Berbicara seusai dialog dengan Perdana Menteri Inggris tersebut, Gilani mengatakan bahwa AS tidak memberikan data intelijen yang bisa ditindaklanjuti mengenai keberadaan pucuk pimpinan Al Qaeda tersebut.
Brown memuji upaya-upaya anti teror yang dilakukan oleh Pakistan, Perdana Menteri Inggris tersebut juga menjanjikan lebih banyak dukungan untuk membantu menghadirkan stabilitas di wilayah perbatasan Pakistan dengan Afghanistan.
Namun, Perdana Menteri Inggris tersebut tidak menegaskan kembali seruannya pada akhir pekan lalu. Kala itu, Brown mendesak Pakistan untuk melakukan lebih banyak upaya guna melacak keberadaan Bin Laden.
Ketika ditanya mengenai komentar-komentar yang dilontarkan dalam koferensi pers di Inggris, Brown memuji tindakan-tindakan Pakistan untuk "mengacaukan aktivitas Al-Qaeda" di kawasan Waziristan Selatan, ia juga berjanji untuk terus berbagi data intelijen dengan Pakistan, yang disebut Brown sebagai "negara sekutu kami".
Gilani memberikan pujian terhadap kerjasama AS dengan Pakistan dalam hal keamanan, namun ia menambahkan bahwa AS masih belum memberikan informasi yang kredibel dan dapat ditindaklanjuti kepada Pakistan mengenai Bin Laden.
"Saya meragukan kebenaran informasi yang AS berikan, karena saya rasa Usama bin Laden tidak berada di Pakistan," kata Gilani.
Perdana Menteri Pakistan tersebut juga mengatakan bahwa dirinya ingin mendapatkan kejelasan dari AS mengenai rencana baru Presiden Barack Obama dalam hal strategi perang Afghanistan, sebelum negaranya bisa mengambil tindakan dalam hal itu.
Menurut Gilani, Presiden Obama telah membahas rencana untuk mengirimkan 30.000 orang pasukan tambahan ke Afghanistan bersama dengan Presiden Asif Ali Zardari, namun ia menambahkan bahwa Pakistan masih ingin mendapatkan rincian lebih lanjut.
Gilani berkata: "Mengenai kebijakan baru kami, kami benar-benar memeriksanya dengan hati-hati. Kami telah mengeluarkan pernyataan melalui kantor menteri luar negeri, dan kami tengah mencari cara yang tepat untuk menerapkannya, oleh karena itu kami membutuhkan kejelasan dalam hal itu."
Gilani memuji catatan Inggris dalam hal kerjasama dengan Pakistan, ia mengatakan bahwa dalam dialog antara dirinya dan Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown telah setuju untuk mengatakan kepada insan pers mengenai dimulainya negosiasi awal perdagangan bebas dengan Uni Eropa.
Gordon Brown membuka konferensi pers di Downing Street (sebuah jalan di Inggris yang menjadi lokasi rumah dinas Perdana Menteri Inggris) tersebut dengan memuji upaya-upaya Pakistan untuk melawan Taliban, ia juga mengakui "pengorbanan besar" Pakistan dalam memerangi kekerasan.
Brown menegaskan dukungan dari Inggris dalam peperangan melawan kelompok gerilyawan di wilayah perbatasan. Ia berkata kepada Gilani: "(Perang) ini bukan hanya peperangan kalian, tapi juga peperangan Inggris."
Brown menambahkan, bantuan yang diberikan Inggris akan disalurkan untuk rekonstruksi bangunan, pendidikan dan relokasi terhadap para pengungsi yang terusir dalam pertempuran di wilayah perbatasan Pakistan dengan Afghanistan.
Brown kemudian menjanjikan bantuan dana sebesar £50 juta untuk membantu Pakistan mencapai "stabilitas jangka panjang" di kawasan perbatasan tersebut. "Komunitas internasional berharap banyak kepada Pakistan. Yang harus kita lakukan adalah bekerjasama dan meningkatkan upaya-upaya yang kita lakukan."
Pekan lalu, Brown mengatakan bahwa ada tanda tanya besar yang harus dijawab, karena tidak ada yang mampu melacak atau menangkap pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden atau deputinya, Ayman al-Zawahiri, delapan tahun pasca terjadinya peristiwa 11 September di AS. (dn/bc) www.suaramedia.com














