Kamis, 24 Mei 2012

Headlines:

Bersatu, Eropa Lumpuhkan Jaringan Mafia Benua Biru

E-mail Cetak PDF

MADRID (Berita SuaraMedia) – Polisi dari enam negara Eropa, termasuk Perancis dan Spanyol, menahan setidaknya 69 orang pada hari Senin waktu setempat. Menurut keterangan pejabat peradilan Spanyol, orang-orang yang ditangkap tersebut merupakan anggota geng kriminal Georgia yang "terstruktur dengan rapi".

Geng kriminal Georgia tersebut acapkali mencuri dan mengedarkan barang-barang curiannya di seluruh penjuru benua biru (Eropa).

Sebagian besar anggota geng tersebut ditangkap di Spanyol – yang menjadi jantung operasi kelompok tersebut – seperti halnya Jerman dan Austria, namun ada juga yang ditangkap di Swiss, Italia dan Perancis, kata seorang pejabat peradilan Spanyol yang tidak bersedia menyebutkan namanya kepada kantor berita AFP.

Para tersangka, yang menjalani kehidupan kelam sembari mengkoordinir tindak kejahatan, ditangkap atas dugaan jual beli senjata, pencucian uang, pemerasan, dan konspirasi untuk melakukan pembunuhan, kata sumber tersebut.

Ia menambahkan bahwa 24 orang di antaranya ditangkap di Spanyol, sebagian besar ditangkap di Barcelona dan Valencia, sementara aparat Swiss mengaku telah menangkap 11 orang.

"Penangkapan sejumlah kepala organisasi kriminal menjadi pukulan berat terhadap jaringan kriminal Georgia di Eropa," demikian bunyi sebuah pernyataan dari kantor jaksa penuntut Swiss, ditambahkan pula bahwa 120 orang anggota kepolisian Swiss turut dilibatkan dalam operasi penangkapan tersebut.

Sang jaksa mengatakan, aparat Swiss memulai proses investigasi pada bulan April 2009 terhadap orang-orang yang berasal dari Eropa Timur, utamanya warga Georgia dan Rusia.

"Sebuah organisasi kriminal yang terstruktur rapi dan memiliki berbagai tingkat kepemimpinan, dikendalikan dari Spanyol dan umumnya melakukan pencurian, perampokan dan mengirimkan barang curian kepada sejumlah negara Eropa, utamanya Swiss," kata aparat Swiss.

Jaringan kriminal di Swiss hampir seluruhnya beranggotakan para bos, dan empat orang deputi yang memetak-metak negara tersebut untuk operasi mereka, mengawasi tindak kejahatan yang dilakukan oleh bawahan mereka, kata para jaksa penuntut.

Polisi dan jaksa dari Austria, Perancis, Jerman, Spanyol dan Swiss saling berkoordinasi selama berbula-bulan menjelang penggerebekan pada hari Senin tersebut, demikian kata jaksa penuntut federal Swiss (MPC).

Para tersangka yang ditangkap di Spanyol dipekerjakan oleh mafia Georgia setelah mereka sampai di negara tersebut. Mereka menjalani kehidupan yang tenang, dan menghindari pamer kekayaan, kata sumber tersebut.

Tiga orang tersangka ditangkap di dekat Paris, Perancis dalam bagian dari operasi tersebut, mereka ditangkap atas tuduhan pencurian dan penadahan barang curian, kata polisi.

Di Austria, polisi menangkap dua orang bos mafia Georgia dalam penggerebekan dan menyita sejumlah komputer curian dan pershiasan, kata pihak kepolisian kepada kantor berita Austria, APA.

Penggerebekan tersebut dikoordinasikan kepada seluruh Eropa oleh para jaksa anti korupsi Spanyol, yang menyebut operasi tersebut sebagai operasi penting, demikian kata sumber peradilan tersebut.

Operasi tersebut menjadi operasi ketiga yang dilakukan Spanyol terhadap geng kriminal asal Eropa Timur.

Pada tahun 2005 dan 2006, Operasi Avispa berhasil menangkap 28 orang warga Rusia, Ukraina, Georgia dan Spanyol.

Dalam Operasi Troika tahun 2008, polisi Spanyol membongkar jaringan kejahatan terorganisir yang berbasis di sebuah kota Rusia, Saint Petersburg, ada 20 orang yang ditangkap.

Polisi menyebut geng tersebut, Tambovskaya-Malyshevskata, sebagai "salah satu dari empat kelompok penjahat terbesar di dunia." (dn/af) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon