Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Parlemen Inggris: Blokade Israel - Mesir Adalah Durjana!

E-mail Cetak PDF

LONDON (Berita SuaraMedia) – Seorang anggota parlemen dari Partai Buruh Inggris mengunjungi Jalur Gaza dan mengatakan bahwa blokade Gaza oleh Israel dan Mesir itu "durjana".

Gerald Kaufman juga menyatakan dukungannya terhadap upaya kelompok-kelompok pro-Palestina di Inggris mendesak dikeluarkannya surat perintah penahanan bagi para politisi Israel yang terlibat dalam perang Israel di Gaza tahun lalu.  Kaufan memimpin sebuah kelompok yang terdiri atas 60 anggota parlemen dari 13 negara Eropa yang tiba di Gaza pada hari Jumat lalu.

"Para anggota dewan itu mengunjungi Gaza untuk menarik perhatian terhadap blokade jahat Israel dan Mesir," ujar Gerald Kaufman.

"Ramai dibicarakan di negara kami mengenai sejumlah politisi Israel yang tidak dapat datang ke Inggris karena takut akan ditahan," ujar Kaufman. "Siapapun yang menggunakan fosfor putih harus ditahan dan diadili atas kejahatan perang."

Kaufman menambahkan, "Tetapi saat kami membaca tentang politisi Israel yang takut ditahan di Inggris, kami ingat bahwa 1.5 juta rakyat Gaza kehidupannya berada di dalam tahanan setiap hari oleh Israel, menderita kemiskinan, kelaparan, kurangnya layanan kesehatan yang memadai, kurangnya perlengkapan sekolah agar anak-anak dapat belajar."

Layaknya roti lapis, penguasa Jalur Gaza, Hamas, saat ini dijepit oleh Israel dan Mesir. Seperti diberitakan sebelumnya, Israel mengklaim telah berhasil melakukan uji coba sistem perisai roket, sementara Mesir terus memblokir keberadaan terowongan bawah tanah yang menghubungkan antara Gaza dan "dunia luar".

Sistem pertahanan roket Iron Dome, yang dilaporkan akan dipasang di dekat Gaza pada bulan Mei mendatang, diperkirakan akan mempengaruhi kemampuan Hamas untuk melawan penjajahan Israel. Sementara tembok baja Mesir – yang saat ini tengah dalam tahap pengerjaan – berpotensi memutus pasokan uang dan senjata kepada Hamas.

Tekanan dari kedua sisi tersebut berpotensi membatasi pilihan yang dapat diambil oleh Hamas dan mengubah metode pertempuran di Gaza.

Akan tetapi, gerakan Islam tersebut masih tetap kuat posisinya di kawasan yang mulai dikuasai sejak tahun 2007 tersebut.

"Hamas bisa menyesuaikan diri terhadap kondisi-kondisi yang baru," kata Ahmed Yousef, seorang anggota Hamas, tanpa membeberkan secara lebih terperinci. Dia mengatakan bahwa semakin besarnya tekanan terhadap Hamas justru akan membuat nama gerakan tersebut semakin tersohor.

Dalam beberapa tahun terakhir, Hamas, Israel dan Mesir seolah dihadapkan pada jalan buntu.

Sejak tahun 2006, menyusul tertangkapnya seorang prajurit Israel oleh gerilyawan Gaza, Israel dan Mesir terus saja mengurung Gaza. Hal tersebut utamanya dilakukan untuk mencekik Hamas. Untuk melakukan perlawanan, gerakan Islam tersebut mencoba membuka perbatasan dengan menembakkan roket-roket, namun hal itu mendatangkan serangan balik Israel.

Para analis mengatakan bahwa Iron Dome milik Israel dan tembok penghalang Mesir boleh jadi akan merubah keadaan.

"Hal itu akan memperlemah kedudukan Hamas di Gaza dan membuat mereka menghadapi tantangan dari pihak Mesir dan Israel," kata Ephraim Halevy, mantan kepala agen rahasia Israel, Mossad. "Kini mereka harus merumuskan strategi baru untuk menghadapi perkembangan-perkembangan saat ini."

Uzi Rubin, seorang mantan pejabat tinggi Kementerian Pertahanan yang saat ini mengomandani proyek anti peluru kendali jarak jauh Arrow, mengatakan bahwa akan ada banyak perubahan. "Sampai saat ini, pertahanan kami terbuka. Siapapun di Gaza yang memiliki roket akan mampu menembak ke Israel," katanya. "Kemampuan (Hamas) untuk menyerang Israel akan berkurang."

Abu Obeida, juru bicara sayap militer gerakan Hamas, Izzuddin Al Qassam, menolak memberikan komentar mengenai Iron Dome.

Seorang petugas keamanan Hamas di Gaza, yang tidak memiliki hubungan dengan sayap militer, mengacuhkan keberadaan Iron Dome. Ia mengatakan bahwa menembak jatuh setiap roket yang diluncurkan akan menelan biaya yang sangat besar. Petugas tersebut menolak menyebutkan namanya. (rin/pg/sm) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon