"Adalah sebuah keistimewaan untuk terpilih memenangkan Bromsgrove dan penduduknya pada pemilihan umum mendatang," ujar Javid, 40.
Ia terpilih, dari lima kandidat lainnya, dengan perolehan suara mayoritas dalam sebuah rapat Asosiasi Konservatif Bromsgrove pada hari Sabtu (06/02).
Javid berharap dapat menggantikan anggota parlemen dari Bromsgrove, Julie Kirkbride, yang memiliki 10.000 suara mayoritas.
Baru-baru ini Kirkbride terpaksa mengumumkan bahwa dia tidak akan bertarung untuk sebuah kursi dalam pemilihan mendatang menyusul sebuah skandal atas pengeluarannya.
Jika Javid berhasil menang pada pemilihan umum bulan Mei, maka ia akan mencetak sejarah dan menjadi anggota parlemen Muslim yang pertama dari Partai Konservatif.
"Saya menantikan saat untuk bekerjasama dengan komunitas lokal dan Asosiasi Konservatif Bromsgrove guna mewujudkan sebuah pemerintahan Konservatif dan perubahan yang sangat dibutuhkan oleh negara kita."
Javid bergabung dengan Partai Konservatif 21 tahun lalu dan telah menjadi sukarelawan partai yang aktif.
Partai Buruh penguasa telah kehilangan pijakan untuk rivalnya Konservatif bahkan sebelum mantan perdana menteri Tony Blair melepas jabatan.
Mereka saat ini memimpin jajak pendapat dengan tujuh poin.
Javid berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan, bukan hanya konstituensinya, tapi juga seluruh penduduk Inggris.
"Moto saya adalah kita telah melakukan dengan baik dan kita bisa melakukannya lebih baik lagi."
Javid terkenal sebagai seorang anak dari supir bus imigran yang berhasil dengan usahanya sendiri.
Ia menempuh pendidikan di sekolah negeri dan diterima di Universitas Exeter untuk belajar ekonomi dan politik.
Ia menjadi wakil presiden termuda dalam sejarah Chase Manhattan Bank saat berusia 24 tahun sebelum kemudian diincar oleh Deutsche Bank.
Bankir Muslim ini adalah spesialis dalam membantu mengumpulkan investasi di negara-negara berkembang dan dianggap sebagai pemimpin global di bidang ini.
Peran terakhirnya dengan Deutsche Bank adalah sebagai Direktur Pengelola keuangan, ekuitas privat, dan bisnis komoditas bank tersebut di Asia.
Ia juga merupakan pengusaha dan investor pribadi yang sukses.
Javid telah terlibat dalam kerja sosial seumur kehidupan dewasanya, termasuk mengumpulkan 710.000 poundsterling dalam sebuah acara untuk Palang Merah Inggris dan memimpin sebuah ekspedisi amal ke puncak Gunung Kilimanjaro untuk Help the Aged.
Ia adalah bendahara Childrens Society Westminster, yayasan amal perawatan anak-anak terbesar di London. (rin/io) www.suaramedia.com
- Ledakan Misterius Di Sekolah Islam Australia Sulut Kepanikan
- Tolak Deportasi Muslim Bosnia, Mantan Polisi Raih Penghargaan
- Para Penyerang Mahasiswa Muslim Inggris Bebas Hukuman
- Gunakan Forum Terbesar Dunia, Muslim Australia "Bersihkan" Islam
- Hotel Ramah Muslim Pertama Dibuka Di Afrika Selatan














