Inilah kutipan yang disari langsung dari transkrip pres rilis Gedung Putih: "Dan salah satu poin ingin saya buat, adalah bahwa jika Anda benar-benar melihat jumlah Muslim AS, kami akan menjadi satu negara muslim terbesar di dunia. Dan sehingga harus ada dialog yang lebih baik terhadap pengertian antara kedua bangsa."
Pemimpin AS tersebut menambahkan bahwa AS dan negara-negara Barat harus lebih baik mengenal Islam, menambahkan pendapat bahwa Muslim AS bukanlah masalah, tetapi kenyataan bahwa mereka sedang membangun dan meninggalkan sebuah warisan. Mereka adalah orang-orang yang tidak merusak. Menurutnya saat ini, ada konflik antara mereka yang memihak gaya hidup modern dan gaya hidup orang-orang yang merasa hidup seorang muslim bersenyawa dengan budaya modern dan Barat.
Apakah benar demikian?
Mari mundur ke belakang ketika Presiden AS ke-44 Barack Obama, atau, Barack Hussein Obama masih merupakan calon Presiden. Selama kampanye pemilihan umum, Obama sama sekali tidak pernah menggunakan nama tengahnya. Takut akan kehilangan potensi politik dengan label sebagai seorang turunan Muslim, Obama, yang masih merupakan calon presiden, seorang penganut Kristen, tidak pernah menggunakan nama "Hussein" dan penggunaannya akan menyebabkan tanda tanya seperti semacam kode larangan atas tuduhan bahwa ia semacam kandidat Islam Manchurian.
Namun, begitu Obama berhasil menduduki tempat di Gedung Putih, dan dengan beberapa rencananya dalam masalah Timur Tengah dan untuk mendekati negara Islam, Obama dengan bangga menggunakan nama tengahnya, selain, tentu saja bahwa sudah menjadi tradisi di sejarah kepresidenan AS bahwa seorang presiden harus memakai tiga nama, nama depan, nama tengah dan nama belakang.
Tampaknya pemerintahan Obama mencoba untuk meraih ke-Muslim-an Obama. Wakil penasihat keamanan nasional Obama telah menyatakan bahwa Obama "berpengalaman tentang Islam pada tiga benua ... tumbuh di Indonesia, yang memiliki ayah seorang Muslim, dan tinggal di tempat di Amerika yang mana Muslim merupakan kunci di Illinois dan Chicago."
Namun, pada saat kunjungannya ke Turki, Obama mengatakan bahwa Amerika "tidak menganggap diri kami bangsa Kristen atau bangsa Yahudi atau negara Muslim". John McCain pernah dikritik pada tahun 2007 dengan menyatakan AS adalah "sebuah bangsa Kristen", kemudian meralatnya menjadi "suatu bangsa dengan nilai Judeo-Kristian ".
Tentu saja, konsep pemisahan gereja dan negara, yang berasal dari Perubahan Pertama UUD, berarti AS tidak resmi menjadi negara Kristen atau negara agama tertentu lainnya. Yang berarti, dapat kita katakan bahwa AS bukan negara Muslim ataupun Kristen.
Terlepas dari pernyataan-pernyataan Obama. Mari kita lihat statistik sebenarnya. Wikipedia telah merangkum beberapa sumber yang berhubungan dengan statistik umat Islam di AS. Berikut adalah daftarnya:
<!--[if1,1 juta (2001) menurut, City University of New York - American Religious Identification Survey [0,5% dari populasi nasional dewasa]
<!--[if1,6 juta (2000) menurut, Glenmary Research Center [0,5% dari populasi nasional]
<!--[if1,8 juta (2007) 0,6% dari populasi menurut, The World Factbook
<!--[if1,9 juta (2001) menurut, Komite Yahudi Amerika [0,6% dari populasi nasional]
<!--[if2,0 juta (2000) menurut, Lembaga Penelitian Keagamaan Hartford [0,7% dari populasi nasional]
<!--[if2,4 juta (2007) menurut, Pew Research Center
<!--[if4,7 juta (2005) menurut, Ensiklopedia Britannica Book of the Year [1,5% dari populasi nasional]
<!--[if6-7 juta (2001) menurut, Council on American-Islamic Relations - Masjid di Amerika: Sebuah Potret Nasional
<!--[if6,7 juta (1997) menurut, J. Ilyas Ba-Yunus [2,2% dari populasi nasional]
<!--[if7-8 juta (2008) menurut, Newsweek
Meskipun menyediakan data tersebut, menurut situs Wikipedia, tidak ada yang jumlah akurat umat Islam di AS karena Biro Sensus AS tidak mengumpulkan data tentang identifikasi agama. Ada perdebatan yang sedang berlangsung mengenai besarnya penduduk Muslim di AS yang sebenarnya. Berbagai lembaga dan organisasi telah mencoba memperkirakan tentang jumlah umat Islam yang tinggal di AS. Bahkan ada yang mengklaim bahwa tidak pernah ada perhitungan ilmiah mengenai jumlah umat Islam di AS.
Beberapa wartawan juga ada dugaan bahwa angka yang lebih tinggi telah sengaja "digelembungkan" untuk tujuan politik. Di sisi lain, beberapa Muslim menyalahkan kelompok Islamophobia dan fakta bahwa banyak umat Islam mengidentifikasi diri sebagai umat Islam tetapi tidak menghadiri masjid untuk menurunkan perkiraan populasi.
Meski demikian, berapapun jumlahnya, masih belum dapat dikatakan bahwa AS layak masuk daftar negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Sebagai perbandingannya, mari kita lihat jumlah penduduk muslim di negara lain.
|
No |
Negara |
Populasi |
Muslim (%) |
Total |
|
1 |
Indonesia |
240,271,522 |
86.10% |
206,873,780 |
|
2 |
Pakistan |
176,242,949 |
95% |
167,430,802 |
|
3 |
India |
1,166,079,217 |
13.40% |
156,254,615 |
|
4 |
Bangladesh |
156,050,883 |
83% |
129,522,233 |
|
5 |
Turkey |
76,805,524 |
99.80% |
76,651,913 |
|
6 |
Egypt |
83,082,869 |
90% |
74,774,582 |
|
7 |
Nigeria |
149,229,090 |
50% |
74,614,545 |
|
8 |
Iran |
66,429,284 |
98% |
65,100,698 |
|
9 |
Maroko |
34,859,364 |
98.70% |
34,406,192 |
|
10 |
Algeria |
34,178,188 |
99% |
33,836,406 |
|
11 |
Afghanistan |
33,609,937 |
100% |
33,609,937 |
|
12 |
Sudan |
41,087,825 |
70% |
28,761,478 |
|
13 |
Saudi Arabia |
28,686,633 |
100% |
28,686,633 |
|
14 |
Iraq |
28,945,657 |
97% |
28,077,287 |
|
15 |
Ethiopia |
85,237,338 |
32% |
27,957,847 |
|
16 |
Uzbekistan |
27,606,007 |
88% |
24,293,286 |
|
17 |
Yaman |
23,822,783 |
99% |
23,584,555 |
|
18 |
China |
1,338,612,968 |
1.50% |
20,079,195 |
|
19 |
Tanzania |
36,500,000 |
50% |
18,250,000 |
|
… |
…. |
… |
…. |
… |
|
… |
… |
… |
… |
… |
|
62 |
United States |
307,212,123 |
0.60% |
1,843,272 |
Tampak jelas bahwa AS bahkan tidak memenuhi 20 besar negara dengan penganut Islam terbanyak. Sekarang, secara implisit mencoba mengkontraskan dirinya dari pendahulunya, Bush, yang menganggap serangan 9/11 sebagai Perang Salib terhadap terorisme, Obama mencoba menunjukan kepada dunia bahwa dia adalah seorang Amerika yang toleran terhadap Muslim, sekaligus menegaskan akarnya yang separuh Muslim.(iw/tcu/wh/jw/wp) www.suaramedia.com
- Cosby Show Versi Muslim Untuk Lunturkan Anti-Islam
- Lepas Dari Belenggu Komunis, Eropa Resmikan Negara Islam Pertama!
- Belajar Dari Kupu-Kupu, Pemuda Muslim Kejutkan NASA!
- Konferensi Manuskrip Islam Tuntun Inggris Menuju Terang
- Resmikan Jilbab, Sarkozy Tumbuhkan Harapan Baru














