Rabu, 23 Mei 2012

Headlines:

CIA Diadili, Dick Cheney – Obama Memanas

E-mail Cetak PDF
NEW YORK (Berita SuaraMedia) – Mantan wakil presiden AS, Dick Cheney pada hari Senin lalu mengkritik administrasi Obama karena telah mengeluarkan rincian dari dugaan penyiksaan terhadap tersangka teror selama interogasi.

CIA selama berada di bawah perintah pengadilan, pada hari Senin mengeluarkan sebuah laporan jendral inspektor terhadap penyiksaan yang dituduhkan. Pengacara Umum Eric Holder mengumumkan ia telah meminta sebuah  kepenasehatan khusus untuk mengadakan sebuah persiapan tinjauan tentang keharusan adanya atau tidaknya sebuah investigasi kriminal terhadap dugaan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada The Weekly Standard, Cheney berkata bahwa dokumen yang dirilis pada hari Senin itu "dengan jelas menunjukan bahwa individual menjadi subjek dalam Enhanced Interrogation Techniques (Teknik Interogasi  Tingkat Lanjut) menyediakan sejumlah laporan intelijen" yang dikumpulkan oleh pejabat AS mengenai Al-Qaeda.

"Laporan intelijen ini menyelamatkan banyak jiwa dan mencegah serangan teroris," ujar Cheney.

"Orang-orang yang terlibat pantas akan rasa terima kasih kita," ujarnya. "Mereka tidak pantas untuk menjadi target dari investigasi ataupun pengadilan politik.

"Keputusan Presiden Obama untuk mengizinkan Departemen Pengadilan untuk menginvestigasi dan mungkin menjatuhkan hukuman bagi personel CIA, dan keputusannya untuk melepaskan wewenang interogasi dari CIA dan memberikan wewenang tersebut ke Gedung Putih, menjadi sebuah pengingat, jika memang pengingat itu dibutuhkan, tentang mengapa banyak sekali orang-orang Amerika yang meragukan kemampuan Administrasi ini untuk bertanggung jawab terhadap keamanan negara kami."

Holder mengatakan bahwa analisisnya mengenai versi laporan inspektur jendral CIA tahun 2004 yang masih dirahasiakan menghantarkannya kepada untuk menyimpulkan sebuah investigasi persiapan telah diberikan jaminan. Dalam sebuah pernyataan, Gedung Putuh mengatakan Obama mendukung keputusan Holder.

"Presiden telah mengatakan berulang-ulang kali bahwa ia ingin untuk melihat ke depan, bukan ke belakang, dan Presiden setuju dengan pengacara umum bahwa mereka yang bertindak dengan itikad baik dan dalam jangkauan panduan legal tidak akan mendapatkan hukuman," ujar pernyataan tersebut. "Pada akhirnya ketekadan tentang apakah seseorang telah melanggar hukum akan dibuat secara independen oleh pengacara umum."

Sebelumnya Cheney juga telah berkali-kali mengkritik Obama tentang bagaimana ia telah membuat rakyat AS berada dalam bahaya karena menghentikan Enhanced Interrogation Techniques, penyadapan informasi oleh pemerintah dan inisiatif Bush lainnya sebagai instrumen dalam upaya untuk mencegah serangan teroris. Cheney mengatakan bahwa menghapus program-program tersebut akan merong-rong proses pengumpulan intelijen AS.

"Saya rasa program-program tersebut sangat memainkan peran penting dalam kesuksesan yang kita nikmati saat ini, terutama karena dapat mengumpulkan sebanyak mungkin informasi intelijen yang dapat digunakan mengalahkan segala upaya lainnya untuk meluncurkan serangan melawan Amerika Serikat semenjak serangan 11 September 2001."

"President Obama berkampanye di seluruh negara untuk menghentikan hal ini. Dan sekarang ia telah membuat pilihan-pilihan dimana menurut saya, pada kenyataannya kan meningkatkan resiko untuk serangan lain bagi orang-orang Amerika," Ujar Cheney.

Pejabat CIA menggunakan kekerasan, mengejek tahanan dan mengancam anak-anak dalam sebuah usaha yang percuma untuk mematahkan target tingkat atas Al-Qaeda, menurut kutipan dari laporan tahun 2004 tersebut. (iw/up/wt) Dikutip oleh www.suaramedia.com

Click Video
{seyret player="on" id="1034"}

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon