Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Kunjungi Luton, Bangsawan Muslim Dihujani Telur

E-mail Cetak PDF
LONDON (Berita SuaraMedia) – Bangsawan konservatif Barones Warsi dari Dewsbury, yang dijuluki wanita Muslim paling berpengaruh di Inggris, dilempari telur dalam sebuah kunjungannya ke Luton.

Barones Warsi ikut serta berkeliling di area dominan Muslim, Bury Park, di Luton ketika ia dikonfrontir oleh sekelompok pemrotes.

Para pemrotes pria menuduhnya tidak menjadi seorang Muslim yang baik dan mendukung kematian kaum Muslim di Afghanistan.

Barones Warsi, yang terkena lemparan satu telur, berdebat dengan pria-pria itu.

Menteri bayangan untuk kohesi komunitas dan aksi sosial itu kemudian dibawa ke sebuah toko terdekat.

Barones mengatakan pada BBC bahwa para pria pemrotes itu adalah "orang-orang bodoh yang tidak mewakili mayoritas Inggris."

Ia mengatakan bahwa para pemrotes semacam itu membawa nama buruk bagi Inggris.

"Saya melawan kelompok itu dan mengatakan bahwa saya menantang sudut pandang mereka," ujarnya.

"Mereka hanya tidak siap  untuk mendengarkan. Mereka berteriak. Saya katakan jika kalian menginginkan perdebatan ini, maka dengarkan saya."

Ia kemudian meneruskan jalan-jalannya dengan kawalan polisi.

Salah satu pemrotes Barones Warsi mengatakan pada BBC bahwa mereka menentang apa pun yang ia bela.

Ia mengatakan, "Ia bukan seorang Muslim yang taat. Jelas hanya dengan melihatnya bahwa ia tidak mewakili kaum Muslim."

Barones Warsi disebut sebagai salah satu wanita paling berpengaruh dalam Daftar Kekuasaan yang dipilih oleh panel pimpinan Trevor Philips, ketua Komisi HAM dan Kesetaraan.

Penghargaan itu dibuat untuk merayakan performa bagus di bidang bisnis, seni, media, sukarela, dan sektor-sektor publik.

Barones Sayeeda Warsi, yang kini menjadi menteri bayangan untuk kohesi komunitas, adalah Muslim pertama yang mencapai posisi setinggi itu dalam perpolitikan Inggris.

Meskipun tidak terlalu dikenal luas oleh publik, ia memiliki profil tinggi di kalangan Partai Konservatif pimpinan David Cameron.

Menjabat sebagai penasihat khusus untuk hubungan komunitas dalam kepemimpinan Michael Howard yang sebelumnya, Warsi menjadi wakil ketua partai sejak tahun 2005.

Di tahun 2004, ia meninggalkan profesinya sebagai pengacara – beserta gaji per tahun sebesar 130.000 pound – untuk mencalonkan diri sebagai anggota parlemen di kota asalnya, Dewsbury, West Yorkshire.

Ia kalah dari Shahid Malik (Partai Buruh) namun memperoleh kesempatan untuk masuk ke dalam kabinet bayangan.

Warsi fasih berbahasa Punjabi, Urdu, dan Gujarat. Kekagumannya terhadap prinsip-prinsip Partai Konservatif terinspirasi oleh ayahnya, yang berjuang dari buruh pabrik menjadi seorang pemilik pabrik kasur dengan pendapatan dua juta pound per tahun.

Warsi selalu terang-terang dalam mengemukakan pandangannya. Ia telah mengkritik sekolah negeri yang dianggapnya menawarkan sebuah kurikulum yang terlalu benar secara politik. Ia juga menentang sedikitnya kuota bagi kaum wanita dalam daftar kandidat parlemen Tory.

Selama karirnya, wanita berusia 36 tahun ini telah bekerjasama dengan Kementerian Hukum Pakistan dalam sebuah proyek untuk memberantas kawin paksa.

Alumni Universitas Leeds, Warsi menggambarkan dirinya sebagai "ibu pekerja urban dengan akar kelas pekerja" dan mengatakan bahwa Tory memiliki sebuah komitmen nyata untuk terlibat dengan rakyat jelata. (rin/bbc) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon