Forum Islam Eropa (IFE) telah menempatkan simpatisannya di kantor terpilih dan mengklaim dapat meraih mobilisasi massa pemilih, tuding Jim Fitzpatrick, Menteri Lingkungan Inggris.
Berbicara kepada The Sunday Telegraph, Fitzpatrick menambahkan bahwa IFE telah menjadi sebuah kelompok rahasia di dalam partai Buruh dan partai politik lainnya.
"Mereka bertindak hampir seperti sebuah organisasi entryist (organisasi yang mendorong anggotanya untuk menyusup ke organisasi lain dalam upaya merekrut anggota, atau mengambil alih sepenuhnya), menempatkan orang di dalam partai-partai politik, merekrut anggota untuk partai-partai tersebut, berusaha agar seseorang terpilih sehingga mereka dapat menjalankan kekuasaan dan pengaruh politiknya, baik di tingkat pemerintah lokal maupun nasional," ujarnya.
"Mereka sangat bertentangan dengan program-program Partai Buruh, dengan dukungan kita terhadap sekulerisme."
Jim Fitzpatrick, anggota dewan untuk kota Poplar dan Canning, mengatakan bahwa IFE telah menyusup dan mencemari partainya dalam cara yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Militant Tendency tahun 1980an. Daftar milik Partai Buruh yang bocor menunjukkan kenaikan anggota 110% di satu konstituensi dalam waktu dua tahun.
Para pemimpin IFE terekam menyatakan bahwa mereka menentang demokrasi, mendukung hukum Syariah. IFE mengadakan sejumlah pertemuan dengan para "musuh Inggris", termasuk sekutu-sekutu Taliban, seorang pria yang oleh AS disebut sebagai mitra konspirator tak didakwa dalam pengeboman World Trade Center tahun 1993, dan seorang pria yang berada dalam penyelidikan FBI karena terkait dengan serangan 11 September.
George Galloway, anggota dewan London, kini mengatakan bahwa mereka adalah salah satu dari banyak kelompok yang mendukung sikap anti-perangnya dan tidak pernah berusaha mempengaruhinya.
IFE terutama memiliki hubungan dekat dengan dewan Tower Hamlets. Tujuh anggota dan mantan anggota dewan menuding bahwa Lutfur Rahman, ketua dewan saat ini, mendapatkan posisinya dengan bantuan kelompok tersebut. Setelah Rahman terpilih, seorang pria yang memiliki hubungan dekat dengan kelompok itu, Lutfur Ali, ditunjuk sebagai asisten pimpinan eksekutif dewan dengan tanggung jawab dana hibah. Hal ini terlepas dari catatan kerjanya yang tidak tetap, CV yang menyesatkan, dan sebuah laporan negatif dari para perekrut yang ditunjuk untuk mempertimbangkan para kandidat.
Sejak Rahman menjadi pemimpin, makin banyak hibah yang diberikan ke sejumlah organisasi yang terkait dengan IFE.
Pendanaan untuk kelompok–kelompok lain yang sekuler dipotong atau diakhiri. Di area Brick Lane, dana dewan ditukar dari jejak warisan sekuler ke sebuah "patung jilbab", memicu kemarahan warga yang menuduh dewan meraih "kemenangan agama".
Sekolah-sekolah di Tower Hamlets diberitahu oleh dewan untuk meliburkan sekolah selama perayaan hari Idul Fitri dan Idul Adha.
Rahman menolak untuk berkomentar atas tudingan tersebut, dan mengatakan, "Jika Anda melihat kebijakan kami, seperti memberikan dana 20 juta poundsterling untuk mengatasi kepadatan penduduk, Anda dapat melihat bahwa kami bekerja untuk semua orang." (rin/tg) www.suaramedia.com
- Kremlin Dukung Penuh Pembentukan Dewan Koordinasi Muslim
- Muslim – Kristen Bersatu Melawan Manipulasi Agama
- AS Bergerak Halangi Penghancuran Makam Sahabat Rasulullah
- Presiden Irlandia Kagumi Kontribusi Mahasiswa Muslim
- Situs Ulama Penentang Sekolah Campuran Akhirnya Ditutup















