Rabu, 23 Mei 2012

Headlines:

Partai Ekstrimis Denmark Luncurkan Iklan Anti-Masjid

E-mail Cetak PDF
KOPENHAGEN (Berita SuaraMedia) – Partai Rakyat Denmark (Danish Peoples Party – DPP) yang beraliran ekstrim sayap-kanan dan merupakan sekutu utama pemerintah, pada hari Rabu 9 September meluncurkan sebuah kampanye iklan besar-besaran melawan pembangunan Masjid-Masjid di negaranya, lapor situs berita EuroNews.

"Politisi pemerintah kota Kopenhagen memutuskan untuk mendirikan sebuah Masjid besar di tengah kota," tulis partai itu dalam sebuah iklan satu halaman penuh yang dipublikasikan di beberapa harian.

"Di antara beberapa sumber lainnya, dana pembangunan akan berasal dari rezim Iran, namun tidak ada partai lain dalam pemerintahan lokal yang mengkhawatirkan hal itu."

Pada hari Selasa, 27 Agustus, dewan kota Kopenhagen setuju untuk mempersiapkan draft rencana lokal untuk sebuah Masjid di kawasan barat laut ibukota.

DPP adalah satu-satunya partai yang menentang pembangunan Masjid tersebut. Pelaksanaan pembangunan akan dilakukan melalui donasi pribadi dan diperkirakan akan menghabiskan dana antara 40 hingga 50 juta kroner (5.4 juta hingga 6.7 juta euro).

Kampanye iklan juga mengkritik rencana pembangunan Masjid lain di kawasan pinggiran selatan Amager, mengklaim bahwa proyek itu akan didanai oleh "diktator Arab Saudi".

DPP berjanji akan mengadakan sebuah referendum atas pembangunan Masjid-Masjid di negara Skandinavia itu.

Bermain politik, partai tersebut mengaitkan kampanye anti-Masjid dengan pemilihan pemerintah kota mendatang.

"Semakin banyak perwakilan dari DPP terpilih dalam pemilihan lokal pada tanggal 17 November mendatang, semakin besar perlawanan terhadap cengkeraman Islamis, juga di kota kalian."

Dalam pemilihan parlemen tahun 2007, DPP memperoleh 25 kursi dari 179 kursi yang tersedia dan menjadi partai terbesar ketiga di Denmark.

Meski tidak menjadi bagian dari kabinet, partai ini tetap menjalin kerjasama erat dengan partai-partai pemerintah dalam sebagian besar isu.

Walikota Kopenhagen untuk Kesehatan dan Perawatan, Mogens Lonborg, mengkritik kampanye anti-Masjid dan menuduhnya sebagai bagian dari upaya untuk merusak kebebasan beragama.

"Saya tidak peduli pada kampanye itu. Kita memiliki kebebasan di Denmark, dan jika kau mencoba untuk menghalangi kaum Muslim berkumpul di Masjid, saya pikir itu merusak kebebasan beragama," ujarnya kepada MetroXpress.

Denmark memiliki minoritas Muslim sebanyak 200.000 dari 5.4 juta total penduduknya.

Islam adalah agama terbesar kedua di negara tersebut setelah Gereja Protestan Lutheran yang dijalankan oleh negara.

Denmark telah memiliki hubungan yang menegangkan dengan dunia Muslim semenjak sebuah koran Denmark mempublikasikan kartun Nabi Muhammad pada tahun 2005 yang memicu kemarahan dan protes dari beberapa negara Muslim.

Klaus Bondam, walikota untuk teknologi dan lingkungan, juga berbicara menentang kampanye iklan anti-Masjid itu.

"DPP berpendapat bahwa mereka dapat mengumpulkan suara untuk menjalankan kampanye melawan Muslim di kota ini," ujarnya.

"Saya yakin sebagian besar orang di Kopenhagen, seperti hal saya, akan menggelengkan kepala dan mengabaikan iklan tersbeut, berdasarkan kebijakan mereka yang xenophobik (ketakutan akan sebuah kelompok masyarakat) dan ketakutan akan kebebasan beragama." (rin/iol) Dikutip oleh www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon