Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Beredarnya Produk "Halal" Cemaskan Muslim Eropa

E-mail Cetak PDF
AMSTERDAM (Berita SuaraMedia) – Terjadi perdebatan panas di kalangan Muslim mengenai apakah daging yang dijual halal benar-benar halal.

Badan Inspeksi Umum (Algemene Inspectiedienst - AID) dari Kementerian Pertanian Belanda kini terlibat dalam perdebatan tersebut. AID menyelidiki penipuan dengan sertifikat halal. Bulan lalu, AID merazia Fasen Meat Trading, penjual daging dari Breda. Menggunakan dokumen palsu, perusahaan itu menjual beberapa ribu ton daging yang dilabeli sebagai daging halal bagi kaum Muslim di Perancis.

"Sebagian besar pasar halal Eropa berada di tangan para penipu," ujar Ben Ali-Salah, direktur Halal Correct di Leiden, yang mengeluarkan sertifikat halal. Ia mengatakan bahwa dokumen dari biro sertifikasinya telah dipalsu dalam jumlah banyak untuk produk-produk daging yang tidak layak mendapat label halal.

Meskipun istilah halal telah menjadi sesuatu yang lazim, namun masih belum dilindungi secara hukum. Untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat – menurut CBS terdapat 850.000 Muslim di Belanda – semakin banyak para penjual daging dan  supermarket yang berpura-pura bahwa semua produk mereka halal. Menurut Ali Salah, sebagian besar dari mereka tidak dapat membuktikannya.

Diklaim juga dalam berbagai forum internet bahwa banyak restoran yang menyikapi peraturan itu dengan longgar. Kentucky Fried Chicken (KFC) dituduh menjual daging yang label halalnya palsu. Iyad Aljendi, manajer badan sertifikasi Halal Quality Control di the Hague, mengatakan bahwa jaringan restoran cepat saji itu menyesatkan para pelanggan Muslim. Ia mengatakan bahwa KFC menggunakan sertifikat yang hanya menyatakan bahwa sebuah rumah jagal dapat memproduksi daging halal, namun tidak menunjukkan bahwa daging itu juga disembelih dengan halal.

Sebuah tur Volkskrant ke empat cabang KFC memperlihatkan atas permintaan para klien bahwa mereka memang hanya menunjukkan sertifikat yang pertama.

Masalahnya adalah terlalu banyaknya sertifikat halal. Karena ini adalah bisnis yang menguntungkan, banyak badan sertifikasi yang didirikan. Ali Salah menyebutkan peningkatan sertifikasi yang tak terkontrol, yang menurutnya sebagian besar tidak masuk kualifikasi. Kementerian Pertahanan sementara itu telah memulai sebuah investigasi untuk memastikan para tentara Muslim mendapatkan makanan halal yang sebenarnya, ujar imam militer Ali Eddaoudi. Ia mengatakan bahwa seringkali kaum Muslim yang dengan buta mempercayai sertifikat-sertfikat itu dimanfaatkan oleh mereka.

Sementara itu, Albert Heijn, sebuah rantai supermaret Belanda yang cukup besar, mulai menawarkan makanan halal, mengikuti jejak dua jaringan Belanda lainnya yang telah lebih dulu menawarkan produk halal kepada para pelanggan.

Daging halal akan tersedia di 45 toko Albert Heijn. Daging itu berasal dari pemasok yang memiliki sertifikat halal. Toko-toko Albert Heijn menawarkan 27 produk halal yang disimpan di lemari pendingin terpisah dan dibungkus khusus dengan diberi label.

Albert Heijn mengatakan bahwa mereka bisa menelusuri setiap daging yang mereka jual sehingga para pelanggan dapat yakin bahwa daging tersebut 100% halal dan segar. (rin/ie) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon