Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Tutupi Jejak Masa Lalu, Perdana Menteri Italia Haramkan Film Mafia

E-mail Cetak PDF

ROMA (Berita SuaraMedia) – Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, mengatakan kepada para pendukungnya bahwa dirinya akan "mencekik" orang-orang yang menulis buku atau membuat film bertemakan tentang mafia.

"Jika saya sampai tahu siapa yang membuat tayangan "Sang gurita" yang telah mengudara sebanyak sembilan musim penayangan, serta orang-orang yang menulis buku mengenai mafia, yang telah memberikan citra amat buruk bagi Italia di seluruh dunia, saya bersumpah akan mencekik mereka," katanya kepara barisan muda pendukungnya di partai Forza Italia pada hari Sabtu lalu, demikian dilaporkan oleh AFP.

"Sang gurita" – dalam bahasa Italia, "La Piovra" – adalah sebuah program televisi bertema mafia yang disiarkan oleh stasiun televisi RAI. Program tersebut ditayangkan mulai tahun 1984 hingga 2011.

Berlusconi kemudian membantah adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa dirinya mungkin terlibat dalam serangkaian peledakan yang dilakukan oleh mafia Italia pada tahun 1992 dan 1993, demikian dilaporkan oleh sejumlah media Italia.

Pada hari Sabtu, sebuah pengadilan menyatakan bahwa Berlusconi tidak sedang diusut, berkenaan dengan serangan bom mafia di Florence pada tahun 1993, hal tersebut diungkapkan menyusul beredarnya laporan yang menyebutkan bahwa Berlusconi diselidiki atas keterlibatannya sebagai seorang mafia.

Karena begitu ramainya selentingan yang beredar di media-media Italia mengenai Berlusconi dan hubungannya dengan mafia, seperti yang diungkapkan oleh seorang informan mafia yang disidangkan secara terbuka pada tanggal 4 Desember mendatang, juru bicara perdana menteri juga membantah bahwa Berlusconi tengah diusut.

Bukti baru yang menyeruak dari seorang mafia yang memberikan kesaksian membuat para jaksa kembali membuka penyelidikan atas serangan bom mafia pada tahun 1993 di kota Roma, Milan dan Florence.

Pada hari Minggu lalu, Silvio Berlusconi membela diri dan menegaskan mengenai keterlibatannya dalam memerangi mafia. Ia bersumpah untuk membalas pers oposisi yang memberitakan bahwa dirinya tengah berada dalam penyelidikan sehubungan dengan peledakan tahun 1993 yang dilakukan oleh mafia.

"Jika ada orang yang memiliki sensitivitas, mentalitas, latar belakang, budaya dan politik yang amat jauh dari mafia, sayalah orangnya," kata perdana menteri konservatif sekaligus taipan media berusia 73 tahun tersebut.

"Jika ada pemerintahan yang menetapkan perang terhadap mafia sebagai salah satu tujuannya yang paling jelas dan koheren, itulah pemerintahan saya," tambah Berlusconi.

Dalam peristiwa pengeboman di kota Florence tersebut, yang dilakukan sebagai bagian dari kampanye mafia untuk menakut-nakuti pemerintah agar memperlunak hukuman penjara yang dijatuhkan terhadap para mafia yang terjaring, tercatat ada lima orang korban jiwa.

Para mafia dijebloskan ke dalam penjara, namun proses penyelidikan terhadap kasus tersebut, yang ada hubungannya dengan para politisi dan pengusaha, dihentikan pada tahun 1998. Kasus tersebut dibuka kembali tahun ini ketika seorang mafia yang berada dalam sel tahanan, Gaspare Spatuzza, memutuskan untuk membuka mulut.

Kepada para hakim, Spatuzza mengatakan bahwa Berlusconi dan Senator Marcello DellUtri ada hubungannya dengan serangan yang diotaki oleh seorang bos mafia yang kini menjalani hukuman penjara seumur hidup.

DellUtri, seorang kolega Berlusconi, telah dinyatakan bersalah karena memiliki keterkaitan dengan mafia, dan dia dijatuhi hukuman 9 tahun penjara. Pada hari Jumat depan, persidangan Palermo akan mendengarkan kesaksian Spatuzza yang ditahan di penjara dengan tingkat keamanan tinggi di kota Turin. Sejumlah media mengatakan bahwa hal tersebut dapat membahayakan reputasi Berlusconi.

Menteri Dalam Negeri Italia, Roberto Maroni, bulan ini mengatakan bahwa tidak ada periode lain yang lebih menyenangkan dalam perang melawan mafia jika dibandingkan dengan pemerintahan Berlusconi, dengan rata-rata menangkap 8 oang mafia setiap harinya, dan berkurangnya daftar 100 orang mafia yang paling dicari, menjadi hanya setengahnya. Masih ditambah dengan penyitaan 10.000 properti mafia senilai 5,3 miliar euro ($7,9 miliar) dalam kurun waktu 17 bulan.

Putri Berlusconi, Marina, yang mengepalai perusahaan keluarga, Fininvest, pemegang kendali saluran televisi Mediaset, pada hari Sabtu mengatakan bahwa pihaknya akan menuntut surat kabar oposisi, La Repubblica atas dimuatnya sebuah artikel yang menyebutkan bahwa 20 persen saham Mediaset dimiliki mafia. La Repubblica adalah media milik rival bisnis Berlusconi, Carlo De Benedetti.

Berlusconi mengatakan bahwa dirinya akan memerangi kampanye pers yang dilancarkan oleh grup La Repubblica-Espresso. "Saya akan meminta mereka mengganti kerugian yang ditimbulkan terhadap martabat saya, keluarga saya dan juga perusahaan Fininvest." (dn/pv/yh) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon