Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Obama: Islam telah dipelintir Oleh Ekstrimis

E-mail Cetak PDF

MUMBAI (Berita SuaraMedia) – Menyatakan bahwa Islam adalah sebuah agama yang damai, adil, dan toleran, Presiden Barack Obama di Mumbai pada hari Minggu (7/11) mengatakan bahwa agama itu "dipelintir" oleh segelintir ekstrimis. Obama menanggapi seorang mahasiswa yang menanyakan opininya tentang jihad dalam pertemuan ala balai kota di Kampus St. Xavier Mumbai.

"Frase jihad memiliki banyak arti dalam Islam dan menjadi subyek dari berbagai interpretasi berbeda, tapi saya akan mengatakan bahwa pertama Islam adalah salah satu agama hebat di dunia. Lebih dari satu milyar orang mempraktikkan Islam dan mayoritas yang luar biasa memandang kewajiban mereka terhadap agama yang menegaskan perdamaian, keadilan, dan toleransi ini. Saya rasa kita semua mengakui bahwa agama hebat ini berada di tangan ekstrimis yang telah menyimpangkannya dengan kekerasan," ujar Obama.

Dia melihat isolasi atas "ide-ide menyimpang" ini sebagai tantangan bagi semua pihak. Dia menekankan pada praktik prinsip-prinsip universal, terlepas dari agama atau opini seseorang tentang sebuah agama.

"Apapun agamamu kita bisa memperlakukan satu sama lain dengan hormat seperti halnya beberapa prinsip universal. Anak-anak muda seperti kalian bisa membuat dampak besar dalam menegaskan bahwa kalian bisa menjadi pengamat kuat dari agama kalian tanpa menjatuhkan orang lain. Bagaimana kalian saling merespon mungkin sama pentingnya dengan pidato apapun yang dibuat oleh seorang presiden. Adalah penting di dunia yang semakin kecil ini, di mana semakin banyak orang dengan latar belakang, ras, dan etnisitas yang berbeda berinteraksi, berinovasi dan bekerja," ujar Obama kepada para mahasiswa.

Terhadap sebuah pertanyaan tentang materialisme di dunia hari ini, Presiden AS memilih untuk sebuah materialisme yang sehat.

"Saya tidak ingin ada anak muda di sini yang acuh terhadap materialisme sehat karena di sebuah negara seperti India orang-orangnya masih terjebak dalam kemiskinan. Kalian harus bekerja untuk mengangkat orang-orang dari kemiskinan. Perusahaan dan bisnis memiliki peran besar dalam membuat itu terjadi. Setelah mengatakan itu, jika yang kalian pikirkan adalah kekayaan material, maka itu menunjukkan kemiskinan ambisi," ujarnya menjawab sebuah pertanyaan.

Memuji semangat kewirausahaan dalam konteks materialisme, dia mengatakan, "Kita tidak boleh meremehkan betapa membebaskannya pertumbuhan ekonomi bagi sebuah negara." Itu penting untuk memenuhi kebutuhan rakyat.

Dia memberikan inspirasi dengan menyinggung gaya hidup sederhana Gandhi dari apa yang dia lihat di Mani Bhavan. "Ini adalah pria yang mengubah sejarah seperti yang tidak akan pernah disaksikan oleh orang lain di abad ke-20 dalam hal jumlah orang yang dia pengaruhi. Dia tidak memiliki apapun kecuali semangat yang gigih," ujarnya.

Ketika ditanya bagaimana dia mewujudkan prinsip-prinsip Gandhi dalam kehidupannya sehari-hari, Obama mengatakan bahwa dia paling sering menemukan dirinya mengikuti teladan Gandhi dan Martin Luther King. Namun, meskipun Amerika adalah prioritas, dia mengakui hubungannya dengan negara-negara lain, dalam kapasitasnya sebagai presiden AS. "Saya tidak bisa mengabaikan pelanggaran HAM di negara lain, kesusahan yang diderita oleh seseorang dari bangsa lain. Itulah yang saya bawa setiap hari," ujarnya. (rin/hd) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon