Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Terbukanya Pintu Masjid Luruskan Kesalahpahaman Spanyol

E-mail Cetak PDF

MADRID (Berita SuaraMedia) – Kaum Muslim di Spanyol membuka Masjid dan Islamic Center di seluruh penjuru negeri  bagi non-Muslim untuk membangun jembatan dengan masyarakat mainstream dan meluruskan kesalahpahaman tentang agama mereka.

"Cultural Open Day adalah jendela paling penting bagi banyak Masjid dan Islamic Center untuk berkomunikasi dengan masyarakat mainstream," ujar Dr. Alaa Said, ketua Persatuan Imam dan Penceramah Islam di Spanyol (IUIPS), kepada IslamOnline.net.

Sejumlah Masjid dan Islamic Center menyelenggarakan Open Day untuk mendidik publik Spanyol tentang budaya dan tradisi kaum Muslim.

Di hari itu, dilakukan sejumlah diskusi tentang posisi Islam terhadap berbagai isu seperti koeksistensi dan pluralisme. Terdapat pula pameran pakaian dan makanan tradisional kaum Muslim serta aktivitas seni.

Kaum Muslim juga melaksanakan sholat berjamaah di luar ruangan untuk sedikit memperlihatkan ritual ibadah mereka kepada non-Muslim.

"Kegiatan ini telah mendapat respon yang positif dari publik," ujar Dr. Said.

Di luar sebuah Masjid di provinsi Catalonia, sekelompok orang Spanyol yang penasaran berdiri melihat muadzin mengumandangkan adzan.

"Hampir setiap Masjid di seluruh penjuru negeri telah atau akan menyelenggarakan Cultural Open Day untuk masyarakat," ujar Daw Al Treki, bagian media di Liga Islam untuk Dialog dan Koensistensi.

Spanyol memiliki minoritas Muslim berjumlah 800.000 orang dari total penduduk 40 juta jiwa.

Negara Eropa bagian selatan ini telah Islam melalui undang-undang kebebasan beragama yang dikeluarkan bulan Juli tahun 1967.

Open Day membantu meningkatkan dialog dan koeksistensi antara kaum Muslim dan non-Muslim di negara tersebut.

"Bertemu dengan non-Muslim dalam even-even seperti ini membantu memperkuat koeksistensi," ujar Dr. Said.

"Ini akan menimbulkan rasa saling menghormati dan menghilangkan ketakutan dari Islam dan kaum Muslim."

Pemimpin Muslim ini mengatakan bahwa Open Day telah membantu mengubah sudut pandang banyak orang Spanyol terhadap kaum Muslim.

"Kami merasakan perubahan besar dalam sudut pandang banyak warga Spanyol yang telah menghadiri acara ini."

Said mengutip pernyataan dari penasihat budaya di kota Suria, provinsi Catalonia, setelah menghadiri acara itu.

"Warga Spanyol dan kalian adalah orang yang baik, namun masalahnya adalah kita tidak cukup saling mengenal," ujar Said mengutip sang penasihat.

"Jika kita saling mengenal lebih baik, saya rasa tidak akan ada masalah di antara kita."

Treki membagi pendapatnya.

"Kami ingin keluar dari Masjid ke jalan untuk berkomunikasi dengan publik melalui acara budaya ini," ujarnya.

"Dengan mengundang mereka untuk mengunjungi Masjid dan institusi kami, rasa takut dan khawatir terhadap kaum Muslim akan hilang." (rin/io) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon