Dengan kebanyakan agama besar, kita akan menerima saran dari Google ketika mengetik sebuah pencarian seperti "contoh adalah". Jika kita mengetik "Kristen adalah", atau "Yahudi adalah" maka kita akan menerima saran-saran (yang beberapa di antaranya terkesan kontroversial), namun ketika kita mengetik "Islam adalah" (Islam is), kita tidak akan mendapatkan saran apa pun.
Memang ada agama-agama lain yang juga tidak disediakan saran oleh Google, namun semua agama besar selain Islam ada.
Fenomena ini tentu mengherankan. Wilhelm sendiri mengatakan, "Tampaknya Google secara sistematis memblokir semua saran pencarian untuk Islam. Mengapa? Untuk menghapus kemungkinan para penganut agama tersebut merasa tersinggung oleh mungkin sebuah saran pencarian yang kontroversial? Mengapa tidak memperlakukan semua terminologi pencarian dengan sama?"
Ia berpendapat bahwa, "A: Google mengalami kerusakan parah dan ini adalah buktinya, atau B: Mereka tampaknya mengubah hasil saran pencarian."
Danny Sullivan, salah satu orang paling berpengaruh dalam industri pencarian, mengatakan, "Google mengalami kerusakan parah. Itulah perkiraan saya. Dan mereka tidak menjelaskan dengan baik mengapa hal seperti ini terjadi, itu lebih mudah untuk dipercaya. B, mereka mengubah saran-saran pencarian."
Ia menunjukkan sesuatu yang ia tulis tentang Google Sugest dan Climegate, "Banyak orang yang yakin bahwa Google gagal memberikan saran untuk dua hal itu," ujar Sullivan. "Google bersikukuh bahwa mereka tidak melakukannya. Saya masih percaya mereka tidak melakukannya. Saya juga dapat mengatakannya berdasarkan pengalaman saya meliput Google selama bertahun-tahun bahwa hal semacam ini lebih besar kemungkinannya karena kerusakan daripada karena kesengajaan."
Sebuah pencarian tentang Islam memberikan sekitar 3.140.000 hasil.
Sementara itu, Sebuah mesin pencari baru diumumkan baru baru ini. Yang menarik, mesin pencari ini diperuntukkan khusus untuk kaum Muslim
Menurut situs tersebut, mesin pencari ini menggunakan database dan mengacu pada mesin pencari Google, namun memiliki perbedaan pada kemampuannya untuk memilah kata kunci yang berhubungan dengan Islam.
Hal itu tercantum dalam bagian "About Us", yang menyatakan bahwa mesin pencari tersebut dirancang berdasarkan struktur Google dan siapapun dapat merancang halaman yang serupa. Beberapa istilah tidak dapat menunjukkan hasil sama sekali, sementara dalam halaman hasil pencarian, hasil yang berhubungan dengan Islam ditampilkan pada posisi teratas. "Penelusuran terbaik untuk Islam", pernyataan tersebut tertulis pada halaman utama situs tersebut, yang menggunakan warna hijau, banyak dikenal sebagai warna yang digunakan oleh Islam.
"Mesin pencari ini menyediakan sarana untuk memilah hasil hasil yang tidak diinginkan", situs tersebut menyatakan. Sebagai sebuah contoh, pencarian pada kata kunci alkohol akan menampilkan hal-hal yang berhubungan dengan alkohol menurut Islam pada urutan teratas. Sementara itu, istilah-istilah seperti pornografi, atau dalam bahasa Turki porno, dan istilah seks tidak dapat dicari dengan menggunakan mesin pencari ini. Namun, seks yang merupakan bahasa Turki dari sex masih dapat ditampilkan. (rin/wp/nw/sm) www.suaramedia.com
- Uskup Ceko: Muslim Eropa Miliki Senjata Spiritual
- Muslim Desak Penyelidikan Larangan Cadar Kampus AS
- Muslim Aberdeen Ulurkan Tangan Untuk Penderita Learning Disorder
- Diskusi Online Perancis Berubah Jadi Ajang Caci Maki Muslim
- Sudan Hujat Film Baru Warisan Anti-Islam Denmark














