Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

"Qurban Untuk Mengabadian Amal" Menyerbu Dunia!

E-mail Cetak PDF
TURKI (Berita SuaraMedia) – IHH (Yayasan Bantuan Kemanusiaan) Turki telah memulai kampanye qurban dengan moto, "Qurban untuk mengabadikan amal."

IHH mengatakan dalam pernyataannya, "Kami akan mengirimkan sumbangan qurban ke 120 kawasan dan negara di seluruh dunia serta 50 provinsi di Turki bagi orang-orang yang membutuhkan."

Kelompok pemberi bantuan Turki telah mengadakan kampanye qurban selama 18 tahun. IHH melakukan penyembelihan hewan qurban di kawasan-kawasan yang terkena perang, konflik, bencana alam, kelaparan, kekeringan, dan negara-negara dengan minoritas Muslim di seluruh dunia.

Yayasan itu menentukan biaya qurban sebesar 250 lira Turki.

IHH mengatakan bahwa prioritasnya dalam kampanye Qurban adalah kamp-kamp pengungsi, korban perang dan bencana alam, anak-anak yatim piatu, keluarga asuh, orang-orang tua, para janda, wilayah-wilayah miskin di suatu masyarakat, sekolah, madrasah, dan rumah sakit.

Ketua IHH, Bulent Yildrim mengatakan bahwa qurban mempererat rasa persaudaraan, berbagi, dan solidaritas antar sesama Muslim.

Yildrim menggarisbawahi bahwa yayasannya juga menyembelih qurban di negara-negara dengan minoritas Muslim untuk menghidupkan antusiasme Idul Adha di kawasan tersebut.

Yildrim mengatakan bahwa di negara-negara yang mereka kunjungi untuk kegiatan qurban, dapat mereka lihat dari dekat penderitaan kaum Muslim dan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan itu mereka memulai berbagai proyek.

Ia menambahkan, "Mulai dari Timur Tengah hingga Afrika, Balkan hingga Timur Jauh, Asia Tengah hingga Amerika Latin di 120 negara dan kawasan, 50 provinsi Turki, kami membagi sumbangan qurban agar wajah-wajah para yatim piatu dan orang tua itu dapat tersenyum."

IHH telah memobilisasi untuk menjangkau sebagian besar komunitas Muslim di seluruh dunia saat Idul Adha. Tahun ini, yayasan tersebut akan melakukan kegiatan Qurban di 47 provinsi Turki dan 110 negara dan kawasan.

Setelah Bosnia Herzegovina mendeklarasikan kemerdekaannya, meletus perang antara Bosnia dan Serbia di bulan Mei tahun 1992 yang menyebar dengan sangat cepat ke seluruh penjuru negeri. Serbia melakukan pembersihan etnis di negara tersebut. Banyak orang, muda maupun tua, yang dibunuh dan banyak artifak budaya dan bersejarah yang dihancurkan.

Tragedi Bosnia adalah genosida terbesar yang pernah dilakukan pasca Perang Dunia II. Dunia masih membisu atas perang tersebut. Namun, Turki sangat prihatin dan terpengaruh dengan tragedi itu.

Sekelompok orang-orang yang peduli, yang tidak mempertahankan sikap tidak sensitif terhadap perang tersebut, berkumpul dan mulai bekerja secara individual.

Mereka memperpanjang upaya mereka hingga akhir perang untuk menyingkirkan penderitaan akibat perang dan menjadi sumber harapan bagi orang-orang yang tak berdaya.

Ketika perang terjadi di Chechnya, sekelompok orang yang membantu di Bosnia melanjutkan upaya mereka ke Chechnya dan mendirikan Yayasan Bantuan Kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia (IHH). Tujuan utamanya adalah memberikan bantuan kemanusiaan bagi semua orang dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah pelanggaran terhadap kebebasan dan hak-hak dasar mereka. (rin/wb/ihh) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon