Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Video Ungkap Kekerasan Terhadap Polisi Oleh Gang Anti-Islam

E-mail Cetak PDF

STOKE-ON-TRENT (Berita SuaraMedia) - Polisi Inggris berharap dalam pencarian mereka untuk sekelompok ekstrimis sayap-kanan yang menghajar seorang petugas polisi pada protes anti-imigrasi di Stoke-on-Trent setelah seseorang memuat video amatir dari insiden itu di situs YouTube.

"English Defense League" (EDL), yang mengklaim untuk membela Inggris dari ekstremis Muslim, sebagian besar dianggap sebagai pengacau yang rasis dan tidak terorganisir, yang saat ini tidak efektif tapi justru berpotensi berbahaya. Gerakan ini lahir Maret 2009 ketika tentara yang pulang dari perang disambut dengan  upacara di Luton yang kemudian acara tersebut dikacaukan dengan datangnya sekelompok Muslim anti-perang yang memberi label pasukan Inggris di Afghanistan sebagai  "jagal dari Basra" (mereka kemudian dijatuhi hukuman untuk pelanggaran gangguan publik).

Sejak saat itu EDL telah melancarkan beberapa protes terhadap apa yang mereka katakan sebagai teroris. Namun sampai saat ini, protes di Stoke-on-Trent (sebuah kota di West Midlands) adalah yang paling kejam  mengakibatkan luka-luka empat aparat dan penangkapan dari 17 yang diperkirakan sebagai  anggota EDL. Video ini menunjukkan serangan terhadap satu perwira setelah ia dihajar hingga terjatuh ke tanah. Polisi mengatakan bahwa mereka sekarang mencari untuk mengidentifikasi para penyerang dalam rekaman dan orang yang membantu petugas dari serangan lebih lanjut.

Sekitar 1.500 pendukung EDL berpartisipasi pada reli yang diadakan di Hanley pada hari Sabtu untuk memprotes aksi ekstremisme Islam, kata pihak kepolisian.

Sekitar 300 anggota dari grup Unite Against Facism berkumpul di sisi lain pusat Hanley.

Inspektur Dave Mellor dari Kepolisian Staffordshire mengatakan lebih dari 600 petugas telah dikerahkan ke reli dan kekacauan telah menjadi "sporadis".

Satu petugas membutuhkan perawatan rumah sakit untuk cedera lengan, yang lainnya memerlukan pemeriksaan cedera wajah oleh dokter. Tak satu pun dari mereka diminta untuk tinggal di rumah sakit semalam. Kedua perwira lainnya yang terluka dengan segera kembali ke tugas.

Selama protes di depan The Reginald Mitchell pub di pusat kota Stoke, kelompok EDL dikelilingi oleh sekitar 100 petugas.

Anggotanya melambaikan plakat yang menyatakan "Patriotisme bukan rasisme" dan "Teroris menjauhlah dari jalan-jalan kami".

Setelah berkumpul di luar pub, para pengunjuk rasa berjalan 200 meter di tikungan ke Stoke Town Hall.

Jumlah anggota English Defence League (EDL) terus meningkat pesat tiap tahunnya. Sejak awal kemunculannya pada musim panas 2009, kelompok tersebut telah merencanakan sekitar 20 aksi protes meliputi Britania, termasuk London, Birmingham, Manchester, Leeds, Luton, Nottingham, Glasgow, hingga Swansea.

Pemimpin EDL mengklaim bahwa gerakan mereka adalah gerakan damai, sebuah organisasi non-rasis. Namun menghabiskan waktu bersama mereka, terdapat bukti-bukti bahwa gerakan mereka sangat mengganggu. Mereka bahkan diketahui memiliki hubungan erat dengan beberapa organisasi vandalis, termasuk hooligan, neo-Nazi, Combat 18, Blood and Honour dan British Freedom Fighters.

Dan seperti yang diketahui, umat Muslim lah yang menjadi target utama mereka.

Dalam sebuah serangan, 30 pemuda kulit putih dan hitam melakukan pengeroyokan terhadap seorang pelajar Asia di dekat City University di pusat London, menyerang mereka dengan tongkat besi, batu bata, dan juga meneriakkan kata-kata rasis. Tiga orang – dua mahasiswa dan seorang pejalan kaki menjadi korban mereka.

Menteri Komunikasi Inggris, John Denham, mengecam pertumbuhan EDL yang semakin tak terkendali. (iw/of/bbc) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon