Di antara 10 negara dan kawasan yang direkomendasikan kepada para pembaca adalah Pakistan, Uzbekistan, Kashmir serta beberapa bagian dari Timur Tengah yang tidak banyak dikunjungi dan lebih berkonflik. Bahkan Irak dan Afghanistan pun masuk dalam daftar.
Diplomat Inggris memperingatkan agar tidak bepergian ke Pakistan di mana terjadi serangan bom dalam minggu ini yang menewaskan lebih dari 130 orang. Pakistan juga digambarkan sebagai ancaman tinggi.
Di Uzbekistan, rumah bagi Bukhara, salah satu kota paling suci di Asia tengah, terdapat bahaya ladang ranjau yang belum meledak dan para pengunjung didorong untuk bersikap waspada di tempat-tempat umum.
Yaman Utara mendapat ancaman besar dari pria-pria bersenjata. Peringatan yang sama juga berlaku di Kashmir – di mana terdapat konflik tingkat tinggi dan bahaya serangan granat. Begitu juga dengan Syria dan Oman.
Meski demikian, menurut Tom Hall dari Lonely Planet, fitur spesial tentang Islam jauh dari sikap tak bertanggung jawab dengan meningkatnya ketertarikan terhadap dunia Muslim, yang sebagian ia akui, akbat berita-berita yang menyebar dari kawasan tersebut. "Menggarisbawahi keuntungan positif dari destinasi Islam sesuai dengan perjalanan bertanggung jawab yang dilakukan orang-orang yaitu melakukan penelitian sebelum mereka pergi," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa Irak, yang disebutkan secara khusus untuk kota Karbala-nya dan di mana para turis dapat menemukan makam cucu Nabi Muhammad, telah berada di dalam daftar sejak invasi AS tahun 2003, sementara Pakistan telah menjadi "kuda hitam" selama beberapa waktu dan sejumlah area yang masih terlalu berbahaya untuk dimasuki.
Namun, ia mengatakan bahwa Islam memberikan beragam pengalaman liburan yang berbeda-beda, mulai dari kota di Maroko hingga perjalanan panjang menyaksikan budaya-budaya yang luar biasa di Afrika Barat, Indonesia, dan lainnya. Bagaimanapun, ia yakin pada para pembacanya. "Orang yang ingin pergi ke Pakistan telah sadar akan resiko bepergian ke tempat-tempat yang berbahaya dan menyusun rencana yang sesuai."
Bersama dengan rekomendasi-rekomendasi konvensional seperti Taj Mahal di India dan penari perut di Istanbul adalah sejumlah destinasi yang kurang begitu dikenal.
Misalnya, Lembah Hunza di pedalaman Pakistan, di mana bunga sakura dan aprikot tumbuh di sepanjang jalan Karakorum, atau pasar-pasar di ruang terbuka di Aleppo, Mutrah, dan Sana.
Hall menambahkan, "Arab Saudi memiliki beberapa lokasi menyelam terbaik di dunia dan situs arkeologis terindah yang belum dikunjungi oleh orang-orang. Ada banyak kesalahpahaman mengenai dunia Islam dan orang-orang yang tinggal di sana. (rin/id) www.suaramedia.com
- Kepolisian Victoria Mulai Jangkau Komunitas Muslim
- Memudarnya Citra Negatif Muslim Dalam Industri Hollywood
- Muslim Clitheroe Akhiri Penantian Panjang Proyek Gereja
- Permintaan Panggilan Adzan Di Masjid Eropa Kian Meningkat
- Papan Reklame Raksasa Menjawab Teka-Teki Islam














