Lima belas kendaraan akan mulai menjemput para jamaah di Mtwapa (Kilifi), Coast Bus Changamwe, Likoni Nakumatt (Kilindini), Bamburi dan KFA Mwembe Tayari (Mombasa) sejak pukul 6.30 pagi dan beroperasi hingga tengah malam selama hari raya itu.
"Ke-15 matatu itu akan ditempeli stiker dengan anggota komite pengorganisir di dalamnya mengawasi kelancaran transportasi para jamaah ke stadion," ujar Salim Mbarak, sekretaris jenderal cabang Asosiasi.
Idul Adha merayakan suatu peristiwa di mana Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih Ismail, putra tunggalnya.
Namun, seekor kambing diberikan oleh Malaikat Jibril, atas perintah dari Tuhan, untuk menggantikan Ismail, karena instruksinya hanyalah untuk menguji iman Nabi Ibrahim.
Beberapa akademisi dan pemimpin Muslim kemarin menemui perbedaan dalam memutuskan penentuan hari raya pada hari Jumat, mereka cenderung memilih hari Sabtu.
Ketua Kadhi, Sheikh Hammad Kassim, mengatakan bahwa ia telah memutuskan untuk memilih hari Jumat setelah berkonsultasi dengan sejumlah ulama Muslim dari berbagai organisasi termasuk dari Tanzania, Zanzibar, dan Uganda.
Namun, ketua komite penampakan bulan, Sheikh Haji Mussa Sodha, dan wakilnya, Sheikh Khatwab Khalifa mengatakan bahwa sholat Id harus digelar pada hari Sabtu karena itu akan menjadi hari ke-10 bulan Dzulhijah.
"Semua ketua Kadhi dan akademisi Muslim di masa lalu selalu merayakan Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijah karena mereka semua mengikuti penampakan bulan kami," ujar Sheikh Khalfa.
Ketua Dewan Agung Muslim Kenya, Muhdhar Khitamy, mengatakan bahwa kaum Muslim tidak harus mengikuti Arab Saudi.
"Kita harus mendasarkan pada penampakan bulan di negara kita sendiri dan di Afrika Timur, karena itu tanggal 10 Dzulhijah akan jatuh pada hari Sabtu," ujarnya.
Sholat Idul Adha akan diadakan di stadion pada hari Jumat pukul 7.30 pagi dan akan diimami oleh ketua Kadhi, Sheikh Hammad Kassim.
Mombasa adalah kota terbesar kedua di Kenya. Penduduk kota ini didominasi oleh Muslim Mijikenda atau orang-orang Swahili. Selama berabad-abad, banyak kaum imigran dan pedagang yang menetap di Mombasa, terutama dari Iran, Timur Tengah, Somalia, dan sub-benua India, yang datang terutama sebagai pedagang dan perajin. Bahkan setelah empat atau lima generasi, keturunan mereka masih terus berkontribusi bagi perekonomian Mombasa dan Kenya secara keseluruhan hari ini. (rin/nt/wp) www.suaramedia.com- Penuhi Janji Obama, AS Gelar Konferensi Pengusaha Muslim Dunia
- Pertama Kalinya, Muslim Raih Posisi Parlemen South Wales
- Nenek Berangkat Haji, Obama Sebarkan Pesan Idul Adha
- Guyuran Hujan Deras Mekkah Tak Lunturkan Iman Jamaah Haji
- Tunaikan Ibadah Haji, Muslim AS Jadi Obyek Riset Kesehatan














