Masjid, dengan atau tanpa menara, telah menjadi tambahan permanen bagi estetika lanskap urban Eropa. Mereka mencerminkan kehadiran komunitas Muslim di kota-kota Eropa dan bersama dengan agama dan keyakinan lain, menyampaikan pesan untuk hidup berdampingan, damai, dan saling menghormati. Namun sayangnya, sejumlah politisi populis dan media akhir-akhir ini telah menjadikan menara sebagai sebuah isu yang membatasi hak-hak dasar. Hal ini menimbulkan berbagai serangan terhadap minoritas etnis dan relijius serte menyebarkan kejahatan bermotif kebencian terhadap kaum Muslim di Eropa.
Karena itu, penting bahwa kehadiran universal Islam yang damai menjadi terlihat dan para pengikutnya dapat mempraktikkan ajaran agamanya secara terbuka seperti agama-agama lain. Kompetisi foto ini juga dimaksudkan untuk menyingkirkan rasa takut dan prasangka yang tidak pada pada tempatnya dalam masyarakat Eropa bahwa Islam dan Muslim merongrong nilai dan budaya Barat.
Untuk berpartisipasi, para pengurus Masjid di seluruh Eropa harus mengirimkan foto yang menyoroti menara mereka serta detail spesifikasi (tinggi, lebar, tanggal dan periode pembangunan, nama arsitek, dll) sebelum tanggal 15 April 2010.
Fotografer Denmark, Ahmed Krausen, akan menjadi fotografer resmi kompetisi ini. Ia akan mengambil banyak foto dari menara-menar a terindah di Eropa.
Foto-foto yang terkumpul akan diperiksa terlebih dahulu untuk menentukan apakah mereka telah memenuhi kriteria seleksi. Juri yang akan terdiri atas orang-orang dari berbagai agama, etnisitas, dan latar belakang yang berbeda akan memiliki tugas untuk menentukan dalam sebuah rapat khusus di Strasbourg pada tanggal 19 Aprul 2010.
Para pemenang akan diumumkan dalam sebuah konferensi pers yang akan digelar di Parlemen Eropa pada tanggal 20 April 2010. Sebuah pameran dari foto-foto menara dan Masjid terindah di Eropa akan diadakan di Dewan Eropa akhir tahun ini.
COJEP International adalah sebuah jaringan di 15 negara Eropa dan berbasis di Strasbourg, Perancis. COJEP juga beroperasi dan bekerjasama dekat dengan beberapa organisasi antarpemerintah seperti PBB, Parlemen Eropa, Komisi Eropa, ODIHR/OSCE (Departemen Institusi Demokratis dan HAM/Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa) dan Organisasi Konferensi Islam.
Jaringan ini telah mengadakan sejumlah konferensi, seminar pelatihan dan pertemuan dengan bantuan instansi-instansi tersebut, dalam area kompetensi dan aktivitas mereka dalam tiga tahun terakhir ini. (rin/ie/en) www.suaramedia.com
- Presiden Irlandia Kagumi Kontribusi Mahasiswa Muslim
- Situs Ulama Penentang Sekolah Campuran Akhirnya Ditutup
- Menteri Inggris: Kelompok Muslim Rahasia Susupi Partai Buruh
- Organisasi Islam Dunia Kutuk Tindakan Israel Di Masjid Al-Aqsa
- Amina Wadud : Antara Pahlawan Wanita Dan Muslim Sesat














