Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Contoh AS, Mantan PM Australia Desak Potong Akomodasi Muslim

E-mail Cetak PDF

WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Mantan Perdana Menteri Australia John Howard telah menyerang "multikulturalisme" di negara berbahasa Inggris tersebut, mengatakan bahwa beberapa sektor telah bertindak terlalu jauh dalam mengakomodasi kaum minoritas Muslim.

Anggota konservatif yang berbicara blak-blakan tersebut, yang memimpin Australia selama 11 tahun sebelum kalah dalam pemilihan tahun 2007, mengatakan dalam sebuah kunjungan ke Washington bahwa "Anglosphere" (kelompok negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa asli utama) tersebut harus mengangkat harga diri yang lebih besar dalam nilai-nilai dan prestasinya.

"Ini adalah sebuah masa meminta maaf untuk identitas tertentu kita agak menekankan kembali dengan tegas, penuh rasa hormat dan dengan bersemangat," Howard mengatakan di Yayasan Herritage, sebuah yayasan think tank.

"Saya pikir salah satu kesalahan yang beberapa bagian dari dunia Barat telah perbuat dalam beberapa dekade terakhir  terlalu mengacaukan multikulturalisme dan multirasialisme," Howard mengatakan.

Howard menunjukkan khususnya pada Inggris, yang komunitas Muslimnya menjadi sebuah sorotan setelah pengeboman tahun 2005 di sistem transportasi London.

"Saya adalah seorang penganut yang berhasrat dalam multirasialisme. Saya percaya bahwa masyarakat menjadi diperkaya jika mereka menarik, seperti yang telah dilakukan negara saya, dari semua bagian dunia pada sebuah dasar non-diskriminasi dan berkontribusi, seperti yang telah AS lakukan, pada pembangunan sebuah masyarakat yang besar," ia mengatakan.

"Namun ketika sebuah negara menarik orang-orang dari bagian lain dunia, maka hal ini menarik mereka karena daya magnetisme dari budayanya sendiri dan gaya hidupnya sendiri," Howard mengatakan.

"Orang-orang ingin tinggal di AS bukan karena beberapa impian futurstik dari multikulturalisme, namun karena apa yang meraka anggap sebagai jalan hidup Amerika dan nilai-nilai yang dimiliki Amerika," ia mengatakan.

Sementara di kantor, Howard menghadapi kritisi dari penetangnya bahwa ia memperburuk sentimen anti-Islam melalui undang-undang anti-terorisme yang keras dan pengendalian imigrasi yang lebih ketat, termasuk sebuah tes tentang "nilai-nilai Australia".

Howard mengatalan bahwa ia menyambut baik umat Muslim Australia dan memuji-muji pemilihan Ed Husic baru-baru ini – seorang putra keturunan pendatang Bosnia, sebagai anggota parlemen Muslim pertama di negara tersebut.

Namun Howard, yang dengan semangat mendukung invasi Irak dan Afghanistan yang dilakukan mantan Presiden AS George W. Bush, memperingatkan bahwa radikalisme merupakan sebuah ancaman yang nyata.

Ia mengkritisi mereka yang akan membuat identitas kultural "melembek dan tidak jelas serta samar-samar," menolak "asumsi bahwa jalan untuk memenangkan dukungan dari kaum ekstrimisme adalah membuat diri Anda sendiri sedikit lebih menarik bagi ekstrimisme tersebut."

Howard memuji-muji apa yang ia sebut dengan nilai-nilai kebebasan politik dan aturan undang-undang dari lima negara "Anglosphere" – Australia, Inggris Raya, Kanada, Selandia Baru, dan AS.

Howard mengatakan bahwa India berbagi beberapa karakteristik yang sama dengan kelompok tersebut. ia juga mengajak kerjasama yang lebih besar dengan Indonesia – yang ia elu-elukan sebagai sebuah contoh yang muncul untuk umat Muslim moderat – dan Jepang.

Namun Howard mengatakan bahwa negara-negara "Anglosphere" dengan jelas memegang nilai-nilai yang berbeda dari pada China. Penerus Partai Buruh Howard telah mengusahakan untuk memperluas hubungan dengan China, sebuah konsumen utama dari bahan-bahan mentah Australia.

Howard mengatakan bahwa pemerintahannya mempertahankan ikatan yang kuat dengan China namun menambahkan bahwa kunci pada hubungan tersebut adalah untuk fokus pada bisnis dan "tidak berobsesi tentang pendekatan yang berbeda secara filosofi pada tantangan-tantangan dunia." (ppt/f24) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon