Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Angka 666 Hiasi Vandalisme Di Masjid Kanada

E-mail Cetak PDF

WATERLOO, KANADA (Berita SuaraMedia) – Polisi regional sedang menyelidiki sebuah kemungkinan hate crime (kejahatan yang dilakukan dengan motif rasa benci) setelah Masjid milik Masyarakat Muslim di wilayah Waterloo dan Wellington dirusak minggu ini.

Dua jendela pecah dan grafiti ofensif disemprotkan ke sekeliling bangunan di jalan Erb ini, membuat banyak anggota komunitas bertanya-tanya kenapa seseorang mau melakukan hal seperti itu terhadap sebuah rumah ibadah.

"Ini adalah hate crime," ujar Faheem Uddin, imam Masjid. "Ini sangat buruk dan membuat marah."

Vandalisme itu diketahui pada Jumat dini hari yang mendorong polisi untuk meyakini bahwa perbuatan itu dilakukan pada Kamis malam.

Kemarin, kerumunan orang menghadiri sebuah pemakaman di Masjid itu, dengan grafiti dan jendela pecah yang masih terlihat jelas.

"Kami hanya mendoakan orang yang melakukan ini," ujar Abdul Mannan. "Semoga Allah memberinya petunjuk."

"Kami adalah orang-orang yang hidup dengan damai. Kami mencintai semua orang dan kami ingin semua orang mencintai kami."

Sebuah berita yang dirilis oleh bagian humas Masjid Waterloo menyatakan bahwa insiden serupa menimpa beberapa Masjid di Hamilton dan Montreal.

"Komunitas Muslim sangat sedih menyaksikan perusakan terhadap Masjid lokal mereka di mana semua anggota komunitas berkumpul setiap minggu untuk melakukan sholat Jumat berjamaah," bunyi pernyataan itu.

Rilisan itu mengatakan bahwa masyarakat Islam mendorong penguatan hubungan dengan para tetangga dan membangun jembatan pemahaman dan toleransi di antara kaum Muslim dan non-Muslim.

Juru bicara kepolisian, Olaf Heinzel, mengatakan bahwa detektif sedang menyelidiki semua aspek kejahatan itu dan bahwa unit hate crime telah diberitahu.

"Ketika sebuah rumah ibadah dirusak itu mengganggu setiap anggota komunitas," ujarnya.

Polisi tidak memiliki tersangka dan meminta publik untuk memberitahu jika mereka memiliki informasi apa pun tentang insiden itu.

Penargetan repetitif terhadap Masjid-masjid Kanada adalah sebuah persoalan penting yang harus ditangani oleh otoritas terkait. Masjid di Hamilton dan Montreal telah menjadi target dari kejahatan serupa dengan dilemparinya batu bata ke jendela-jendela Masjid dan disemprotkannya grafiti ke dinding Masjid.

Dalam kasus Masjid Waterloo, simbol pentagonal ofensif dan angka "666" disemprotkan ke dinding, dan jendela-jendela di area sholat jamaah wanita dipecahkan kacanya.

Perusakan rumah ibadah apa pun sangat menyinggung dan menyakitkan, dan aksi-aksi vandalisme dan kekerasan semacam itu tidak dapat ditolerir di dalam masyarakat beradab manapun.

Masyarakat Muslim Waterloo menyerukan kepada para politisi dan petugas keamanan setempat untuk menentang segala bentuk hate crime dan menyeret  para pelaku yang bertanggung jawab untuk diadili. (rin/iw/tr) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon