KOLOMBIA (Suaramedia) – Osama Bin Laden tidak pernah tinggal di Kolombia, namun dia diketahui diam-diam beraksi di Boqot, ibu kota dengan penduduk terbanyak.
“Saya melihatnya di majalah dan TV. Saya memanjangkan janggut dan orang-orang bertanya, “Anda mirip seperi Bin Laden”, Fernando Aguirre, seorang polisi lokal mengatakan pada Christian Science Monitor pada Rabu, 19 Oktober lalu.
Selama 13 tahun, Aguirre telah bekerja di jalanan Boqot, wilayah pusat Santa Fe, dikenal dengan perkampungn paling berbahaya.
Dia biasanya menggunakan balaclava (topeng hitam) dan seragam berwarna hitam, dengan membawa seekor Rottweiler,
menamakan dirinya “Ninja”.Namun setelah melihat Bin Laden yang dituduh sebagai dalang serangan 11 September dan memerhatikan kemiripan wajahnya, dia memutuskan merubah penampilannya.
“Kadang-kadang ketika saya melihat sosoknya, saya kira dia adalah ayah saya”, candanya, yang lahir dari seorang ayah Saudi dan seorang ibu Kolombia.
Lalu dia memutuskan memanjangkan janggutnya, mengenakan surban dan jubah panjang.
“Orang-orang lebih menghormati Bin Laden daripada Ninja”, katanya sambil tertawa.
Dia teringat suatu ketika dia mencukur habis janggutnya dan kembali ke penampilannya semula karena dipaksa oleh ibunya.
“Ketika saya berpatroli, orang-orang tidak lagi menghormati saya”.
“Saya kehilangan harga diri saya, jadi saya memutuskan untuk menumbuhkannya kembali”.
Aguirre, yang bergabung dalam polisi lokal, mengakui pernah menangkap sendiri dua orang penembak dan sepuluh orang pencuri.
Dia sering membantu polisi yang merasa segan untuk berpatroli di wilayah berbahaya.
“Iya, dia seringkali membantu. Dia menangkap beberapa pencuri, lalu memanggil kami”, kata seorang polisi yang menolak memberikan namanya.
“Dan dia melindungi beberapa toko dan rumah bordil”.
Bantuan “Bin Laden” tersebut sangat dihargai penduduk sekitar dan pemilik toko.
“Penduduk merasa lebih aman ketika dia berpatroli jadi saya ikut membantu ketika saya bisa”, Pablo Ortiz, seorang pengelola kafetaria di dekat taman, memberi tahu Christian Science Monitor.
Beberapa rumah bordil juga seringkali membayarnya untuk melindungi tempat mereka ketika tengah malam.
“Saya tidak akan kaya dari hal ini, namun saya tidak peduli. Saya menyukai kehormatan yang datang dengan menjadi Osama Bin Laden”, katanya. (IOL) dikutip Oleh http://www.islamonline.net Click Foto







