Iklan satu menit tersebut mulai dengan kata-kata "the audacity of Jihad" (keberanian Jihad) muncul sekilas pada layar diikuti segera sesudahnya oleh gambar sebuah pesawat terbang ke dalam World Trade Center; sebuah sulih suara yang menemani, mengumumkan bahwa "untuk merayakan pembunuhan 3.000 warga Amerika, mereka ingin membangun sebuah ,Masjid 13 lantai di ground zero."
Iklan nasional tersebut "tidak memenuhi standar penyiaran kami," kata juru bicara untuk stasiun televisi CBS, mengkonfirmasi keputusan jaringan tersebut untuk tidak menjalankan iklan tersebut.
Seorang juru bicara NBC juga mengkonfirmasi keputusan untuk menolak iklan tersebut, namun tidak memberikan sebuah penjelasan mengapa.
Meskipun demikian, EW mendapatkan sebuah surat dari manajer standar periklanan NBC Universal, Jennifer Riley untuk NRT PAC menjelaskan bahwa: "Sebuah iklan yang mempertanyakan kebijaksanaan pembangunan Masjid di Ground Zero akan memenuhi masalah kami tentang kriteria iklan kontroversi publik.
Bagaimanapun juga, iklan tersebut yang secara ambigu mendeskripsikan 'they' (mereka) sebagai rujukan dalam iklan tersebut, membuatnya tidak jelas kepada siapa rujukan kata 'they' tersebut merujuk, apakah teroris atau organisasi keagamaan yang mensponsori pembangunan Masjid tersebut. Secara konsekuen, iklan tersebut tidak dapat diterima di bawah pedoman kami untuk disiarkan."
Namun, iklan "Kill the Ground Zero Mosque" (Bunuh Masjid Ground Zero) tersebut telah menerima lebih dari 387.000 kunjungan di situs YouTube.
Sebuah telepon untuk NRT PAC tidak dengan segera dibalas.
Abaikan semua hal "yang menarik perhatian publik" tersebut, kata Greg Sargent pada harian The Washington Post.
Iklan tersebut "begitu menghasut" PAC yang paling mungkin membuatnya hanya ingin mendapatkan "perhatian pers".
Jaringan tersebut menolak iklan tersebut, dan NBC mengatakan bahwa pihaknya menolak iklan tersebut karena iklan tersebut menggunakan istilah 'they', tanpa menyebutkan apakah berarti merujuk pada kelompok pembangun Masjid tersebut atau Muslim secara umum. Kelompok tersebut (PAC) sekarang mendapatkan begitu banyak perhatian dengan mengklaim bahwa mereka disensor oleh sebuah media yang "hanya tertarik dalam membela Muslim sebagai korban yang kasihan."
Namun sebuah sumber dari NBC mengatakan kepada Sargent abhwa kelompok tersebut tidak pernah mendekati jaringan televisi tersebut dengan sejumlah pembelian iklan yang sebenarnya, kelompok tersebut siap untuk membayar. Sumber tersebut mengatakan ketika iklan tersebut ditolak, kelompok tersebut bahkan tidak akan pernah berusaha untuk menaksir jika ada semacam perubahan kecil yang mereka dapat buat untuk iklan tersebut sehingga membuat iklan tersebut sesuai untuk dijalankan.
Menurut website Little Green Footballs, kelompok tersebut sekarang berusaha menggalang dana dari keputusan jaringan pertelevisian yang menolak iklan tersebut, menyarankan bahwa mereka sebenarnya tidak terhancurkan karena penolakan tersebut.
Dengan kata lain, iklan ini kemungkinan bisa saja menjadi sesuatu untuk menarik perhatian publik yang patut untuk diabaikan. Ini adalah rahasia umum di Washington bahwa kelompok tersebut terkadang akan menciptakan iklan yang begitu menghasut yang mereka kemungkinan mendapatkan penolakan, menuntun pada perhatian pers bebas. (ppt/pw/tw/wp) www.suaramedia.com














