Rabu, 23 Mei 2012

Headlines:

Dunia Salut Venezuela Usir Dubes Israel

E-mail Cetak PDF
Caracas (Suaramedia) Pemimpin-pemimpin Arab termasuk Indonesia layak meniru ketegasan Hugo Chavez, Presiden Venezuela. Ia berani mengusir duta besar Israel sebagai bentuk protes atas genosida yang dilakukan militer Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Venezuela meminta Dubes Zionis Teroris Israel untuk meninggalkan negeri Palestina Yang di Rampok itu terkait apa yang disebut presiden Chavez sebagai "holocaust" dan Presiden Israel serta Presiden AS harus diseret ke pengadilan internasional.

Keputusan itu diumumkan pemerintah Venezuela, Selasa, seperti dilansir Elsevier pukul 23.35 atau Rabu (7/1/2009) hari ini pukul 05.35 WIB. Chavez menyebut militer Israel sebagai para pembunuh Teroris dunia dan menghimbau Yahudi di Venezuela agar mengecam operasi militer Israel di Palestina.

"Saya harap masyarakat Yahudi di Venezuela menentang kebarbaran ini. Lakukan. Apakah kalian tidak menolak segala bentuk penindasan?" seru Chavez melalui televisi.

Chavez sudah lama mendukung perjuangan Palestina. "Sampai kapan kebarbaran ini akan berlanjut? Presiden Israel seharusnya dibawa ke Mahkamah Kriminal Internasional, jika masyarakat dunia berakal," demikian Chavez.

Gerakan Perlawanan Islam Hamas memuji langkah berani yang dilakukan Presiden Venezuela Hugo Chavez yang mengusir dubes Israel dari ibukota Veneuela Caracas. Hamas merasa lega dengan langkah Chavez ini. Langkah ini menegaskan bahwa Arab bukan hanya lidah namun juga nurani dan kebaikan dengan satu muara.

Dalam pernyataan pers yang dikeluarkan dari Biro Penerangan Gerakan Hamas, Rabu (07/01), Hamas mengatakan, "Gerakan mengungkapkan pernghargannya pada langkah berani yang dialkukan Presiden Venezuela, Hugo Chavez, yang mengusir dubes Israel dan sejumlah tim diplomasi yang bekerja dengannya, sebagai ungkapan kecaman nyata kepada agresi Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza."

Pada waktu yang sama Hamas mengungkapkan keheranan dan kecamannya kepada sikap sebagian Negara Arab yang gigih melanggengkan hubungan diplomatiknya dengan Israel. Hamas mengatakan, "Kami heran dan mengecam sebagian Negara Arab – meski dengan semua yang terjadi sekarang – yang tetap gigih membiarkan dubes Israel di ibukotanya." (ap/aljz/info) http://www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon