Kamis, 23 Pebruari 2012

Headlines:

Penghinaan Atas Islam Ancam Keamanan Internasional

E-mail Cetak PDF

NEW YORK (Berita SuaraMedia) – Raja, emir, dan presiden dari negara-negara Muslim telah membuat permohonan yang menekan di PBB agar Barat melarang serangan terhadap Islam yang mereka peringatkan sebagai ancaman yang semakin meningkat bagi keamanan internasional.

Dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, para pemimpin itu mengatakan bahwa Islamofobia membuat Muslim dan Barat semakin terpisah dan salah satu menteri Arab memperingatkan masyarakat internasional agar waspada terhadap "benturan peradaban."

Ancaman untuk membakar Al Quran dari sebuah gereja di AS, kontroversi  atas rencana Masjid di lokasi serangan 11 September di New York, dan serangan terhadap simbol-simbol Islam di negara-negara Eropa telah menjadi pokok perbincangan bagi negara-negara Muslim.

Banyak yang merasa malu oleh komentar dari presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang mengaitkan pemerintah AS dengan serangan 11 September, ujar para diplomat.

Tapi Sheikh Hamad bin Khalifa al Thani, emir Qatar, yang telah meluncurkan sejumlah inisiatif diplomatik untuk menyelesaikan berbagai perang mulai dari Sudan sampai konflik Israel-Palestina, mengecam upaya-upaya untuk mengaitkan Islam dengan terorisme. Dia setengah menyalahkan perang melawan teror yang dideklarasikan AS setelah 11 September.

"Kami tidak setuju atas pengaitan terorisme dengan agama Islam karena selain tidak benar, juga merupakan ketidakadilan sejarah yang disangkal oleh sejumlah bukti dari sejarah terbaru."

Dia mengatakan aksi kekerasan di AS, Eropa, dan Asia di akhir abad 20 tidak pernah dicap sebagai terorisme Amerika, Eropa, atau Asia.

"Kekerasan ini disebabkan oleh tujuan ideologis, politik, ekonomi, dan sosial, tanpa menyebutnya disebabkan oleh agama, negara, atau ide tertentu."

Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Abdul Gheit mengecam berbagai insiden mengerikan dan disesalkan yang telah semakin menyentuh kaum Muslim dan Islam, berulangkali dan kadang secara sistematis dalam kasus-kasus tertentu.

Dia menambahkan, "Kami menemukan bahwa Barat, secara umum, diseret ke dalam benturan dengan dunia Muslim. Benturan ini tidak akan menguntungkan siapa-siapa kecuali ekstrimis dan mereka yang memiliki ide-ide sesat dari kedua pihak. Ini tidak akan menjadi kepentingan keamanan dan stabilitas di dunia."

Gheit menyerukan pemerintah Barat untuk mengambil tindakan, termasuk meloloskan hukum.

"Kami menyerukan semua negara dan pemerintah untuk mengambil tanggung jawab mereka untuk menghadapi momok bentrokan agama dan peradaban mengerikan."

Raja Abdullah II dari Yordania mengatakan penting untuk melawan kekuatan pemecah yang menyebarkan kesalahpahaman. Dia menyerukan sebuah Minggu Harmoni Antaragama Dunia tahunan untuk mempromosikan toleransi.

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan pada Majelis PBB bahwa 1.5 milyar Muslim dunia tersinggung dengan upaya untuk mendemonisasi Islam.

"Itu meningkatkan perpecahan antara dunia Muslim dan Barat."

Negara-negara Muslim mengatakan pada Rabu (16/6) bahwa apa yang mereka sebut dengan "Islamophobia" mulai meluas di negara-negara Barat dan media negara-negara Muslim tersebut menuntut bahwa PBB harus mengambil tindakan yang lebih kuat dalam melawan Islamophobia.

Para Delegasi dari negara-negara Islam, termasuk Pakistan dan Mesir, mengatakan pada Dewan Hak Azazi Manusia PBB bahwa perlakuan Muslim di negara-negara Barat sama dengan rasisme dan diskriminasi dan harus dilawan.

"Bentuk dari rasisme orang-orang yang berwajah asli Arab, diskriminasi ras, xenophobia dan bentuk-bentuk yang berhubungan dengan ketidaktoleransian dan pengalaman diskriminasi dan marginalisasi," seorang delegasi Mesir mengatakan, berdasarkan sebuah ringkasan PBB. (rin/aby/sm) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon