Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Terima Hadiah Istimewa Turki, Wakil Israel Lari Tunggang Langgang

E-mail Cetak PDF
ANKARA (Berita SuaraMedia) – Duta besar Israel untuk Ankara menerima sebuah "hadiah penyambutan" istimewa ketika ia datang berkunjung ke sebuah universitas Turki yang terletak di daerah tepi pantai, Trabzon yang merupakan pelabuhan Laut Hitam.

Sekelompok mahasiswa Turki yang marah melemparkan telur ke arah Gabi Levy, sang duta besar Israel, setibanya ia di Universitas Teknik Karadeniz pada hari Rabu (4/11).

Para mahasiswa memprotes kebijakan Tel Aviv terhadap rakyat Palestina, termasuk isu pemukiman Yahudi ilegal di Tepi Barat dan perang di Jalur Gaza.

"Israel adalah pembantai," teriak para mahasiswa seperti yang terlihat dalam rekaman televisi.

"Pembantai anak-anak tidak diterima di universitas kami," kata para mahasiswa. Mereka juga menyebut Israel sebagai negara fasis, mereka kemudian melempari mobil Levy dengan telur hingga petugas keamanan datang menghalau mereka.

Polisi kemudian menangkap 20 orang mahasiswa. Melihat ledakan amarah mahasiswa Turki tersebut, sang duta besar Israel ciut nyali, ia kemudian berbalik arah dan pergi tanpa sempat turun dari mobil yang ditumpanginya, demikian diberitakan oleh Anatolia News Agency.

Yossy Levy, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, mengatakan kepada Ynet: "Ini adalah sebuah omong kosong ala Trabzon. Ada sebuah upaya dari kelompok mahasiswa lokal untuk menghalangi pidato duta besar dalam kunjungannya ke sebuah universitas setempat, di dekat Laut Hitam."

Menurut Levy, kejadian tersebut sudah diperkirakan, "Kepolisian setempat telah menangani dan memulihkan keadaan. Duta besar melanjutkan tujuannya dan melakukan pertemuan yang tercatat dalam jadwalnya."

"Protes dan reaksi keras sama sekali tidak membuat kami takut. Tujuan para penjahat itu adalah mencegah delegasi kami agar tidak melakukan perjalanan ke wilayah mereka dan menyampaikan pesan Israel kepada populasi masyarakat setempat, namun kami tidak akan membiarkan hal itu menghentikan langkah kami," kata Levy.

Kejadian memalukan tersebut terjadi berselang satu hari setelah Gabi Levy, yang tengah melakukan kunjungan, menghadapi kritikan pedas di kota Rize, dimana walikota setempat, Halil Bakirci, mengecam "kebijakan" ekspansi dan penjajahan Israel, mereka juga mengatakan bahwa dalam melakukan tindakan "bela diri", Israel tidak seharusnya membantai anak-anak.

"Para penduduk Rize akan mempertahankan diri dari ancaman apapun, namun mereka tidak akan melakukannya dengan cara membantai anak-anak," kata Bakirci.

Mendengar ucapan blak-blakan dari walikota Rize tersebut, Gabi Levy disebut-sebut merasa kecewa.

Hubungan Ankara dan Tel Aviv memburuk setelah Israel melakukan agresi militer di Jalur Gaza yang merenggut nyawa lebih dari 1.400 orang warga Palestina, sebagian besar merupakan warga sipil, pada permulaan tahun ini.

Hubungan bilateral kedua negara semakin memburuk bulan lalu, setelah Ankara mendepak Israel dari latihan udara internasional untuk memprotes tragedi kemanusiaan di Gaza serta menyerukan pengangkatan blokade Gaza yang membuat populasi warga Palestina sebanyak 1,5 juta orang menderita karena kekurangan kebutuhan pokok.

Bulan lalu, unjuk rasa panas terjadi di seluruh penjuru Turki. Dalam salah satu demonstrasi, para pengunjuk rasa mengibarkan bendera Palestina dan membakar bendera Israel.

Presiden Turki, Abdullah Gul, yang baru-baru ini bertemu dengan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, juga membicarakan mengenai berbagai hal yang terjadi dengan Israel. 

Isu kebiadaban Israel di Palestina mendapatkan dukungan luas di Turki, baik dari golongan Islam maupun golongan kiri. (dn/pv/hd/yn/jp) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon