Jumat, 03 September 2010

Headlines:

Muslim AS: Tragedi Natal Bukan Atas Nama Islam!

E-mail Cetak PDF

WASHINGTON (Berita SuaraMedia) - Ketika seorang pemuda asal Nigeria yang dituding menjalankan upaya peledakan pesawat Detroit memasukkan pembelaan perdana di pengadilan AS, komunitas Muslim AS berbondong-bondong menggelar aksi pengecaman terhadap aksi terorisme, The Detroit News melaporkan pada Sabtu, 9 Januari 2010.

"Kami takkan membiarkan para teroris ini membajak agama kami," Majed Amoughni, Muslim asal Libanon yang pindah ke Detroit, mengatakan.

"Saat ini kami tengah berusaha memulihkan nama Islam dari tragedi 11 September, selama 9 tahun. Dan kejadian ini kembali memukul kami yang terjadi di komunitas Muslim terbesar di Amerika Utara."

Kerumunan Muslim Amerika, Arab, serta Nigeria menggelar pawai di tengah dinginnya cuaca di depan pengadilan federal untuk menyampaikan penentangan mereka terhadap terorisme.

Sambil mengibarkan bendera AS, mereka juga membawa papan-papan dengan slogan "Islam menentang terorisme", "Bukan Atas Nama Islam", dan "Bukan Atas Nama Kami".

Pawai tersebut merupakan tanggapan atas usaha Umar Farouk Abdulmutallab yang mengajukan pembelaan tak bersalah yang diajukannya pada Jumat (08/01) silam.

"Saat ini klien kami tengah mengajukan pembelaan tak bersalah," ujar sang pengacara, Miriam Siefer.

Dengan borgol yang mengekang kedua tangannya, Abdulmutallab berbicara dengan pelan mengenai nama serta pelafalannya di depan hakim.

Abdulmutallab menghadapi enam tudingan, termasuk upaya pembunuhan 290 orang di sebuah pesawat AS pada Hari Natal tahun lalu dan penggunaan senjata pemusnah masal.

Dia akan mendapatkan hukuman penjara seumur hidup jika terbukti bersalah.

Mengenakan kaos putih, celana panjang serta sepatu tenis, kehadiran perdana Abdulmutallab di pengadilan memakan waktu kurang dari tiga menit.

"Apakah Anda mengerti jika dakwaan tersebut akan disertakan dalam dakwaan?" tanya Hakim Mark Randon kepada pemuda Nigeria tersebut.

"Saya mengerti," jawabya dengan lirih.

Komunitas Nigeria-Amerika juga menggelar aksi serupa menentang aksi teror tersebut.

"Saya berdiri disini berusaha memberitahu dunia bahwa Nigeria tidak mendukung terorisme," kata Remigius Obi dari Ann Arbor.

Meneriakkan slogan-slogan anti-terorisme, anggota pawai tersebut membawa papan bertuliskan "Nigeria mengutuk terorisme. Nigeria tidak mengakui Umar Farouk Abdulmutallab. Nigeria menyampaikan permintaan maaf kepada Amerika dan dunia."

"Terorisme bukan sebagian dari kebudayaan Nigeria. Kami mencintai Amerika. Kami mencintai kehidupan," tambah Obi.

Setelah aksi teror tersebut, AS memperkuat keamanan bandara mereka, terutama terhadap penumpang dari beberapa negara Muslim, termasuk Nigeria.

Para penumpang dengan paspor yang bertanda negara-negara tersebut akan mendapatkan pemeriksaan lebih ketat, bahkan harus "diasingkan" ke ruangan lain.

Barang bawaan serta pakaian mereka akan digeledah untuk mencari adanya bahan peledak, dan diharuskan melewati pemindai tubuh yang dianggap kontroversi.

"Nigeria menentang terorisme," teriak Ogunyinka Ogunleye, 59, asal Detroit.

"Tuhan memberkati Amerika…Kami siap melawan siapa saja yang mendukung terorisme," katanya kepada harian The Detroit Free Press.

Selain pawai tersebut, para pemuka Islam AS juga menggelar konferensi pers untuk menentang terorisme yang mengatasnamakan agama Islam.

"Komunitas Muslim sangat menyayangkan insiden yang terjadi di Hari Natal, dimana pemuda ini telah membenarkan terorisme dengan mengatasnamakan agama kami," ujar Viktor Begg, Presiden Dewan Organisasi Islam Michigan.

Dawud Walid, Asisten Imam Masjid Wali Muhammad di Detroit dan Kepala CAIR cabang Michigan, juga mengecam aksi memalukan tersebut.

"Kami memiliki catatan yang panjang dalam berbicara menentang terorisme," kata Walid, yang juga turut terlibat dalam pawai tersebut. (al/io) www.suaramedia.com

Altetik

Federer Tak Terhadang, Davdenko Tumbang
Kejutan lain terjadi saat unggulan ke-11 Marin C...More »

Berita Gadget Terkini

Sony Kembangkan Laptop 3D Canggih Dengan Kacamata Istimewa
"Teknologi frame sequential dengan cepat memutar...More »

Otomotif Terbaru

Veloce 1200, Motor Sporty Nan Gahar Dengan Jiwa Streetfighter
Veloce didukung oleh mesin canggih bertenaga bes...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon