill Clinton.

Laporan yang beredar minggu ini menyebutkan bahwa Korea Utara menguji coba bom nuklir, hal tersebut membuat sejumlah anggota partai Demokrat mengkritik Bush habis-habisan. Kubu Demokrat berpendapat bahwa Bush justru berfokus ke Irak, sebuah negara yang tidak memiliki senjata pemusnah massal, dan mengabaikan korea Utara yang berpotensi menimbulkan ancaman bagi AS.

Kritikan McCain membuat panas kubu Demokrat. Senator John Kerry, calon presiden tahun 2004, membalas kritikan McCain dengan kata-kata tajam.

"Saya tahu apa yang dia (McCain) lakukan, dia  pasti sedang berusaha untuk menutupi kegagalannya dalam proses nominasi (presiden) lalu," kata Kerry, ia menambahkan bahwa komentar McCain adalah sebuah komentar politik yang datar dan salah.

"Yang sebenarnya terjadi, pemerintah Clinton tahu benar bahwa mereka tidak memiliki kesepakatan yang sempurna. Akan tetapi setidaknya mereka mengadakan dialog. Setidaknya kami mengirimkan inspektur dan masuk ke negara tersebut dan mencari tahu dimana sumbu nuklir Korea Utara berada. Kami tidak menemukannya, tanyakan saja kepada rakyat Amerika, yang mana yang lebih baik," kata Kerry.

Senator Massachusetts tersebut menyampaikan pernyataannya di Nevada dalam rangka menghadiri kampanye Elizabeth Carter, istri dari kandidat anggota Senat dari partai Demokrat, Jack Carter.

Dalam sejarah hubungan AS dengan Korea Utara, terobosan awal terjadi pada bulan Oktober 1994 ketika para juru runding AS membujuk Korea Utara untuk menghentikan program nuklirnya, dengan pengawasan langsung dari para inspektur PBB. Sebagai gantinya, AS, dengan bantuan dari Korea Selatan dan Jepang, menjanjikan dilakukannya kerjasama untuk meringankan krisis energi Korea Utara yang semakin parah.

Komitmen tersebut diwarisi oleh pemerintahan Bush, yang dari awal menyatakan dengan jelas bahwa pemerintahannya mengerti benar kebijakan Clinton dalam mengabaikan elemen-elemen kunci dari aktivitas Korea Utara, khususnya ancaman dari ratusan ribu pasukan yang bertugas di zona bebas militer negara komunis tersebut dengan Korea Selatan.

McCain, yang merupakan anggota dari komite pelayanan pasukan di Senat, mengatakan bahwa dirinya mendukung penuh sanksi tegas yang dijatuhkan oleh PBB kepada Korea Utara atas uji coba nuklir yang dilakukan negara komunis tersebut.

Penjatuhan sanksi tersebut, menurut McCain, harus menyertakan pula embargo senjata, sanksi ekonomi dan perdagangan, serta hak untuk menggeledah seluruh muatan di dalam dan diluar Korea Utara.

Senator Arizona, John McCain dan Senator Clinton dari New York dianggap sebagai tokoh terdepan partai maing-masing pada tahun 2008.

McCain juga menyerukan kepada China untuk turut angkat bicara dan mendukung penuh sanksi terhadap Korea Utara, McCain juga berpendapat bahwa AS tidak perlu menanggapi permintaan negara komunis tersebut untuk menggelar pembicaraan langsung.

"Hal yang terburuk yang mungkin kita lakukan saat ini adalah menyetujui permintaan Korea Utara untuk menggelar dialog dua negara dengan AS," kata McCAin. "Sejak kapan menganugerahkan sesuatu kepada Korea Utara dapat menghasilkan sesuatu yang lebih baik?" (dn/ptv/msn) Dikutip oleh www.suaramedia.com

Click Video
{seyret player="on" id="975"}

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon