Sabtu, 04 September 2010

Headlines:

Poster Anti-Menara Masjid Jadi Masalah Nasional Swiss

E-mail Cetak PDF
JENEWA (Berita SuaraMedia) – Komisi Federal Melawan Rasisme pada hari Rabu, 7 Oktober, melarang sebuah poster rasis yang menjadi bagian dari kampanye menentang pembangunan menara Masjid di Swiss.

"Komisi berpendapat bahwa hal ini dapat mengancam kohesi sosial dan perdamaian publik," bunyi pernyataan dari Komisi.

Partai Rakyat Swiss (SVP) telah menyebarkan sebuah poster kampanye bergambar seorang wanita mengenakan burka dengan latar belakang bendera Swiss dan beberapa menara Masjid yang berdiri tegak.

"Berhenti! Ya untuk larangan terhadap menara Masjid," bunyi poster itu dalam bahasa Jerman dan Perancis, merujuk pada referendum tentang pembangunan menara Masjid di bulan November.

Komisi pemerintah menyatakan bahwa poster-poster itu menimbulkan prasangka, terlalu merendahkan, dan menggambarkan Islam dengan cara yang buruk.

Kota Basel dan Lausanne sebelumnya telah mendeskripsikan poster itu bersifat rasis dan melarangnya ditempel di tempat-tempat publik.

Salah satu grup media besar di Swiss, Ringier, telah menyatakan tidak akan mempublikasikan poster tersebut. Tages-Anzeiger dan Minuten Dailies juga tidak akan mempublikasikannya.

SVP telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tanda tangan untuk mendorong dilakukannya referendum atas isu menara Masjid setelah Senat menolak proposal larangan mereka.

Kampanye anti menara SVP telah menimbulkan protes keras, dengan pemerintah mengecamnya sebagai tindakan diskriminatif dan tidak konstitusional.

Parta Demokrat Bebas (FDP) yang berhaluan tengah-kanan juga menyerang ide tersebut, mengatakan bahwa ide itu hanya akan mengumpulkan ketakutan-ketakutan yang tak terlihat sebelumnya terhadap kaum Muslim di Swiss.

Para uskup Katolik Roma di negara itu juga mendesak para pemilih untuk menolak larangan terhadap pembangunan menara.

Amnesti International mengutuk keras larangan tersebut, memperingatkan adanya tujuan tersembunyi untuk mengeksploitasi ketakutan terhadap Muslim dan mendorong xenophobia demi kepentingan politik.

Komisi pemerintah mengatakan bahwa poster-poster itu mendorong ide bahwa minoritas Muslim di Swiss berbahaya. Poster itu juga mengirim pesan bahwa kaum Muslim berusaha mendominasi masyarakat Swiss, menindas para wanita, dan tidak menghormati hak-hak dasar.

"Ini sama saja dengan memfitnah populasi Muslim yang penuh damai."

Kampanye anti menara Masjid ini telah mengejutkan penduduk Muslim Swiss yang berjumlah sekitar 350.000 jiwa. Banyak dari mereka yang telah berkampanye selama bertahun-tahun agar keyakinan mereka lebih diakui.

Islam adalah agama terbesar kedua di negara itu setelah Kristen, namun kaum Muslim seringkali menjadi obyek kebencian.

Masjid-masjid di Swiss cenderung berasal dari bekas-bekas gudang atau pabrik.

Di ibukota Berne, Masjid terbesarnya berada di bekas lahan parkir bawah tanah.

Di seluruh negeri, hanya ada empat Masjid yang memiliki menara, tidak satu pun dari menara-menara itu yang digunakan untuk mengeraskan suara adzan. (rin/io) www.suaramedia.com

Altetik

Federer Tak Terhadang, Davdenko Tumbang
Kejutan lain terjadi saat unggulan ke-11 Marin C...More »

Berita Gadget Terkini

Sony Kembangkan Laptop 3D Canggih Dengan Kacamata Istimewa
"Teknologi frame sequential dengan cepat memutar...More »

Otomotif Terbaru

Veloce 1200, Motor Sporty Nan Gahar Dengan Jiwa Streetfighter
Veloce didukung oleh mesin canggih bertenaga bes...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon