Rabu, 23 Mei 2012

Headlines:

Kejutkan AS, Mantan Walikota NY "Bungkam" Mulut Obama!

E-mail Cetak PDF
WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Berbicara dalam acara Hannity, Rudy Giuliani mengatakan bahwa ada hal-hal yang paling berharga dan harus dipelajari dalam kontroversi yang belakangan menyeruak seputar presiden Obama dan Henry Louis Gates, yakni: tutup mulut.

Hannity adalah sebuah program televisi yang ditayangkan oleh Foxnews Network, acara tersebut dipandu oleh politisi konservatif Sean Hannity. Dalam konsep acaranya, Hannity mewawancarai para bintang tamu dan kemudian menambahkan komentarnya sendiri berkenaan dengan permasalahan yang diangkat dalam setiap penayangannya.

Acara tersebut bisa dibilang unik karena ada sebuah segmen acara yang dinamakan "Hate Hannity Hotline", sebuah segmen dimana sang pembawa acara memberikan tanggapan terhadap rekaman pesan telepon dari para pemirsa yang tidak menyukai atau tidak setuju dengan pandangan sang pembawa acara.

Ketika Henry Louis Gates berhadapan dengan sersan Crowley dan sejumlah petugas kepolisian lainnya yang datang karena menanggapi sebuah panggilan darurat 911 mengenai adanya kemungkinan pembobolan rumah, meski sebenarnya adalah rumahnya sendiri, Gates seharusnya tutup mulut. Demikian menurut pandangan Giuliani.

Mengenai presiden Obama, Giuliani juga mengatakan hal yang kurang lebih serupa. Ketika presiden Obama ditanyai mengenai konfrontasi antara Gates dan para petugas kepolisian Cambridge dan penangkapan yang dilakukan oleh polisi terhadap Gates, Obama juga tidak seharusnya mengucapkan sepatah kata sekalipun.

Giuliani mengungkapkan hal tersebut di hadapan media AS dalam kapasitasnya sebagai juru bicara Partai Republik.

Menanggapi pertanyaan dari Hannity mengenai benar tidaknya presiden Obama dalam tindakan yang diambilnya dan menyebut bahwa kejadian tersebut harus dipetik hikmahnya dan dipelajari, Giuliani menyetujui pernyataan presiden kulit hitam pertama AS tersebut.

Namun, yang cukup mengejutkan adalah pernyataan Giuliani setelah mengatakan bahwa dirinya setuju dengan Obama. Giuliani menambahkan bahwa memang benar peristiwa tersebut adalah sebuah hal yang patut dipetik hikmahnya dan diambil sebagai pelajaran. "Inilah pelajaran yang seharusnya diambil: Diam, bungkam mulut anda!"

Giuliani juga menawarkan nasihat kepada Henry Louis Gates dan mengatakan bahwa ketika ada petugas dari kepolisian yang menghampirinya dan memberikan pertanyaan, dia tidak seharusnya bereaksi berlebihan dan malah menghina polisi.

Sebagai seorang mantan walikota New York, Rudy Giuliani sepenuhnya mendukung upaya dari kepolisian, hal tersebut berhubungan dengan peristiwa 11 September dan interaksi Giuliani dengan para petugas kepolisian serta anggota dinas pemadam kebakaran, Giuliani mempergunakan hal tersebut sebagai batu loncaran untuk mencoba peruntungan dan maju sebagai kandidat wakil presiden dari Partai Republik.

Dalam dekade 1970an, Rudy Giuliani adalah seorang pendukung Demokrat dan Independen, namun dia berubah haluan pada tahun 1980an dan mendukung partai Republik hingga sekarang. Giulliani bekerja di kantor jaksa di distrik selatan New York, pada akhirnya dia menjadi seorang jaksa. Giuliani pernah menangani sejumlah kasus kejahatan papan atas, termasuk kejahatan terorganisir dan kasus Wall Street.

Giuliani menjabat sebagai walikota New York dalam dua periode kepemimpinan, dia dianggap berhasil dalam meningkatkan taraf kehidupan di kota tersebut dan mengurangi angka kejahatan. Giuliani maju dalam pencalonan anggota Senat AS pada tahun 2000, namun kemudian mengundurkan diri karena didiagnosis menderita kanker prostat.

Pasca serangan tanggal 11 September 2001, Giuliani mendapatkan banyak sorotan, majalah Time menobatkan Giuliani sebagai Person of the Year. Giuliani juga mendapatkan gelar kebangsawanan dari ratu Elizabeth II pada tahun 2002.

Setelah pensiun sebagai walikota, Giuliani mendirikan lembaga konsultasi bisnis, Giuliani Partners, membuka Giuliani Capital Advisors (sebuah lembaga investasi perbankan yang kemudian dijual), dan menjalin kerjasama dalam bentuk Bracewell & Giuliani law firm. Giuliani maju sebagai kandidat presiden partai Republik dalam pemilihan presiden pada tahun 2008 yang akhirnya dimenangi Obama. (dn/dj) Dikutip oleh www.suaramedia.com

Click Video
{seyret player="on" id="962"}

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon