"Banyak Muslim di sini yang merasa resah," ujar Imam Mohamed Majid dari Masyarakat Muslim Seluruh Area Dulles (ADAMS), Virginia, kepada IslamOnline.net.
McDonnell, yang memenangkan pemilihan gubernur Virginia awal bulan ini, menerima sumbangan sebesar USD 25.000 dari Robertson.
Evangelis kontroversial ini menghadiri pesta kemenangan malam pemilu McDonnell, menunjukkan bahwa mereka memiliki pemikiran yang sama.
Setelah pemilihan, Robertson melontarkan komentar anti-Islam terbarunya, menggambarkan keyakinan kaum Muslim tak lebih dari sebuah sistem politik penuh kekerasan dan bukan agama.
Ia menyarankan agar Muslim AS, yang jumlahnya diperkirakan mencapai delapan juta, diperlakukan sebagai anggota kelompok fasis atau komunis.
"Ini adalah pidato kebencian," ujar Imam Majid.
"Ini bukan pertama kalinya Robertson membuat komentar konyol seperti itu tapi yang baru adalah bahwa Robertson memiliki hubungan dekat dengan McDonnell, gubernur terpilih kami."
Imam Mahdi Bray, Direktur Eksekutif Yayasan Kebebasan Masyarakat Muslim AS, juga merasa gelisah.
"Ini bukan hal baru dari Robertson, ia selalu mengatakan kebencian tentang Islam dan Muslim," ujarnya.
"Tapi saya merasa khawatir bahwa gubernur telah menerima uang dari seseorang yang terkenal dengan pidato Islamphobianya."
Robertson, pendiri Koalisi Kristen dan kandidat presiden tahun 1988, telah menyebut Islam sebagai agama para budak dan menggambarkan kaum Muslim sebagai setan dan lebih buruk dari NAZI. Ia juga mengatakan bahwa Al Quran penuh dengan kebohongan.
Robertson meyakini bahwa orang AS yang memeluk Islam adalah orang tak waras dan menyarankan untuk menentang penunjukan warga Muslim untuk jabatan dalam pemerintahan.
Kaum Muslim mendesak McDonnell menjauhkan diri dari evangelis kontroversial itu dan komentar-komentar anti-Islamnya.
"Selama kampanye, McDonnell telah merangkul kaum Muslim. Sekarang kami ingin ia memegang janjinya sebagai gubernur Virginia," ujar Imam Majid.
"Kami ingin ia mengatasi keresahan kaum Muslim dan secara terbuka membantah komentar-komentar Robertson."
Ibrahim Hooper, direktur komunikasi di Dewan Hubungan Amerika Islam (CAIR), juga mendesak McDonnell untuk mengambil langkah tegas.
"Sangat sederhana, ia harus mengembalikan uang sumbangan Robertson, membantah komentar-komentarnya dan meminta maaf kepada seluruh warga Muslim Virginia," ujarnya.
"Tidak ada seorang pejabat terpilih pun yang seharusnya dekat dengan seseorang yang mengeluarkan komentar-komentar penuh kebencian seperti itu."
Bray mengatakan bahwa Muslim Virginia harus memiliki sebuah peran untuk dimainkan.
"Terdapat sekitar 48.000 pemilih Muslim di Virginia, dan kaum Muslim telah aktif secara politik dan sipil di sini," ujarnya.
"Muslim Virginia harus bertindak untuk menjaga gubernurnya tetap berada di jalur yang benar dan membuatnya menjauhkan diri dari para pembenci." (rin/io) www.suaramedia.com














