Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Ajarkan Ekstrimisme, Rusia Seret Tuhan Ke Meja Pengadilan

E-mail Cetak PDF
MOSKOW (Berita SuaraMedia) – Seorang ilmuwan telah mengirimkan sebuah pernyataan kepada kantor jaksa penuntut umum di Stavrovol, sebelah selatan Rusia, mendesak agar kitab Perjanjian Lama dinyatakan sebagai bahan bacaan ekstrimis.

Sebagaimana dilaporkan oleh surat kabar Komsomolskaya Pravda, Anatoly Dplzhenko mempresentasikan sebuah dokumen setelah 11 halaman di kantor jaksa penuntut pada hari Jumat, ia juga mendesak agar orang-orang yang mendistribusikan kitab tersebut harus dinyatakan bertanggungjawab secara kriminal.

Dolzhenko juga mampu menggalang dukungan dari metodologis korupsi dan kejahatan terorganisir, Evheny Trufanov.

"Kami ingin agar (kitab) Perjanjian Lama, atas dasar kutipan-kutipan yang terdapat dalam pernyataan dan menyerukan kekerasan, genosida, dan mempromosikan kebrutalan, untuk dinyatakan sebagai bahan bacaan dengan kandungan isi ekstrimis dan dapat memicu perselisihan etnis," kata Trufanov.

Jika permintaan mereka ditolak, maka mereka berniat untuk mengajukan permohonan kepada pengadilan hak asasi manusia Eropa.

Dalam deklarasi tersebut, sejumlah kutipan dicantumkan oleh pihak penggugat sebagai tulisan yang mengerikan. Salah satunya berbunyi:

"Jangan serahkan putri-putri kalian untuk menikah dengan putra-putra mereka, atau mengambil putri mereka untuk dipasangkan dengan putra kalian. Jangan membuat kesepakatan dengan mereka kapapun itu."

Dolzhenko mengatakan bahwa dirinya melakukan tindakan berdasarkan sebuah sumber di internet "Slavic Internet Portal Darislav", yang membawa buku-buku Yahudi seperti halnya Alkitab hingga ke meja jaksa penuntut.

Mengomentari inisiatif tersebut, seretaris pers keuskupan lokal, Evheny Bronsky, megatakan bahwa "Dunia Perjanjian Lama adalah dunia dimana orang-orang meninggalkan Tuhan, mengabaikan nilai-nilai, melakukan dosa, sebuah dunia , sebuah dunia dimana penganut paganisme telah mengorbankan banyak janin untuk dewa-dewa."

"Untuk memuncaki daftar kejahatan, disebutkan bahwa untuk tidak mengijinkan kemanusiaan untuk mati adalah bagian dari kecurangan dari Tuhan di sebuah dunia, yang dikuasai oleh setan, dalam sebuah dunia, yang sama sekali tidak memiliki berkat Tuhan, sebuah jalur yang berhubungan dengan banyak penderitaan. Namun jalur ini membawa seluruh umat manusia kepada kabar baik Kristus, kepada Perjanjian Baru," kata Bronsky.

Federasi Komunitas Yahudi Rusia menyebut masalah tersebut "menggelikan".

"Cukup menggelikan, lucu dan bodoh untuk membawa Tuhan ke meja Pengadilan. Kasus ini adalah sebuah kasus mengenai peristiwa yang berumur 3.000 tahun lamanya. Ketika monotheisme memang masih belum ada dan jika seseorang memiiki gagasan, dengan menggunakan pandangan-pandangan ini, untuk mengajarkan peraturan modern terhadap orang-orang dari berbagai keyakinan, maka orang ini akan dinyatakan sebagai orang gila, termasuk rekan-rekannya yang seiman," kata kepala hubungan masyarakat dari federasi Yahudi tersebut, Borukh Gorin.

Belum lama ini, aliran Kesaksian Yehovah, yang dikenal dengan ramalan kiamat mereka, dipandang sebagai sebuah aliran pemujaan ekstrimis oleh pihak berwenang Rusia. Setelah dilarang di banyak negara, aktivitas Kesaksian Yehovah juga menjadi ilegal di Rusia.

Sejak kali pertama hadir di Rusia pada awal tahun 1990an, Keaksian Yehovah telah meraih popularitas dengan amat pesat. Organisasi tersebut mengatakan bahwa mereka memiliki 200.000 anggota di Rusia, namun mereka tidak dapat secara langsung dikategorikan sebagai kriminal.

Sebuah kasus tingkat tinggi lima tahun lalu melabeli Kesaksian Yehovah sebagai sebuah organisasi ekstrimis yang memicu kebencian antar agama dan memecah belah kaluarga.

Menurut keyakinan tersebut, para penganutnya tidak diperkenankan untuk menerima transfusi darah, beberapa orang diantaranya bahkan mencoba untuk menghalang-halangi transfusi darah untuk anak-anak mereka. Yang paling menyita perhatian ketika seorang dokter di kota Petropavlovsk-Kamchatsky, sebelah timur jauh Rusia, harus mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mendapatkan ijin transfusi darah untuk seorang gadis berusia enam tahun yang menderita trauma kepala yang serius. Pengadilan mengabulkan permohonan tersebut dan sang dokter mampu menyelamatkan nyawa anak itu.

Para kritikus terhadap kelompok tersebut memperingatkan bahwa orang-orang yang direkrut dalam komunitas Yehovah pada akhirnya mengalami pencucian otak.

Oleg Zakharenkov mengatakan bahwa istrinya berubah total setelah menjadi seorang Saksi Yehovah. "Dia menjadi terisolasi. Dia mulai menghilang selama berhari-hari dan memberikan seluruh uang saya kepada mereka," kata Oleg.

Kesaksian Yehovah didirikan di AS pada akhir abad ke-19. Ada lebih dari tujuh juta pengikut yang tersebar di seluruh dunia. (dn/rt) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon