Itu adalah Imam Ibrahim Mogra yang tinggal di Leicester dan merupakan Ketua Komite Urusan Komunitas dan Masjid dalam Dewan Muslim Inggris.
Bagian dari delegasi Muslim Inggris, Imam Mogra dan tiga lainnya mengunjungi India untuk berinteraksi dengan kaum Muslim di negara itu dan memahami kekhawatiran utama mereka, untuk mempromosikan pertukaran ide antara Muslim Inggris dan India.
Imam Mogra, seorang teolog klasik, adalah bagian dari kelompok Muslim yang sedang tumbuh di Inggris, yang mengusahakan sebuah pemahaman baru tentang Islam, dan menginterpretasikan ulang agama ini untuk memungkinkan generasi muda Muslim berintegrasi lebih baik dengan masyarakat Inggris.
"Dunia ayah saya berbeda dengan dunia saya dan dunia saya telah lama berbeda dengan dunia anak-anak saya. Masyarakat sekarang memiliki banyak tantangan untuk kita, dan penting bagi generasi muda Muslim untuk memiliki sesedikit mungkin konflik dengan agama dan identitas mereka."
Meski keluarganya berasal dari Bharuch di Gujarat, ia lahir di Afrika Timur, dan kesetiaannya pada kriket terlihat jelas.
Ia berusaha mendatangkan kejelasan yang sama atas persoalan identitas dalam pikiran generasi muda Muslim di Inggris, dan telah berusaha menghentikan profiling ras terhadap kaum Muslim oleh otoritas Inggris, dengan bantuan para pemimpin non-Muslim seperti Faizal Patel dari Lancashire, yang berjuang mempromosikan Islam sebagai agama yang damai.
Keduanya bergabung dengan Sajda Mughal, satu-satunya korban selamat Muslim dari peristiwa pengeboman tanggal 7 Juli, yang trauma oleh pengetahuan bahwa orang-orang Islam yang melakukan pengeboman itu. Seorang suri tauladan bagi para wanita muda Muslim, ia kini memperjuangkan integrasi antaragama.
Bersama mereka juga ada Remona Aly, yang merupakan mitra pendiri Emel, sebuah majalah gaya hidup untuk kaum Muslim, dengan para pembaca dari kalangan non-Muslim yang signifikan. Kini ia bekerja sebagai Direktur Kampanye di Yayasan Eksplorasi Islam.
Sheikh Ibrahim Mogra adalah seorang imam dari Leicester sekaligus Ketua Komite Hubungan Antaragama di Dewan Muslim Inggris. Ia merupakan kontributor rutin untuk program acara Today di BBC Radio Four dan The Big Questions di BBC One. Sheikh Mogra berbicara di jaringan asia BBC untuk Devotional Sounds – Islam pada bulan Ramadhan 2009. Sheikh Mogra menempuh pendidikan di Darul Uloom Al-Arabiyyah Al-Islamiyyah, Universitas Al Azhar, Kairo dan School of Oriental and African Studies, London. (rin/ht/wp) www.suaramedia.com
- Wanita Aljazair Raih Pucuk Badan Anti-Diskriminasi Perancis
- Di Tengah Konflik, Pemerintah Mesir Renovasi Biara Tertua Di Dunia
- Poster Anti-Masjid Warsawa Bertebaran Di Polandia
- Inggris Abadikan Daftar 20 Blogger Islam Paling Berpengaruh
- CAIR : Pelatihan Militer Putar Film Propaganda Anti-Islam














