Sabtu, 04 Pebruari 2012

Headlines:

Seniman Inggris "Sulap" Gordon Brown Jadi Hitler

E-mail Cetak PDF

LONDON (Berita SuaraMedia) – Semakin banyak orang yang kehilangan simpati terhadap Perdana Menteri Gordon Brown. Bahkan, perdana menteri Inggris tersebut kini dibandingkan dengan pimpinan Nazi, Adolf Hitler.

Louis Sidoli, seorang seniman Inggris, mengubah gambar Adolf Hitler di bawah tulisan "Reign of Terror" (penguasa teror) menjadi gambar Gordon Brown dengan judul yang dipelesetkan menjadi "Reign of Error" (penguasa yang banyak melakukan kesalahan).

Di situs internetnya, Sidoli disebut sebagai seorang seniman kaca kontemporer paling terkemuka di Inggris. Seniman berdarah Inggris-Italia tersebut menambahkan: "Kedua orang itu (Brown dan Hitler) betul-betul memiliki kesamaan yang menyolok. Keduanya sama-sama merintis karir dari jabatan menteri, keduanya juga mencapai puncak kekuasaan tanpa proses pemilihan demokratis. Keduanya terkenal mudah terpancing emosi dan menyebabkan kerusakan negara."

Karya seni – yang menurut Sidoli terilhami oleh kampanye Barack Obama di AS – tersebut dibuat di tengah banjir tudingan terhadap Brown. Seperti yang dikemukakan dalam buku Andrew Ramsey, The End of the Party, disebutkan bahwa pemerintah Inggris didominasi oleh amarah sang perdana menteri.

Namun upaya Sidoli tersebut tidak mendapatkan simpati bagi Lord Janner, seorang pengacara yang juga merupakan anggota Majelis Tinggi Inggris, serta mantan anggota jajaran dewan deputi Yahudi Inggris.

Kepada Mandrake, ia mengatakan bahwa perbandingan (Brown dan Hitler) adalah "sampah yang menyinggung". "Saya sudah mengenal Gordon Brown selama lebih dari 20 tahun, ia merupakan kawan saya di parlemen. Tuduhan-tuduan semacam ini sama sekali tidak memiliki dasar."

"Saya rasa, ada aturan hukum di negara kita yang mengatur mengenai penghinaan. Dan (hukum) itu harus dipergunakan jika orang yang merasa terhina menginginkannya."

Gordon Brown sebelumnya juga pernah diidentikkan dengan Adolf Hitler. Bulan Juni tahun lalu, sebuah video parodi yang menggambarkan Gordon Brown sebagai Adolf Hitler menjadi amat populer di situs berbagi video tersebut.

Video yang diberi judul "Brownfall" (kejatuhan Brown) tersebut sosok Brown digambarkan sebagai Hitler. "Brown" mengomentari reaksinya terhadap hasil pemilihan Eropa, kekalahan terburuk Partai Buruh yang pernah diderita dalam 99 tahun.

Dalam video tersebut, yang juga mengandung sejumlah bahasa kasar, "Brown" diberitahu bahwa Partai BNP, UKP, bahkan Partai Hijau, lebih baik daripada Partai Buruh.

Ia menjawab: "Pasti ada kesalahan, saya akan menghubungi Simon Cowell" (juri American Idol).

Kemudian, bawahan "Brown" menjawab: "Cowell mendukung penuh Bouffant Popular Front. Bahkan Susan Boyle (penyanyi Skotlandia) mengatakan bahwa Anda tidak punya bakat."

Rekaman video YouTube berdurasi empat menit tersebut merupakan parodi dari nominasi film "Downfall", yang masuk nominasi Oscar pada tahun 2004. Downfall menceritakan mengenai hari-hari terakhir Adolf Hitler yang dihabiskan di dalam bunkernya di Berlin, serta kejatuhan Nazi Jerman pada tahun 1945. Film tersebut disutradarai oleh Oliver Hirschbiegel.

Video "Brownfall" menarik perhatian di sejumlah blog politik dan ditonton oleh jutaan orang.

Partai Buruh menderita kekalahan terbesar dalam sejarahnya di ajang pemilihan Eropa. Sekitar 1,5 juta orang pendukungnya menolak memberikan dukungan terhadap partai Gordon Brown tersebut. (dn/tg) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon