Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Perluas Pengaruh Di Dunia Islam, China "Ralat" Konflik Uighur

E-mail Cetak PDF
KAIRO (Berita SuaraMedia) - Perdana Menteri China Wen Jiabao berupaya untuk meyakinkan dunia Islam tentang niat baik negaranya terhadap mereka di Kairo pada hari Sabtu, pada saat Beijing dikritik karena perlakuan mereka terhadap minoritas Muslim Xinjiang.

"Hubungan antara peradaban China dan peradaban Islam telah berlangsung lama," kata Wen dalam pidatonya yang disampaikan di markas dari 22 anggota Liga Arab yang berbasis di Kairo.

"China adalah negara multi-etnis dan multi-agama. Kebijakan dasar pemerintah China adalah untuk memastikan kesetaraan antara semua kelompok etnis dan mempercepat pembangunan ekonomi di semua daerah," katanya.

Pada bulan Juli, kekerasan meletus di wilayah Xinjiang yang melibatkan minoritas Muslim Uighur China melawan anggota kelompok Han yang dominan di daerah tersebut, menyebabkan 197 tewas dan lebih dari 1.600 terluka, menurut angka resmi.

Preman-preman Han kemudian mengamuk melawan Uighur dua hari kemudian, tapi yang pasti jumlah korban dari hari itu tidak pernah terungkap.

Ratusan orang ditahan ketika China bersumpah untuk melakukan tindakan keras pada mereka yang dinyatakan bersalah, dengan Presiden Hu Jintao dan para pemimpin teratas lainnya mengatakan mereka yang bertanggung jawab harus "dihukum berat".

Perlakuan China kepada Uighur menerima kecaman dari seluruh dunia dan AS menuduh China atas "represi ekspresi keyakinan keagamaan dan pandangan politik yang damai."

Tapi Wen bersikeras dalam sambutannya di Liga Arab bahwa Muslim China tidak didiskriminasikan.

"Di China, lebih dari 20 juta orang dari 10 kelompok etnis percaya dan memeluk agama Islam. Mereka semua anggota keluarga besar dari bangsa China," kata Wen.

"Keyakinan mereka, budaya dan cara hidup sepenuhnya dihormati."

Delegasi China menyampaikan pidato utama pada malam pertemuan puncak dengan para pemimpin Afrika di resor Laut Merah Sharm el-Sheikh sebagai tawaran Beijing untuk memperluas pengaruh diplomatik dan ekonomi di benua yang kaya sumber daya itu.

Wen, yang didampingi oleh delegasi tingkat tinggi yang terdiri dari pejabat dan pengusaha, bertemu dengan Presiden Mesir Hosni Mubarak dan Perdana Menteri Ahmed Nazif pada hari Sabtu  sebelum  mengawasi penandatanganan sejumlah kesepakatan ekonomi dan budaya antara kedua negara.

Perusahaan China telah mengalirkan investasi ke dalam minyak dan bahan mentah lainnya di Afrika untuk mendorong ekonomi negara yang berkembang pesat itu.

Pada saat terakhir KTT China - Afrika di Beijing pada tahun 2006, China menjanjikan bantuan besar dan  bersumpah untuk meningkatkan hubungan perdagangannya dengan benua tersebut.

Investasi langsung China di Afrika melonjak dari $ 491 juta pada tahun 2003 menjadi $ 7.8 milyar pada tahun 2008. Perdagangan antara kedua beua telah meningkat sepuluh kali lipat sejak awal dekade ini.

Beberapa kritikus Barat menuduh China memburuk represi dan pelanggaran hak asasi manusia di Afrika dengan mendukung negara-negara seperti Sudan dan Zimbabwe sebagai bagian dari upaya untuk memperoleh akses ke sumber daya alam yang vital. (iw/ab) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon