Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Dukung Saudara Muslim, Badan Amal Skotlandia Dilalap Api!

E-mail Cetak PDF

GLASGOW, SKOTLANDIA (Berita SuaraMedia) – Cabang Islamic Relief (Bantuan Islam), yayasan bantuan bencana alam dunia dan anggota Komite Darurat Bencana (Disasters Emergency Committe - DEC), di Glasgow mengalami kerusakan parah setelah terbakar Kamis dini hari lalu.

Mengomentari insiden tersebut, Habib Malik, Ketua Islamic Relief Skotlandia, mengatakan:

"Ini merupakan tamparan keras bagi komunitas lokal. Tidak hanya karena ini adalah markas kami di Skotlandia tapi juga toko amal utama di negara ini, pusat kegiatan komunitas, dengan para sukarelawan dan donatur yang datang dan pergi setiap saat."

"Sayangnya, awal tahun ini, selama masa-masa Krisis Gaza, kami telah menerima serangkaian ancaman teroris sesungguhnya terkait upaya pemberian bantuan kami kepada saudara-saudara Muslim kami di Gaza. Kami adalah yayasan amal yang tidak bersifat politis, kami tidak mengambil keberpihakan dalam konflik mana pun dan hanya bertindak untuk menolong orang-orang yang menderita. Sayangnya, kata Islam di nama kami membuat kami menjadi target mudah bagi kelompok- kelompok dan individu yang rasis dan Islamophobik."

"Insiden ini, yang bisa saja mengambil nyawa seseorang, telah selayaknya mendapat kecaman dari seluruh komunitas dan orang-orang dari berbagai agama dan keyakinan. Kami menghargai tawaran bantuan dari semua pihak dan kami akan bekerja keras memperbaiki segala sesuatunya."

Anggota parlemen Skotlandia dan Deputi Menteri Utama Nicola Sturgeon juga mengekspresikan kegeramannya:

"Saya telah mendapat kesempatan hadir dalam beberapa acara penggalangan dana yang diselenggarakan oleh Islamic Relief Skotlandia. Dalam semua acara mereka selalu ada beragam orang dengan berbagai latar belakang. Saya tahu insiden mengejutkan ini akan membuat marah banyak anggota Pollokshields dan komunitas Glasgow."

"Saya telah berbicara dengan polisi yang meyakinkan saya bahwa mereka sedang mengadakan penyelidikan yang mendalam."

Osama Saeed, Ketua Eksekutif Yayasan Islam Skotlandia juga berkomentar:

"Siapa pun yang ingin menyerang Islamic Relief, salah satu yayasan pemberi bantuan yang terpercaya di negara ini, pantas mendapat hinaan dari seluruh masyarakat."

"Sebagai akibat dari kerusakan ini, toko Islamic Relief harus berhenti beroperasi, dan uang sumbangan yang dapat mereka kumpulkan pun berkurang."

"Ini tidak hanya menunjukkan kesalahpahaman atas proyek kemanusiaan Islamic Relief, tapi juga peningkatan ancaman Islamophobia. Tampaknya ini merupakan serangan yang direncanakan, dilakukan bukan oleh seorang pemabuk jalanan di tengah malam."

"Kami harus bersyukur tidak ada satu pun orang yang tinggal di gedung toko yang terluka. Mengingat banyaknya ancaman yang telah kami terima, saya berharap polisi akan memperlakukan kasus ini dengan serius."

Beberapa bulan silam, seorang pria berusia 35 tahun ditahan karena mengancam akan meledakkan Masjid Glasgow, dan akan membantai seorang Muslim tiap minggunya hingga beberapa permintaannya dipenuhi, termasuk ditutupnya seluruh Masjid di Skotlandia.

Neil MacGregor, yang diketahui sebagai salah satu anggota kelompok garis keras Front National. mengirimkan ancamannya berupa email rasis ke kepolisian Strathclyde.

"Sebuah bom akan meledak di Masjid Glasgow dalam minggu ini," katanya dalam email tersebut. (ri/si) Dikutip oleh www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon