Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Bagaimana Jika Muslim di Balik Peledak Hari Thanksgiving?

E-mail Cetak PDF

SAN DIEGO (Berita SuaraMedia) – Tempat penyimpanan rahasia terbesar dari bahan peledak rakitan PETN dan HMTD  di AS ditemukan pada hari Tanksgiving oleh kepolisian San Diego. PETN adalah jenis peledak yang disukai oleh militan Al Qaeda. Banyak orang di luar sana yang berpikir: "Semua teroris adalah Muslim dan karena itu perakit bom ini pasti juga seorang Muslim. Hanya teroris Muslim yang menggunakan PETN." Benarkah seperti itu?

Salah! Tangkapan besar PETN itu adalah milik George Djura Jakubec, seorang warga negara Serbia dan konsultan perangkat lunak komputer berusia 54 tahun yang menimbun segala jenis bahan kimia berbahaya termasuk asam belerang. George dianggap sebagai perampok bank tapi sekarang dia diselidiki untuk kaitan dengan organisasi teroris. Simpanan peledak itu begitu berbahaya hingga pihak yang berwenang mengevakuasi seluruh blok di dekat Escondido, California. Bahan peledak jenis-jenis itu sangat sensitif dan bisa terpicu oleh guncangan kecil, membuat tugas penegak hukum semakin sulit dan berbahaya.

Tapi bagaimana jika dia Muslim?

Jika dia Muslim, maka akan terdengar retorika sok "sudah kubilang kan" dari orang-orang tentang bagaimana rakyat Amerika tidak perlu begitu benar secara politik karena semua teroris adalah Muslim dan orang asing karena itu mereka tidak perlu merasa buruk tentang profiling ras atau relijius. Tidak peduli bahwa data kongkrit menunjukkan bahwa sebagian besar teroris di Amerika dan Eropa bukan Muslim.

Apa yang tidak mereka pahami atau tidak peduli untuk memahami adalah bahwa profiling ras tidak berhasil, kontraproduktif, dan bertentangan dengan pluralisme Amerika. Mantan Menteri Keamanan Dalam Negeri Michael Chertoff menyebutnya "menyesatkan dan jelas berbahaya". Berbahaya karena teroris tidak punya ras atau agama. Teroris datang dalam segala bentuk dan ukuran. Jadi jika mereka hanya memprofil kaum Muslim atau imigran, maka teroris yang bukan Muslim atau imigran akan memiliki kesempatan lebih baik untuk lolos dari keamanan. Opsi yang lebih baik adalah untuk memprofil perilaku yang mencurigakan. Tapi fakta, logika, dan rekomendasi dari pejabat keamanan tingkat tinggi dan akademisi tidak akan menghentikan orang-orang bodoh itu dari meneruskan perang mereka melawan Islam. Kenapa membiarkan sedikit rasionalitas merusak pesta ketika bisnis provokator kekhawatiran Islamofobis sedang naik daun dan politisi anti-Muslim sedang menang? (rin/it) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon