Tokoh senior Partai Buruh mendesak Perdana Menteri Gordon Brown untuk lengser dari jabatannya dalam waktu dekat, demi menyelamatkan Partai Buruh dari kekalahan memalukan dalam pesta demokrasi Inggris yang akan datang.
Mantan penasihat pemerintah, Greg Pope, mengatakan, "Hampir semua tokoh senior dalam partai kita akan menjadi seorang pemimpin yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Brown."
Dan Barry Sheerman, seorang tokoh veteran Partai Buruh yang menjadi anggota parlemen, menambahkan: "Sudah waktunya bagi dia (Brown) untuk minggir dan memberi jalan kepada seorang pemimpin baru. Kami memerlukan sosok pemimpin baru yang dapat menawarkan pemikiran yang lebih segar."
Serangan terhadap Brown tersebut dilakukan setelah dalam sebuah survei YouGov yang melibatkan 1.800 orang responden, tampak bahwa keunggulan kubu konservatif berlipat ganda menyusul menurunnya dukungan untuk Partai Buruh dalam beberapa pekan terakhir.
Para responden kembali bertanya-tanya mengenai siapa yang akan dipilih dalam pemilihan umum. Hal tersebut memberikan prospek kepada Partai Tory untuk mendapatkan limpahan 40 persen suara.
Dukungan terhadap Partai Buruh menurun menjadi 30 persen sementara dukungan untuk Partai Liberal Demokrat menjadi 17 persen. Dukungan pribadi untuk Gordon Brown hanya tinggal 22 persen.
Limpahan suara baru tersebut sudah lebih dari cukup untuk membuat Partai Tory mendapatkan 20 kursi dan menjadi mayoritas di parlemen pada pemilihan umum yang akan dilangsungkan pada akhir tahun ini.
Hasil jajak pendapat tersebut juga menyebutkan mengenai ketidaksenangan para pemilih terhadap keadaan ekonomi Inggris. Hanya 20 persen responden yang mengatakan bahwa pendapatan yang mereka peroleh saat ini cukup untuk membuat mereka "hidup nyaman", sementara satu dekade yang lalu, hasilnya mencapai 37 persen.
Jajak pendapat tersebut menjadi sebuah pukulan telak bagi Gordon Brown, yang pada tahun baru ini berharap akan adanya titik balik.
Pope, anggota parlemen Partai Buruh dari Hyndburn, Lancashire, mengatakan: "Ada sejumlah besar kalangan pemilih yang masih mengambang, namun mereka sudah memutuskan untuk tidak memilih partai kita jika Gordon masih menjadi pemimpin pada hari pemilihan umum."
Charles Clarke, politisi Partai Buruh lainnya, mengatakan bahwa partainya terancam kalah dalam pemilihan umum mendatang. "Kita ada di ambang kekalahan yang dapat membuat kubu konservatif berkuasa dalam satu dekade ke depan, dan bahkan lebih. Itu akan terjadi kecuali Partai Buruh bertindak sekarang juga."
"Seluruh bukti yang ada telah memastikan bahwa kepemimpinan Brown mengikis dukungan terhadap Partai Buruh, keberadaan pemimpin baru akan meningkatkan penilaian terhadap partai kita. Mencalonkan Gordon Brown sebagai perdana menteri untuk lima tahun ke depan pasti akan semakin menghilangkan dukungan terhadap Partai Buruh."
"Sebagian besar petinggi senior Partai Buruh sudah tidak mempercayai pemerintahan Gordon Brown. Pemimpin saat ini jelas akan menghadirkan kekalahan bagi Partai Buruh, ditambah dengan kehidupan rakyat Inggris yang lebih miskin, padahal merekalah yang harus kita layani." (dn/ep/ll) www.suaramedia.com














