Abid Naseer ditangkap di Timur Laut Inggris di atas surat perintah AS, dituduh atas keterlibatan dalam sebuah kampanye gagal – berbasis di Pakistan – terhadap kota-kota di Amerika dan Inggris.
Pria 24 tahun tersebut adalah "titik kontak" di Inggris Raya untuk skema yang diduga translantik dan dituduh merencanakan serangan di Manchester, barat laut Inggris, pengacara Melanie Cumberland, untuk pemerintah AS, mengatakan pada pengadilan.
Para pejabat di sini mengatakan bahwa otoritas AS telah mengajukan sebuah permintaan kepada Inggris untuk mengekstradisi Naseer, yang dulunya adalah salah satu dari lima orang yang didakwa atas skema dalam sebuah dakwaan tidak tertutup di New York.
Jaksa penuntut AS telah menuduh pemimpin Al-Qaeda mengarahkan konspirasi tersebut yang memasukkan sebuah dugaan yang mengupayakan untuk mengebom kereta bawah tanah New York.
Cumberland mengatakan bahwa Naseer diduga menjadi seorang mata-mata Al-Qaeda yang berpartisipasi dalam skema tersebut.
"Konspirasi tersebut dikoordinasi oleh pemimpin Al-Qaeda di Pakistan," ia mengatakan bahwa dengar pendapat ekstradisi tengah malam tersebut di Pengadilan Hakim Kota Westminster.
"Target tersebut berada di AS dan Inggris. Keterlibatan tertentu Naseer dalam konspirasi tersebut diduga bahwa ia dan sejumlah relasi mempersiapkan untuk melaksanakan serangan antara 15 April dan 20 April di pusat kota Manchester.
"Wajah-wajah Pakistan tersebut didakwa menyediakan bahan-bahan pendukung untuk sebuah organisasi teroris asing dan konspirasi menggunakan sebuah alat yang bersifat menghancurkan.
"Naseer nampaknya menjadi titik kontak untuk konspirasi yang sejauh ini berhubungan dengan Inggris," Cumberland mengatakan.
"Ia adalah bagian kunci dari konspirasi Inggris," wanita tersebut mengatakan, menambahkan bahwa: "Dugaan apakah Naseer terlibat terlalu dalam dalam aktifitas tersebut." Pengacara terbsut mengatakan bahwa Naseer diduga pergi ke Pakistan pada September 2008 dan menetap di sana sampai November 2008.
Dengan sekembalinya ke Inggris Raya, ia berkomunikasi dengan seorang pria yang diidentifikasi sebagai Ahmad, yang berhubungan dengan Al-Qaeda, pengadilan dengar pendapat.
Naseer, yang berbicara hanya untuk mengkonfirmasi namanya dan tanggal lahirnya, masih diserahkan dalam tahanan setelah 20 menit sidang dengar pendapat.
Ia adalah salah satu dari 12 orang yang ditangkap oleh polisi kontra-terorisme Inggris tahun kemarin atas kecurigaan merencakan serangan dengan jumlah korban tewas yang sangat besar di Inggris.
Pria Pakistan tersebut juga dituduh menjadi seorang mata-mata Al-Qaeda ketika ia ditahan pada 2009, walaupun ia tidak pernah didakwa.
Pemerintahan Inggris secara substansial berusaha untuk mendeportasi pria tersebut namunsementara sebuah pengadilan imigrasi menyadari bahwa ia adalah "seorang mata-mata Al-Qaeda yang dulunya memiliki dan sekarang masih memiliki sebuah ancaman serius," hal ini mengatur keamannya tidak dapat terjamin di Pakistan.
Seorang juru bicara kementerian dalam negeri Inggris Raya membenarkan bahwa "Kami sedang bekerja sama dengan AS untuk ekstradisi Abid Naseer." (ppt/dw) www.suaramedia.com
- Wabah Hilangnya Berita Virtual Geramkan Media Italia
- Putra Gaddafi Kirimkan Kapal Pendobrak Blokade Israel
- Dengar "Suara" Ayah, Bin Laden Junior Ditinggal Istri
- Komentar Inggris Untuk Imam Hizbullah Berujung Kemarahan Israel
- Melemah, Militer Inggris Jadi "Lebih Kecil Dan Ringan"














