Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Italia: Mesir Sama Zionisnya Dengan Israel

E-mail Cetak PDF

ROMA (Berita SuaraMedia) – Sebuah kelompok yang terdiri dari berbagai organisasi hak asasi manusia dan kalangan terkemuka di Italia menyampaikan peringatan yang intinya menyebutkan bahwa tembok besi yang dibangun oleh Mesir di perbatasan dengan Gaza membuat Mesir tidak jauh berbeda dengan tindakan zionis Israel yang melakukan blokade terhadap Jalur Gaza.

Dalam sebuah surat yang diserahkan kepada kedutaan Mesir di kota Roma pada hari Kamis lalu, organisasi dan tokoh italia tersebut mengatakan bahwa Mesir memiliki hak untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna melindungi perbatasannya, namun blokade dan siksaan kelaparan terhadap rakyat Gaza tidak akan menghadirkan stabilitas terhadap kawasan tersebut, apalagi memberikan prestise dan gengsi kepada Mesir.

Isi surat tersebut memperingatkan bahwa tembok yang dibangun Mesir justru akan menebarkan kebencian antar negara dan hanya akan menguntungkan Israel. Ditambahkan pula bahwa pembangunan tembok tersebut akan menggoreskan luka yang mendalam terhadap masyarakat merdeka di dunia.

Dalam konteks yang terkait, para cendekiawan Al-Azhar di Mesir mengecam keras pemerintahan mereka karena telah membangun tembok besi di wilayah perbatasan Rafah. Para cendekiawan tersebut menekankan bahwa pembangunan tembok tersebut dilarang dalam agama dan juga melanggar hukum kemanusiaan.

Dalam sebuah pernyataan, para cendekiawan mendesak para pemimpin dunia Arab dan Muslim untuk menggelar sebuah konferensi darurat dan menentang pembangunan tembok besi tersebut serta mengembangkan sebuah rencana komprehensif untuk menghapuskan kungkungan terhadap Jalur Gaza.

Pernyataan bersama tersebut menyerukan pentingnya dukungan terhadap gerakan perlawanan Palestina dan ketabahan mereka dalam menghadapi belenggu penjajahan Zionis Israel.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa perlindungan terhadap keselamatan para penduduk Gaza justru dapat melindungi kepentingan nasional dan kedaulatan Mesir, serta menandakan ketergantungan dan hubungan dari negara Arab tersebut.

Sebelumnya, Presiden Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional, Dr. Yusuf al-Qaradawi, mengatakan bahwa tembok perbatasan yang dibangun oleh Mesir di perbatasan Gaza dan Israel merupakan sebuah tindakan yang terlarang dalam Islam. Ia juga menyerukan kepada segenap rekan Mesir untuk menekan negeri piramida tersebut untuk menghentikan kejahatan yang dilakukannya. Ia menyerukan kepada Mesir untuk tidak melakukan hal-hal yang menentang bangsa Palestina.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Sheikh Qaradawi pada hari Minggu (27/12) lalu tersebut menjadi puncak dari sejumlah fatwa yang dikeluarkan oleh sejumlah sarjana Al-Azhar beberapa hari sebelumnya, yang intinya menolak pembangunan tembok tersebut.

"Pembangunan tembok besi oleh Mesir di perbatasan Gaza dan Israel beberapa hari ini merupakan sebuah tindakan yang terlarang dalam Islam, hal itu bertujuan untuk menyumbat seluruh jalan yang ada di Gaza, meningkatkan blokade dan membuat rakyat Palestina kelaparan dan menekan mereka agar berlutut dan menyerah kepada keinginan Israel.

Al-Qaradawi, membela keberadaan terowongan Gaza, ia mengatakan bahwa terowongan-terowongan tersebut merupakan sebuah jalur alternatif untuk melintasi perbatasan Rafah yang ditutup oleh Mesir.

"Rakyat Gaza memanfaatkan terowongan-terowongan itu untuk mencari alternatif lain melintasi perbatasan Rafah yang ditutup oleh Mesir."

Dalam konteks yang sama, Qaradawi menekankan ketidakpuasan terhadap pembangunan tembok tersebut, yang disamakan dengan pembangunan tembok pemisah Israel di Tepi Barat. (dn/pi/sm) www.suaramedia.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon