Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

"Penghinaan Al-Qur'an Merupakan Konspirasi Agen Zionisme"

E-mail Cetak PDF

LONDON (Berita SuaraMedia) – Sebuah delegasi para pemimpin dan para pakar dari agama Ibrahim (agama monotheis) bertemu di Pusat Islam Inggris dengan tujuan untuk menunjukkan rasa muak dan kemarahan terhadap penghinaan dan penistaan Kitab Suci Al-Qur'an yang terjadi di Amerika pada 11 September lalu. Mereka juga membahas cara untuk sebuah kerjasama yang diperpanjang dengan tujuan untuk melindungi kepentingan umum bersama oleh para pengikut agama monotheistik.

Dalam pidatonya, direktur Pusat Islam Inggris Hujjatul-Islam, Sheikh Moezi menggambarkan penghinaan yang jahat pada kitab suci Al-Qur'an sebagai "sebuah konspirasi yang direncanakan oleh agen-agen internasional zionisme yang bermaksud untuk menciptakan ketegangan antara umat Kristen dan Muslim dengan menghina kesucian Muslim, berusaha untuk menghasut emosi mereka dengan adanya peningkatan dalam Islamophobia". Kepala Pusat Islam Inggris menggambarkan kejadian pembakaran Al-Qur'an tersebut sebagai salah satu dalam sebuah daftar panjang upaya-upaya yang diorkestrai melalui film, gambar kartun, dan media lainnya untuk mengacaukan kesucian dari agama surgawi dan untuk meremehkan mereka dengan alasan bahwa orang-orang biasa akan kehilangan rasa tertarik pada mereka.

Para partisipan pada pertemuan tersebut juga menunjukkan pandangan mereka menyangkut kebutuhan melindungi nilai moral dan kepentingan umum. Resolusi yang ditandaangani oleh semua partisipan yang di dalamnya berkomitmen pada diri mereka sendiri untuk meningkatkan jumlah penandatangan dengan memperkenalkan pemikiran individual yang serupa.

Pertemuan  tersebut menghasilkan beberapa resolusi. Resolusi pertama menyebutkan bahwa "Para cendikiawan dari agama Ibrahim dan para pemikir independen meyakini pada sistem keyakinan kami sendiri sebagai individu dan akan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai umum kami untuk kebaikan bersama".

Resolusi kedua mengatakan, "Walaupun setiap agama menjunjung tinggi keyakinannya sendiri, kepercayaan dan ritual, namun demikian, kerjasama antar agama sangat penting dalam bidang kemanusiaan dan masalah hubungan manusia. Sesungguhnya, ini adalah sebuah prinsip dasar dari ajaran agama ilahi  untuk memperlakukan orang lain dengan kasih sayang sepenuhnya dan pertimbangan.

Sedangkan resolusi yang ketiga mencatatkan bahwa "Yang menjadi sifat dalam perlakuan dengan kasih sayang untuk sesama umat manusia, selalu menjadi persyaratan yang penting untuk memastikan bahwa kata-kata dan tindakan seseorang tidak dengan cara merugikan, menyakiti, menghina atau mempermalukan individu lainnya atau kelompok di dalam masyarakat. Persyaratan ini pada gilirannya meliputi kebutuhan untuk menunjukkan rasa hormat sepenuhnya untuk segala sesuatu yang dihargai oleh mereka.

Sedangkan untuk menegaskan tindakan yang menunjukkan ketidakhormatan kepada sesama resolusi keempat mencatatkan, "Sebaliknya ketidakhormatan yang ditunjukkan pada agama sedang meningkat yang berkontribusi pada sebuah derajat yang lebih besar dari ketidakamanan dan rasa bahaya oleh para anggota kelompok keagamaan yang dapat dibedakan oleh pakaian atau tempat asosiasi mereka.

Dalam resolusinya yang kelima, menyebutkan bahwa mereka ingin menunjukkan penolakan mereka pada pernyataan yang dibuat oleh indvidu atau kelompok tertentu yang  menyiratkan maksud untuk membakar salinan Al-Qur’an. Penghinaan yang mencolok semacam itu hanya dapat menghasut perasaan bermusuhan dan perselisihan antara kelompok di dalam masyarakat dari pada meningkatkan perbuatan baik dan perdamaian, yang seharusnya menjadi tujuan dari semua orang-orang yang mencintai keadilan.

Resolusi tersebut menyatakan bahwa penistaan tempat-tempat peribadatan dan makam kelompok keagamaan adalah ilegal dan dinyatakan sebagai kejahatan yang berlatar kebencian dan bahwa penistaan kitab suci suatu agama dianggap lebih serius dari pada tindakan yang telah disebutkan sebelumnya.

Di dalam resolusi tersebut para partisipan menyatakan bahwa mereka bertanggung jawab untuk bekerja dan prihatin untuk kebaikan bersama, untuk mencegah penyebaran macam penghasutan seperti itu di dalam komunitas mereka, yang bertentangan dengan prinsip saling berdampingan dan kohesi.

Disebutkan pula bahwa para partisipan mewakili bermacam-macam kelompok keagamaan untuk mendorong anggotnya mengutuk semua aktivitas yang menghina semua hal yang dipertahankan kesuciannya oleh para penganut dari agama apapun, khususnya tindakan belakangan ini tentang pembakaran Al-Qur’an. (ppt/abn) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon